Gugatan terhadap Gubernur Papua Tengah Segera Disidangkan di PTUN Jayapura

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 25 April 2026 - 10:40 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sengketa PAW DPR Papua Tengah Masuk Meja Hijau

Sengketa PAW DPR Papua Tengah Masuk Meja Hijau

SUARATANAHPAPUA.COM – Jayapura – Perkara gugatan Tata Usaha Negara dengan Nomor 16/G/TF/2026/PTUN.JPR antara Naftali Kobepa melawan Gubernur Papua Tengah akan segera disidangkan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jayapura.

Gugatan tersebut diajukan terkait dugaan sikap diam atau tidak diputuskannya permohonan penerusan usulan peresmian dan pengangkatan Pengganti Antarwaktu (PAW) Anggota DPR Papua Tengah atas nama Naftali Kobepa kepada Menteri Dalam Negeri.

Naftali Kobepa diketahui merupakan calon anggota DPR Papua Tengah pada Pemilu 2024 dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk Daerah Pemilihan Papua Tengah 7, dengan perolehan suara sah terbanyak nomor urut 2.

Baca Juga :  Satgas Damai Cartenz Kembangkan Penangkapan YN, Sejumlah Senjata dan Amunisi Diamankan di Keerom

Kuasa hukum Naftali Kobepa, Yuliyanto, S.H., M.H., menjelaskan bahwa Dewan Pimpinan Wilayah PKB Provinsi Papua Tengah sebelumnya telah menyampaikan surat kepada Gubernur Papua Tengah sejak 20 Oktober 2025 melalui surat Nomor 390/DPW-46/X/2025. Surat tersebut berisi permohonan tindak lanjut proses PAW atas nama Naftali Kobepa.

Namun hingga saat ini, kata Yuliyanto, belum ada ketegasan maupun keputusan dari pihak Gubernur Papua Tengah. Karena itu, kliennya memilih menempuh jalur hukum dengan mengajukan gugatan ke PTUN Jayapura.

Dalam petitumnya, pihak penggugat meminta majelis hakim untuk mengabulkan gugatan seluruhnya, menyatakan tidak sah sikap diam tergugat, serta mewajibkan Gubernur Papua Tengah meneruskan usulan peresmian dan pengangkatan PAW Naftali Kobepa kepada Menteri Dalam Negeri dalam waktu tujuh hari kerja setelah putusan berkekuatan hukum tetap.

Baca Juga :  Tim SAR Gabungan Cari Warga Tertimbun Longsor di Jayapura Selatan

“Selain itu, penggugat juga meminta adanya uang paksa sebesar Rp1 juta per hari apabila putusan tidak dilaksanakan, serta membebankan biaya perkara kepada tergugat, Kata Yuliyanto SH MH ketika diwawancarai media ini.

Yuliyanto menambahkan, saat ini proses hukum telah berjalan dan pihaknya tinggal menunggu jadwal sidang perdana di PTUN Jayapura.

Berita Terkait

KNMP TANJUNG KASUARI PERKUAT INFRASTRUKTUR PERIKANAN, AKSES EKSPOR NELAYAN JADI PERHATIAN
*KNMP Kota Sorong Perkuat Rantai Dingin, Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal*
1.370 Kapal Fiber KNMP Diproduksi di Manokwari, Buka Peluang Kerja bagi Putra Papua
Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penganiayaan Berat di Puncak jaya, Dugaan Keterkaitan Jaringan Senjata dan Amunisi Didalami
KNMP Wamargege Didorong Perkuat Ekonomi Nelayan dan Potensi Udang Banana Sorong Selatan
Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Papua, Kodam Cenderawasih Perkuat Penanganan Karhutla
Pria 58 Tahun Ditemukan Meninggal di Entrop Jayapura, Polisi Lakukan Penyelidikan
Lindungi Hak Masyarakat, Kementerian ATR/BPN Selesaikan 3.018 Kasus Pertanahan
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:28 WIT

KNMP TANJUNG KASUARI PERKUAT INFRASTRUKTUR PERIKANAN, AKSES EKSPOR NELAYAN JADI PERHATIAN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:20 WIT

*KNMP Kota Sorong Perkuat Rantai Dingin, Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal*

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:15 WIT

1.370 Kapal Fiber KNMP Diproduksi di Manokwari, Buka Peluang Kerja bagi Putra Papua

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:56 WIT

Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penganiayaan Berat di Puncak jaya, Dugaan Keterkaitan Jaringan Senjata dan Amunisi Didalami

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:05 WIT

Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Papua, Kodam Cenderawasih Perkuat Penanganan Karhutla

Berita Terbaru

Uncategorized

KNMP SUPRAU PERKUAT RANTAI USAHA PERIKANAN DI SORONG PAPUA BARAT DAYA

Minggu, 25 Okt 2026 - 16:42 WIT