SUARATANAHPAPUA.COM – Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Papua menggelar Galeri Investasi Gathering Tengah Tahun 2025 di Grand Abe Hotel, Jayapura. Acara ini mempertemukan para pembina dan pengelola Galeri Investasi dari universitas, sekolah, dan mitra strategis di Papua untuk memperkuat sinergi, mengevaluasi capaian semester pertama, serta menyusun agenda literasi pasar modal untuk semester berikutnya.
Capaian Semester Pertama 2025
Kinerja Galeri Investasi Papua menunjukkan hasil menggembirakan. Sebanyak 335 rekening efek baru dibuka oleh siswa, mahasiswa, dan masyarakat umum. Nilai transaksi yang tercatat mencapai Rp14,8 miliar, dengan 68 kegiatan edukasi yang digelar bersama mitra selama semester pertama.
Saat ini terdapat lebih dari 19 Galeri Investasi di Papua, tersebar di perguruan tinggi, sekolah menengah, instansi pemerintah, hingga platform digital.
Program Semester Kedua
Dalam gathering ini, BEI Papua memperkenalkan beberapa program unggulan untuk mendorong literasi keuangan di kalangan generasi muda, antara lain:
-
Field Trip Batch 2 – melibatkan ratusan pelajar SMA/SMK untuk belajar langsung di OJK Papua, BEI Papua, dan Bank Indonesia Papua.
-
Program Guruku Investor Saham – mendorong guru dan kepala sekolah menjadi teladan dalam berinvestasi.
-
Virtual Trading Competition 2025 – kompetisi simulasi investasi menggunakan platform IDX Mobile, terbuka untuk peserta dari seluruh Indonesia.
-
Program Duta Pasar Modal 2025 – menyiapkan mahasiswa sebagai agen literasi pasar modal di kampus masing-masing.
Edukasi dan Pembentukan Investor Muda
Kepala BEI Papua, Kresna Aditya Payokwa, menegaskan pentingnya Galeri Investasi sebagai pusat pembelajaran keuangan.
“Galeri Investasi bukan hanya tempat belajar tentang saham, tetapi sarana melatih disiplin finansial dan membentuk generasi muda Papua yang cerdas dalam mengelola keuangan. Kami berharap dukungan sekolah, kampus, dan mitra dapat melahirkan lebih banyak investor muda dari tanah Papua,” ujarnya.
Dengan sinergi yang kuat bersama mitra Galeri Investasi, BEI Papua optimistis dapat memperluas inklusi pasar modal hingga ke wilayah baru, sekaligus menjadikan Papua sebagai pusat pertumbuhan investor muda di Indonesia Timur.








