SUARATANAHPAPUA.COM– Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Tri Purwanto, S.I.P., membenarkan terjadinya penyerangan dan pembakaran Pos Pengamanan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di Kampung Biha, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, pada Sabtu sore.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.30 hingga 15.00 WIT. Pos Kamtibmas yang berada di wilayah tersebut dilaporkan diserang dan dibakar oleh kelompok yang diduga berafiliasi dengan Organisasi Papua Merdeka (OPM).
Akibat insiden itu, dua orang dilaporkan meninggal dunia. Namun, hingga saat ini aparat masih melakukan pendalaman terkait identitas korban serta kronologi lengkap kejadian di lapangan.
“Benar telah terjadi penyerangan dan pembakaran Pos Kamtibmas di Kampung Biha, Distrik Makimi,” ujar Kapendam XVII/Cenderawasih dalam keterangannya.
Aparat gabungan TNI-Polri telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan serta olah tempat kejadian perkara (TKP). Pihak keamanan memastikan situasi di wilayah tersebut saat ini dalam kondisi kondusif dan terkendali.
Hingga berita ini diturunkan, aparat masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna mengungkap detail peristiwa serta pihak-pihak yang terlibat dalam aksi penyerangan tersebut.
Kapendam XVII/Cenderawasih juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Warga diminta mempercayakan penanganan kasus ini sepenuhnya kepada aparat keamanan.







