Harga Pangan dan Tiket Pesawat Dorong Inflasi Papua April 2026

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 15 Mei 2026 - 08:07 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARATANAHPAPUA.COM – Inflasi di wilayah Papua dan tiga daerah otonomi baru (DOB) pada April 2026 tercatat masih dalam kondisi terkendali. Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), seluruh provinsi di wilayah kerja Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Papua mengalami inflasi, namun masih berada pada level yang terjaga pasca Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri.

Kenaikan inflasi dipengaruhi oleh meningkatnya harga bahan bakar avtur dan BBM non-subsidi, serta belum masuknya masa panen raya lokal untuk komoditas hortikultura.

Provinsi Papua mencatat inflasi bulanan sebesar 0,98 persen (mtm), inflasi tahun berjalan 1,39 persen (ytd), dan inflasi tahunan sebesar 3,80 persen (yoy). Inflasi terutama didorong oleh kenaikan harga ikan tuna, angkutan udara, dan tomat. Sementara itu, penurunan harga daging ayam ras, emas perhiasan, dan buah pinang turut menahan laju inflasi.

Baca Juga :  Pengadilan Negeri Serui Tetapkan LBH Papua Justice & Peace sebagai Posbakum 2026

Di Provinsi Papua Selatan, inflasi bulanan tercatat sebesar 0,94 persen, dengan inflasi tahun berjalan 2,98 persen dan inflasi tahunan 3,34 persen. Kenaikan harga angkutan udara, sawi hijau, dan kangkung menjadi penyumbang utama inflasi. Sedangkan penurunan harga emas perhiasan, cabai merah, dan ikan mujair membantu menekan kenaikan harga.

Sementara itu, Provinsi Papua Tengah mencatat inflasi bulanan sebesar 0,21 persen, inflasi tahun berjalan 0,16 persen, dan inflasi tahunan 1,53 persen. Inflasi dipicu oleh kenaikan harga bawang merah, tomat, dan angkutan udara. Di sisi lain, turunnya harga cabai rawit, emas perhiasan, dan daging ayam ras menjadi faktor penahan inflasi.

Baca Juga :  Hotel Horison Kotaraja Hadirkan Promo Spesial Ramadhan, Valentine, dan Imlek

Adapun Provinsi Papua Pegunungan mengalami inflasi bulanan sebesar 0,77 persen, inflasi tahun berjalan 3,81 persen, dan inflasi tahunan tertinggi di wilayah Papua yakni 4,89 persen. Kenaikan harga angkutan udara, tomat, dan beras menjadi penyebab utama inflasi di wilayah tersebut.

Bank Indonesia bersama pemerintah daerah dan mitra strategis terus memperkuat pengendalian inflasi melalui berbagai program. Upaya tersebut meliputi pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM), dukungan sarana produksi dan distribusi bagi kelompok tani, hingga edukasi pengendalian inflasi melalui media sosial dan kegiatan literasi kepada masyarakat dan mahasiswa.

Langkah kolaboratif tersebut diharapkan mampu menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat di seluruh wilayah Papua dan daerah otonomi baru.

Berita Terkait

KNMP TANJUNG KASUARI PERKUAT INFRASTRUKTUR PERIKANAN, AKSES EKSPOR NELAYAN JADI PERHATIAN
*KNMP Kota Sorong Perkuat Rantai Dingin, Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal*
1.370 Kapal Fiber KNMP Diproduksi di Manokwari, Buka Peluang Kerja bagi Putra Papua
Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penganiayaan Berat di Puncak jaya, Dugaan Keterkaitan Jaringan Senjata dan Amunisi Didalami
KNMP Wamargege Didorong Perkuat Ekonomi Nelayan dan Potensi Udang Banana Sorong Selatan
Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Papua, Kodam Cenderawasih Perkuat Penanganan Karhutla
Pria 58 Tahun Ditemukan Meninggal di Entrop Jayapura, Polisi Lakukan Penyelidikan
Lindungi Hak Masyarakat, Kementerian ATR/BPN Selesaikan 3.018 Kasus Pertanahan
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:28 WIT

KNMP TANJUNG KASUARI PERKUAT INFRASTRUKTUR PERIKANAN, AKSES EKSPOR NELAYAN JADI PERHATIAN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:20 WIT

*KNMP Kota Sorong Perkuat Rantai Dingin, Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal*

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:15 WIT

1.370 Kapal Fiber KNMP Diproduksi di Manokwari, Buka Peluang Kerja bagi Putra Papua

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:56 WIT

Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penganiayaan Berat di Puncak jaya, Dugaan Keterkaitan Jaringan Senjata dan Amunisi Didalami

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:05 WIT

Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Papua, Kodam Cenderawasih Perkuat Penanganan Karhutla

Berita Terbaru

Uncategorized

KNMP SUPRAU PERKUAT RANTAI USAHA PERIKANAN DI SORONG PAPUA BARAT DAYA

Minggu, 25 Okt 2026 - 16:42 WIT