Komnas HAM Papua Dukung Pendekatan Humanis Satgas Operasi Damai Cartenz 2026

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 19 Februari 2026 - 17:49 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARATANAHPAPUA.COM – Ketua Perwakilan Komnas HAM Wilayah Papua Frits Ramandey menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan tugas Satgas Operasi Damai Cartenz 2026, dengan menekankan pentingnya pendekatan humanis, dialogis, dan berbasis penghormatan hak asasi manusia.

Frits, mengatakan bahwa situasi sosial di Papua memiliki karakteristik kultural yang kuat sehingga langkah pengamanan perlu disertai komunikasi terbuka dan membangun kepercayaan publik.

“Pendekatan keamanan harus berjalan beriringan dengan pendekatan sosial. Komunikasi yang intensif dengan tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan, dan pemuda menjadi kunci agar setiap kebijakan dapat dipahami secara utuh oleh masyarakat,” katanya.

Baca Juga :  JK, Kerusuhan Poso, dan Dramatisasi di Era Algoritma

Ia menjelaskan, komunikasi yang efektif tidak hanya menyampaikan pesan, tetapi memastikan pesan tersebut benar-benar dipahami dan diterima masyarakat. Ketika masyarakat merasa dilibatkan dan didengar, lanjutnya, akan tumbuh partisipasi aktif dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban.

Menurut Frits, prinsip akuntabilitas dan transparansi juga harus dijaga dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan. Dengan pendekatan yang mengedepankan dialog serta penghormatan terhadap martabat manusia, ia optimistis situasi keamanan di Papua dapat terus terjaga secara kondusif.

Baca Juga :  1 April 2026 Tidak Ada Perubahan Harga BBM di SPBU Pertamina

Ia berharap pelaksanaan Operasi Damai Cartenz 2026 tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga memperkuat sinergi antara aparat dan masyarakat guna mendukung pembangunan serta peningkatan kesejahteraan di Tanah Papua.

“Keamanan yang berkelanjutan lahir dari kepercayaan. Ketika masyarakat dan aparat berjalan bersama, maka stabilitas akan semakin kokoh,” ujarnya.

Berita Terkait

Tim URC Polres Jayapura Temukan Motor Hasil Curanmor di Sentani, Siap Dikembalikan kepada Pemilik
Billy Mambrasar Kritik Kepala Bakom RI Atas Lemahnya Komunikasi Pemerintah Terkait Isu Papua
SKKK Jayapura Buka PMB 2027/2028, Ada Promo Super Early Bird hingga 11 November
Indografika Jayapura Hadirkan Kalender Custom 2027, Bikin Brand Dikenang Sepanjang Tahun
Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz dan Polres Puncak Selidiki Penikaman ASN di Ilaga, Dugaan Motif Balas Dendam Didalami
1.000 Anak Muda Sorong Bergemuruh! Pesan Presiden BRICS Youth Forum Ini Jadi Sorotan
SENTUH SISI KEMANUSIAAN, SATGAS DAMAI CARTENZ BERBAGI DENGAN ANAK PANTI ASUHAN DI JAYAPURA
PAPEDA DI KEEROM TEKANKAN DUKUNGAN KELUARGA BAGI MAMA MENYUSUI: “KETIKA BIKINNYA BERDUA, MAKA URUSNYA BERDUA”
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 18:12 WIT

Tim URC Polres Jayapura Temukan Motor Hasil Curanmor di Sentani, Siap Dikembalikan kepada Pemilik

Kamis, 5 November 2026 - 18:11 WIT

Billy Mambrasar Kritik Kepala Bakom RI Atas Lemahnya Komunikasi Pemerintah Terkait Isu Papua

Rabu, 4 November 2026 - 09:24 WIT

SKKK Jayapura Buka PMB 2027/2028, Ada Promo Super Early Bird hingga 11 November

Selasa, 3 November 2026 - 10:50 WIT

Indografika Jayapura Hadirkan Kalender Custom 2027, Bikin Brand Dikenang Sepanjang Tahun

Senin, 2 November 2026 - 11:58 WIT

Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz dan Polres Puncak Selidiki Penikaman ASN di Ilaga, Dugaan Motif Balas Dendam Didalami

Berita Terbaru