Temui Pemerintah Inggris, Billy Mambrasar Buka Peluang Investasi Kakao di Papua

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 16 Januari 2026 - 21:46 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Billy Mambrasar, putra asli Papua yang kini menjabat sebagai Anggota Komite Eksekutif Presiden RI untuk OTSUS Papua, sekaligus Peneliti Kebijakan Ekonomi di Pusat Kajian Daya Saing ASEAN di Batam, temui langsung The Secretary of Climate Change and Low Carbon Policy

Billy Mambrasar, putra asli Papua yang kini menjabat sebagai Anggota Komite Eksekutif Presiden RI untuk OTSUS Papua, sekaligus Peneliti Kebijakan Ekonomi di Pusat Kajian Daya Saing ASEAN di Batam, temui langsung The Secretary of Climate Change and Low Carbon Policy

SUARATANAHPAPUA.COM – Anggota Komite Eksekutif Presiden RI untuk Otonomi Khusus (Otsus) Papua, Billy Mambrasar, melakukan pertemuan dengan Pemerintah Inggris guna mendorong peningkatan investasi di sektor cokelat (kakao) di Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua. Dalam pertemuan yang berlangsung di Kedutaan Besar Inggris untuk Indonesia, Jakarta Selatan, Billy Mambrasar bertemu langsung dengan Secretary of Climate Change and Low Carbon Policy serta para ahli investasi komoditas berkelanjutan dari Kedubes Inggris. Pertemuan selama kurang lebih dua jam tersebut membahas peluang investasi langsung dari Eropa, khususnya investor Inggris, pada pengembangan kakao Papua yang berorientasi keberlanjutan.

Billy Mambrasar yang juga merupakan Peneliti Kebijakan Ekonomi di Pusat Kajian Daya Saing ASEAN, Batam, memperkenalkan potensi kakao Papua sebagai komoditas unggulan dengan permintaan global yang terus meningkat. Pertemuan ini menghasilkan sejumlah kesepakatan awal yang akan segera ditindaklanjuti, salah satunya rencana mempertemukan langsung investor Inggris dengan Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Yapen pada 19 Januari 2026 mendatang.

Langkah ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong penguatan investasi sektor pertanian sebagai strategi percepatan pembangunan ekonomi Papua, termasuk pengembangan hilirisasi pertanian dan peningkatan nilai tambah komoditas unggulan daerah.

Baca Juga :  Stabilitas Papua Terancam Jika Pj Gubernur Diganti, Kata KMP3R

“Papua memiliki potensi kakao yang sangat besar. Yang kita dorong bukan hanya peningkatan produksi, tetapi penguatan ekosistem dari hulu ke hilir agar kakao Yapen mampu masuk ke rantai pasok global secara berkelanjutan,” ujar Billy Mambrasar.

Berdasarkan data pemerintah daerah, hampir 1.000 hektare lahan kakao direncanakan untuk dikembangkan di Kepulauan Yapen. Kawasan Rosbori–Windesi di Distrik Windesi menjadi salah satu sentra utama, dengan kontribusi sekitar 56 persen produksi kakao daerah meskipun hanya mencakup sekitar 16 persen dari total luas lahan. Tingginya produktivitas ini dinilai potensial untuk dikembangkan sebagai pusat kakao fermentasi berkualitas ekspor.

Billy menegaskan bahwa pengembangan kakao harus berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan petani dan pelaku usaha lokal.

“Kerja sama dengan Pemerintah Inggris diarahkan pada transfer pengetahuan, peningkatan kualitas, akses pembiayaan, serta pembukaan pasar. Targetnya agar petani Papua tidak hanya menjual bahan mentah, tetapi memperoleh nilai tambah yang adil,” katanya.

Baca Juga :  Dua Ekskavator dan Dua Truk Proyek Dibakar OTK di Yapen, Polisi Bersiaga

Upaya ini mendapat dukungan penuh dari Bupati Kepulauan Yapen Benyamin Arisoy dan Wakil Bupati Roy Palunga yang berkomitmen menjadikan kakao sebagai salah satu pilar ekonomi daerah. Sementara itu, pihak Kedutaan Besar Inggris menyatakan ketertarikan untuk menjajaki kerja sama lebih lanjut di sektor komoditas berkelanjutan.

Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan mitra internasional diharapkan mampu memperkuat posisi kakao Papua di pasar global sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Hubungan Billy Mambrasar dengan Pemerintah Inggris telah terjalin lama. Ia memiliki latar belakang pendidikan internasional, termasuk menempuh pendidikan di University of London – London School of Economics (LSE) serta University of Oxford. Selain itu, Billy pernah berkarier hingga level manajerial di perusahaan energi asal Inggris, British Petroleum. Pengalaman akademik dan profesional tersebut dinilai memperkuat perannya dalam menjembatani kerja sama internasional, khususnya dalam mendorong diplomasi ekonomi dan investasi berkelanjutan bagi Papua.

Berita Terkait

Rakor Pencegahan Korupsi, Ketua KPK bersama Empat Kapolda se-Tanah Papua akan awasi Ketat Penggunaan Dana otsus
SMP Negeri 9 Merauke Gelar Sosialisasi Anti-Bullying, Psikolog Ajak Siswa Berani Melapor
Puluhan Profesor dan Dosen Universitas Negeri Jakarta bersama Billy Mambrasar, turun ke pedalaman Papua, latih 1,000 guru di daerah terpencil
Gelar Rapat Pleno, Eveerth Joumilena Dipercayakan Pimpin Sekber Wartawan Indonesia di Papua
LSM Gempur Papua Soroti Kinerja Pemkab Mamberamo Raya, Soroti Penggunaan Dana Otsus dan Krisis Listrik
Lembaga PBB gandeng Kemendes, bersama Komunitas Lokal Papua, Latih Kewirausahaan ke Ratusan Keluarga di Perkampungan
Karantina Papua Lepasliarkan Flora dan Fauna Endemik Hasil Gagalkan Penyelundupan
Kunjungi Lima Kampung di Okaba, TP PKK Merauke Perkuat Pengasuhan Anak dan Kesehatan Warga
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:53 WIT

Rakor Pencegahan Korupsi, Ketua KPK bersama Empat Kapolda se-Tanah Papua akan awasi Ketat Penggunaan Dana otsus

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:05 WIT

SMP Negeri 9 Merauke Gelar Sosialisasi Anti-Bullying, Psikolog Ajak Siswa Berani Melapor

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:09 WIT

Gelar Rapat Pleno, Eveerth Joumilena Dipercayakan Pimpin Sekber Wartawan Indonesia di Papua

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:59 WIT

LSM Gempur Papua Soroti Kinerja Pemkab Mamberamo Raya, Soroti Penggunaan Dana Otsus dan Krisis Listrik

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:43 WIT

Lembaga PBB gandeng Kemendes, bersama Komunitas Lokal Papua, Latih Kewirausahaan ke Ratusan Keluarga di Perkampungan

Berita Terbaru