Bupati Yoas Beon Serahkan Hibah Rp15 Miliar bagi Pembangunan Gereja di Nduga

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:40 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan, kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan iman dan pelayanan rohani masyarakat. Bupati Nduga, Yoas Beon, S.IP, didampingi Wakil Ketua II DPRK Nduga, Nus Ganikmeye, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), menyerahkan bantuan dana hibah sebesar Rp15 miliar kepada 15 denominasi gereja yang ada di Kabupaten Nduga. Bantuan tersebut bersumber dari Dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua.

Penyerahan berlangsung selama dua hari, Senin–Selasa (1–2 Juni 2026), dengan suasana penuh sukacita. Setiap gereja menerima bantuan dengan nominal berbeda sesuai kebutuhan pembangunan. Empat gereja memperoleh masing-masing Rp1 miliar, delapan gereja menerima Rp500 juta, dan sisanya mendapatkan Rp300 juta.

“Setiap gereja kami bantu paling tinggi ada yang Rp1 miliar untuk 4 gereja, ada 8 gereja yang nilainya Rp500 juta, dan sisanya Rp300 juta. Bantuan ini agar semua denominasi gereja bisa membangun tempat beribadah demi peningkatan iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa,” ujar Bupati Yoas Beon.

Selain itu, pemerintah daerah juga memberikan bantuan sebesar Rp2 miliar untuk pembangunan kantor klasis GKI Wilayah Kenyam. Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung dengan disaksikan masyarakat, tokoh gereja, dan jemaat, sehingga transparansi dan akuntabilitas tetap terjaga.

Baca Juga :  Bupati Jayawijaya Sampaikan Ucapan Syukur di HUT ke-80 Barnabas Suebu

Sambutan Hangat Jemaat dan Masyarakat

Dalam setiap penyerahan, Bupati dan rombongan disambut dengan antusias oleh jemaat. Bahkan, di beberapa gereja masyarakat menyambut dengan tarian adat sebagai bentuk syukur atas perhatian pemerintah.

“Masyarakat menyambut luar biasa. Tidak ada kendala dalam pembagian, justru kami mendapat apresiasi dari semua denominasi gereja. Pemerintah Kabupaten Nduga percaya bahwa sedikit berkat yang kami salurkan akan menjadi kekuatan besar bagi pelayanan gereja,” ungkap Bupati Yoas.

Bantuan Sesuai Kebutuhan Nyata

Bupati menegaskan bahwa bantuan hibah ini diberikan berdasarkan hasil survei dan data kebutuhan nyata di lapangan. Ada gereja yang baru memulai pembangunan fondasi, ada yang sudah berdiri namun masih kekurangan fasilitas seperti pastori, ruang TK, kursi, dan bangku jemaat.

“Ini bukan sekadar angka di atas kertas. Bantuan benar-benar sesuai kebutuhan yang dihimpun dari data lapangan. Kami juga menjelaskan kondisi keuangan daerah agar jemaat memahami bahwa dana Otsus terbatas, sehingga setiap bantuan harus digunakan sebaik-baiknya demi pelayanan kepada Tuhan,” jelasnya.

Baca Juga :  Penangkapan Besar! WNA PNG Ditangkap Tim Opsnal Subdit III Ditresnarkoba Polda Papua dan Sita 22 Kg Ganja

Dana Otsus Jadi Sumber Utama

Bupati Yoas menambahkan bahwa seluruh bantuan ini murni bersumber dari Dana Otonomi Khusus Papua. Tidak ada tambahan dari Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), maupun sumber lain. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk memanfaatkan dana Otsus secara tepat guna, khususnya dalam mendukung pembangunan rohani masyarakat.

Harapan ke Depan

Bupati berharap bantuan ini dapat mempercepat pembangunan sarana ibadah dan memperkuat pelayanan gereja di seluruh wilayah Nduga. Dengan dukungan pemerintah, gereja diharapkan mampu menjadi pusat pembinaan iman sekaligus wadah pemberdayaan masyarakat.

“Kami ingin setiap gereja di Nduga memiliki sarana ibadah yang layak. Dengan demikian, pelayanan rohani semakin kuat dan masyarakat semakin kokoh dalam iman. Ini adalah bagian dari komitmen kami membangun Nduga yang beriman, sejahtera, dan penuh kasih,” tutup Bupati Yoas Beon.

Berita Terkait

Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz Ungkap Perkembangan Kasus Penembakan Tiga Warga Sipil di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku
Angka Bunuh Diri Meningkat, Psikolog: Pencegahan Bukan Hanya Tanggung Jawab Tenaga Kesehatan
BMP RI Imbau Warga Tak Terprovokasi Usai Penembakan Pilot di Yahukimo
Staf Khusus Presiden RI Dorong Batam Bangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) UMKM untuk Tujuan Ekspor
Persekutuan Wanita GKI Didorong Jadi Pilar Kesehatan Mental Keluarga
Program SESAMA Pertamina Hadir dan Dukung Semangat Belajar Anak-anak di Doromena Papua
BM Coffee bersama Standup Indo Jayapura Akan Gelar Mini Show Bale-Bale Sumerdeka ! BURUAN GUYS
Barisan Merah Putih Papua Desak Pembebasan Sembilan Warga yang Disandera di Jila
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 16:29 WIT

Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz Ungkap Perkembangan Kasus Penembakan Tiga Warga Sipil di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku

Jumat, 11 September 2026 - 07:53 WIT

Angka Bunuh Diri Meningkat, Psikolog: Pencegahan Bukan Hanya Tanggung Jawab Tenaga Kesehatan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:41 WIT

BMP RI Imbau Warga Tak Terprovokasi Usai Penembakan Pilot di Yahukimo

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:26 WIT

Staf Khusus Presiden RI Dorong Batam Bangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) UMKM untuk Tujuan Ekspor

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:32 WIT

Persekutuan Wanita GKI Didorong Jadi Pilar Kesehatan Mental Keluarga

Berita Terbaru