JAYAPURA, REPORTASEPAPUA – Penjabat (Pj) Gubernur Papua Induk, Mayjen TNI (Purn) Ramses Limbong, menekankan peran penting Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Papua dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Dalam sambutannya saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) XIV HIPMI Papua, ia menegaskan bahwa Papua memiliki potensi besar yang harus dikelola dengan strategi yang tepat agar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Ramses Limbong menyoroti perlunya perubahan pola pikir dalam pembangunan Papua. “Tanah Papua adalah tanah yang diberkati, tetapi kita harus mengolahnya dengan baik agar memberikan kesejahteraan bagi semua,” ujarnya. Ia mendorong generasi muda, terutama pengusaha muda, untuk tidak hanya menunggu peluang, tetapi aktif menciptakan peluang guna memajukan sektor ekonomi di Papua.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi Papua saat ini mengalami perlambatan, dari 4,8% menjadi 3,8%. Oleh karena itu, ia menekankan perlunya fokus pada sektor pertanian, peternakan, kelautan, dan pariwisata sebagai pilar utama pembangunan ekonomi Papua.
Ia juga mengajak HIPMI Papua untuk menjadi mitra strategis dalam mengembangkan sektor ekonomi melalui inovasi dan kreativitas. “Jangan hanya berbicara soal menjadi pengusaha tangguh, tetapi tunjukkan bahwa kita mampu berinovasi dan menghadirkan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat,” katanya. Ia mencontohkan bagaimana produk lokal Papua dengan modal Rp8.000 dapat mencapai nilai jual Rp23.000, serta bagaimana beberapa kelompok usaha sudah mampu melakukan ekspor ke Australia.
Di akhir sambutannya, Ramses Limbong mengingatkan bahwa tantangan ekonomi Papua berada di pundak semua pihak, termasuk HIPMI Papua. “Jika kita ingin Papua maju, maka semua elemen, termasuk pengusaha muda, harus berperan aktif dan berani berinovasi,” tutupnya.
Musda XIV HIPMI Papua diharapkan menjadi ajang bagi para pengusaha muda untuk merumuskan strategi ekonomi yang lebih efektif demi kesejahteraan masyarakat Papua. (Berti Pahabol)








