SUARATANAHPAPUA.COM – Melianus Aiwui, S.E., M.M., Ketua JaGa Papua, menyatakan dukungan moril penuh kepada William Heindrich sebagai calon Ketua Umum BPP HIPMI untuk periode 2026–2029, sebagai penerus kepemimpinan dari seniornya, Bahlil Lahadalia dari Fakfak. JaGa Papua memandang dirinya sebagai bagian dari gerakan Jaga Indonesia. Oleh karena itu, kemunculan Heindrich sebagai seorang pengusaha muda yang dinamis dan berprestasi asal Papua menjadi simbol harapan baru untuk mengintegrasikan kekuatan ekonomi daerah ke dalam kerangka ekonomi nasional.
“William Heindrich (WH) muncul sebagai pemimpin muda dari Papua yang menembus panggung nasional dengan visi yang relevan dan membumi. Lahir di Papua, ia membawa bukan hanya identitas kedaerahannya, tetapi juga visi besar untuk Indonesia melalui pencalonannya sebagai Ketua Umum BPP HIPMI untuk periode 2026–2029,” kata Aiwui.
Salah satu pilar utama dari visinya, HIPMI 8%, adalah kerangka strategis yang bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui penguatan sektor kewirausahaan. Inisiatif ini berfokus pada penciptaan sedikitnya 10.000 pengusaha muda baru sebagai motor penggerak ekonomi baik di tingkat daerah maupun nasional. Melalui pendekatan ini, Heindrich menempatkan pengusaha muda sebagai aktor kunci dalam memperluas basis ekonomi produktif Indonesia.
Lebih dari sekadar target angka, HIPMI 8% bertujuan untuk memperkuat kebijakan fiskal baik di tingkat daerah maupun nasional. Ketika jumlah pengusaha meningkat, basis pajak dan aktivitas ekonomi juga akan berkembang, sehingga program pembangunan pemerintah—baik di tingkat pusat maupun daerah—dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.
Sebagai putra Papua, William sangat memahami tantangan struktural ekonomi di daerah, terutama ketergantungan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Oleh karena itu, visinya berorientasi pada pencapaian kemandirian ekonomi daerah melalui penguatan sektor riil dan pemberdayaan pengusaha lokal.
Dengan rekam jejak yang terbukti—mulai dari Ketua Umum BPC HIPMI di Kaimana, Ketua Umum BPD HIPMI Provinsi Papua Barat, hingga kini sebagai calon Ketua Umum BPP HIPMI—William Heindrich menunjukkan konsistensi kepemimpinan dan kapasitas manajerial yang solid. Ia tidak hanya membangun organisasi, tetapi juga merancang arah transformasi ekonomi yang inklusif dan berpandangan jauh ke depan.
Atas dasar itu, William Heindrich layak memperoleh dukungan luas dari seluruh BPD HIPMI di Indonesia. Ia juga telah mendapatkan restu dan dukungan dari berbagai otoritas wilayah di Papua, yang semakin memperkuat legitimasi moral dan kulturalnya.
Pada akhirnya, HIPMI 8% bukan sekadar sebuah konsep, melainkan gerakan strategis untuk memperkuat fondasi ekonomi bangsa dari daerah. Dan dari Papua, gagasan ini menemukan pijakan yang kokoh untuk Indonesia yang lebih mandiri dan berdaya saing.








