Pria Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamar Kos Belakang PN Timika

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 17 Maret 2026 - 08:15 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Timika – Seorang pria berinisial YS ditemukan meninggal dunia akibat gantung diri di kamar kosnya yang berada di Jalan Leo Mamiri, tepatnya di kompleks belakang Pengadilan Negeri (PN) Timika, Senin (16/3/2026) sekitar pukul 13.15 WIT.

Korban pertama kali ditemukan oleh seorang kerabat yang datang mengecek kondisi korban di dalam kamar kos. Saat pintu kamar dibuka, korban sudah ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa dengan posisi tergantung pada tiang palang di dalam kamar menggunakan kain.

Penemuan tersebut kemudian dilaporkan kepada warga sekitar dan pihak kepolisian. Aparat dari Polsek Mimika Baru yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengevakuasi jenazah korban ke RSUD setempat.

Baca Juga :  Dari London, Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas Bahas Penertiban Kawasan Hutan

Kanit Reskrim Polsek Mimika Baru, Ipda Teguh Krisandi Fardha, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan bahwa korban diketahui berinisial YS, namun hingga kini pihak kepolisian masih mendalami identitas lengkap korban.

“Betul ada seorang pria yang gantung diri dan sudah kami evakuasi ke RSUD. Menurut keluarganya korban berinisial YS, tetapi kami belum menemukan identitas lengkapnya,” ujar Teguh.

Dari keterangan awal saksi, sebelum kejadian saksi menerima pesan melalui media sosial dari seorang perempuan yang diduga merupakan pacar korban. Perempuan tersebut yang berada di luar Timika meminta saksi untuk mengecek kondisi korban di kamar kosnya.

Baca Juga :  Dr. (HC) John Tabo, SE., MBA. : KAKA BAS DI MATA SAYA

Mendapat pesan tersebut, saksi kemudian mendatangi kamar korban untuk memastikan keadaannya. Namun saat diperiksa, korban sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Meski demikian, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui motif di balik peristiwa gantung diri tersebut.

“Kami masih mendalami kasus ini untuk mengetahui motif korban melakukan gantung diri,” pungkas Teguh.

Berita Terkait

SKKK Jayapura Buka PMB 2027/2028, Ada Promo Super Early Bird hingga 11 November
Indografika Jayapura Hadirkan Kalender Custom 2027, Bikin Brand Dikenang Sepanjang Tahun
Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz dan Polres Puncak Selidiki Penikaman ASN di Ilaga, Dugaan Motif Balas Dendam Didalami
1.000 Anak Muda Sorong Bergemuruh! Pesan Presiden BRICS Youth Forum Ini Jadi Sorotan
SENTUH SISI KEMANUSIAAN, SATGAS DAMAI CARTENZ BERBAGI DENGAN ANAK PANTI ASUHAN DI JAYAPURA
PAPEDA DI KEEROM TEKANKAN DUKUNGAN KELUARGA BAGI MAMA MENYUSUI: “KETIKA BIKINNYA BERDUA, MAKA URUSNYA BERDUA”
RAWAT KEBERAGAMAN DI TANAH PAPUA, IKAWANGI PERKUAT SOLIDARITAS DAN PELESTARIAN BUDAYA
EKONOMI LESU, KAPMI TETAP OPTIMISTIS KAWAL TARGET PERTUMBUHAN 8 PERSEN
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 09:24 WIT

SKKK Jayapura Buka PMB 2027/2028, Ada Promo Super Early Bird hingga 11 November

Selasa, 3 November 2026 - 10:50 WIT

Indografika Jayapura Hadirkan Kalender Custom 2027, Bikin Brand Dikenang Sepanjang Tahun

Senin, 2 November 2026 - 11:58 WIT

Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz dan Polres Puncak Selidiki Penikaman ASN di Ilaga, Dugaan Motif Balas Dendam Didalami

Senin, 2 November 2026 - 11:41 WIT

1.000 Anak Muda Sorong Bergemuruh! Pesan Presiden BRICS Youth Forum Ini Jadi Sorotan

Minggu, 1 November 2026 - 15:35 WIT

SENTUH SISI KEMANUSIAAN, SATGAS DAMAI CARTENZ BERBAGI DENGAN ANAK PANTI ASUHAN DI JAYAPURA

Berita Terbaru