Ketua Umum IMAPESI Dukung Konsep HIPMI 8% William Heindrich Jelang Munas HIPMI 2026
Menjelang Musyawarah Nasional (Munas) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) yang dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026, dukungan terhadap bakal calon Ketua Umum HIPMI periode 2026–2029, William Heindrich, terus mengalir.

Salah satu dukungan datang dari Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Seluruh Indonesia (IMAPESI), Ramdhan. Ia menilai gagasan HIPMI 8% yang diusung William Heindrich merupakan konsep strategis dalam menyatukan gerak ekonomi antara pengusaha muda dan pemerintah.
Menurut Ramdhan, konsep tersebut dinilai realistis dan relevan dengan kondisi demografi Indonesia saat ini, khususnya dalam mendorong lahirnya lebih banyak wirausahawan muda serta membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat.
“Konsep HIPMI 8% mempunyai target yang rasional dengan kondisi demografi Indonesia, sehingga ruang lapangan kerja akan terbuka luas bagi masyarakat melalui kehadiran pengusaha muda di Indonesia. Pada akhirnya, kita akan berada pada fase kesejahteraan masyarakat menuju Generasi Emas 2045,” ujar Ramdhan.
Ia juga menegaskan bahwa gagasan tersebut bukan hanya berfokus pada pemberdayaan entrepreneur muda, tetapi juga menjadi bentuk kontribusi nyata generasi muda terhadap pembangunan nasional.
“William Heindrich lewat konsep HIPMI 8% menghadirkan kontribusi nyata dalam menambah pendapatan negara, dengan target lahirnya 10.000 pengusaha muda. Dengan demikian, ruang fiskal nasional maupun daerah dapat bergerak lebih baik,” katanya.
Lebih lanjut, Ramdhan menilai penting bagi generasi muda untuk mendukung gagasan masa depan yang modern dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Menurutnya, konsep HIPMI 8% mampu menjawab tantangan modernisasi dunia usaha di kalangan anak muda.
“William Heindrich bukan saja menyelaraskan arah gerak ekonomi pemerintah dan swasta, tetapi juga mampu menjawab tantangan modernisasi entrepreneur muda melalui berbagai gagasan yang tertuang dalam konsep HIPMI 8%,” tegas Ramdhan.







