Sinode Gereja KINGMI di Tanah Papua, Pdt Yonas Wenda : POLRI COCOK DIbawah Presiden

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 31 Januari 2026 - 10:44 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARATANAHPAPUA.COM – Tokoh Agama Papua sekaligus Sekretaris Sinode Gereja KINGMI di Tanah Papua, Pdt Yonas Wenda, menyatakan dukungannya terhadap Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam menjaga dan memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Provinsi Papua.

Pdt Yonas juga mengapresiasi langkah-langkah Polri dalam penegakan hukum di wilayah Bumi Cenderawasih, termasuk terhadap aksi kekerasan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau TPNPB-OPM.

“Saya sebagai tokoh agama menolak segala bentuk kekerasan yang dilakukan KKB/TPNPB. Saya mendukung kinerja Polda Papua, khususnya dalam pendekatan persuasif untuk menjaga toleransi, persatuan, serta menciptakan Papua yang aman dan damai,” ujarnya di Jayapura, Sabtu (31/1/2026).

Baca Juga :  UMKM Papua Buktikan Kelas Dunia! Kombucha Eksotis Raih Juara di ISEF 2025

Menurutnya, kehadiran Polri sangat penting dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat Papua. Ia menilai upaya penegakan hukum yang dilakukan Polri selama ini telah memberikan dampak positif terhadap stabilitas keamanan di daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Pdt Yonas juga menanggapi wacana penempatan Polri di bawah kementerian tertentu. Ia menilai gagasan tersebut tidak relevan dengan semangat reformasi nasional yang telah dijalankan Indonesia sejak 1998.

Baca Juga :  Anwar Harun Damanik, S.STP., MM beserta istri tiba di Bandara Douw Aturure Nabire,

“Saya sebagai tokoh agama di Tanah Papua mendukung sepenuhnya Polri tetap berada langsung di bawah Presiden, bukan di bawah kementerian,” tegasnya.

Ia menambahkan, berbagai persoalan yang muncul di institusi negara, baik Polri, TNI, maupun lembaga pemerintahan lainnya, seharusnya diselesaikan melalui mekanisme reformasi internal, bukan dengan perubahan struktural yang berpotensi melemahkan institusi.

Berita Terkait

Rakor Pencegahan Korupsi, Ketua KPK bersama Empat Kapolda se-Tanah Papua akan awasi Ketat Penggunaan Dana otsus
SMP Negeri 9 Merauke Gelar Sosialisasi Anti-Bullying, Psikolog Ajak Siswa Berani Melapor
Puluhan Profesor dan Dosen Universitas Negeri Jakarta bersama Billy Mambrasar, turun ke pedalaman Papua, latih 1,000 guru di daerah terpencil
Gelar Rapat Pleno, Eveerth Joumilena Dipercayakan Pimpin Sekber Wartawan Indonesia di Papua
LSM Gempur Papua Soroti Kinerja Pemkab Mamberamo Raya, Soroti Penggunaan Dana Otsus dan Krisis Listrik
Lembaga PBB gandeng Kemendes, bersama Komunitas Lokal Papua, Latih Kewirausahaan ke Ratusan Keluarga di Perkampungan
Karantina Papua Lepasliarkan Flora dan Fauna Endemik Hasil Gagalkan Penyelundupan
Kunjungi Lima Kampung di Okaba, TP PKK Merauke Perkuat Pengasuhan Anak dan Kesehatan Warga
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:53 WIT

Rakor Pencegahan Korupsi, Ketua KPK bersama Empat Kapolda se-Tanah Papua akan awasi Ketat Penggunaan Dana otsus

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:05 WIT

SMP Negeri 9 Merauke Gelar Sosialisasi Anti-Bullying, Psikolog Ajak Siswa Berani Melapor

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:09 WIT

Gelar Rapat Pleno, Eveerth Joumilena Dipercayakan Pimpin Sekber Wartawan Indonesia di Papua

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:59 WIT

LSM Gempur Papua Soroti Kinerja Pemkab Mamberamo Raya, Soroti Penggunaan Dana Otsus dan Krisis Listrik

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:43 WIT

Lembaga PBB gandeng Kemendes, bersama Komunitas Lokal Papua, Latih Kewirausahaan ke Ratusan Keluarga di Perkampungan

Berita Terbaru