SUARATANAHPAPUA.COM – Merauke – Rasa ragu dan kurang percaya diri masih menjadi tantangan yang kerap dihadapi banyak anak muda dalam mengembangkan potensi diri. Jika tidak diatasi dengan baik, kondisi tersebut dapat menjadi hambatan dalam meraih cita-cita dan kesuksesan di masa depan.
Hal tersebut disampaikan oleh psikolog sekaligus Ketua IPK Indonesia Wilayah Papua, Devita Marthin, S.Psi., M.Psi., Psikolog, saat menjadi narasumber dalam talkshow yang digelar oleh Yayasan Papua Mandiri Sentosa di Merauke, Papua Selatan, Jumat (19/6/2026).
Dalam kegiatan yang mengusung tema “Sa Tu Bisa, Tapi Kadang Sa Masih Ragu, Itu Kenapa E?”, Devita memberikan motivasi kepada para peserta agar lebih mengenali dan menerima diri sendiri sebagai langkah awal membangun rasa percaya diri.
“Adik-adik semua punya potensi untuk dapat berkembang optimal, namun sering kali terkendala oleh rasa ragu dan kurang percaya diri. Memang ada banyak faktor yang mempengaruhi rasa kepercayaan diri seseorang, tapi itu bukanlah penghalang bagi adik-adik untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” ujar Devita.
Menurutnya, setiap individu perlu belajar menerima kelebihan dan kekurangan yang dimiliki. Selain itu, kemampuan yang masih dirasa kurang perlu terus diasah agar dapat berkembang menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih yakin terhadap kemampuan diri sendiri.
Dalam kesempatan tersebut, Devita juga mendorong para peserta untuk berani keluar dari zona nyaman. Menurutnya, pengalaman baru yang diperoleh di luar zona nyaman dapat memperluas wawasan, menambah pengalaman hidup, serta membentuk pola pikir yang lebih terbuka.
“Dinamika yang ditemui di luar zona nyaman bisa menambah pengalaman, wawasan, dan memperluas pola pikir yang pada akhirnya dapat mengurangi keraguan dan meningkatkan rasa percaya diri,” katanya.
Ia juga mengajak peserta untuk mulai membiasakan diri memberikan afirmasi positif kepada diri sendiri sebagai langkah sederhana namun efektif dalam membangun kepercayaan diri.
“Satu hal sederhana yang bisa mulai adik-adik lakukan adalah rutin memberikan afirmasi positif kepada diri sendiri bahwa adik-adik mampu menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih percaya diri,” tambahnya.
Talkshow tersebut dimoderatori oleh Edo Mote, Ketua sekaligus Founder Yayasan Papua Mandiri Sentosa. Kegiatan dihadiri para fasilitator pelatihan serta calon peserta program pengembangan kapasitas yang akan dilaksanakan yayasan tersebut.
Dalam waktu dekat, Yayasan Papua Mandiri Sentosa akan menyelenggarakan sejumlah pelatihan bagi generasi muda, meliputi pelatihan Bahasa Inggris, public speaking, dan komputer. Program tersebut direncanakan berlangsung selama satu bulan ke depan sebagai upaya meningkatkan kompetensi dan kualitas sumber daya manusia muda Papua.








