SUARATANAHPAPUA.COM – Pertamina Patra Niaga melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Pattimura terus menunjukkan komitmennya dalam pengembangan sumber daya manusia dan ketahanan keluarga. Bersama BKKBN Provinsi Maluku dan PAUD Sadar Lingkungan, Pertamina menggelar Kelas Parenting Tamasya Darling dalam rangka Program Tamasya (Taman Asuh Sayang Anak).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran orang tua mengenai pola pengasuhan psikososial yang tepat bagi anak, sebagai bagian dari upaya membangun kualitas generasi masa depan.
AFT Manager AFT Pattimura, Febri Nur Faizin, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut diikuti oleh 40 wali murid dan tenaga pendidik PAUD Sadar Lingkungan secara luring. Sementara itu, partisipasi daring melalui YouTube dan Zoom mencatat lebih dari 400 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
“Kegiatan ini merupakan salah satu pilar penting dalam pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Kami mengapresiasi dukungan BKKBN Provinsi Maluku, Ibu Psikolog Novi Ernilawati, serta PAUD Sadar Lingkungan atas terselenggaranya Kelas Parenting Tamasya Darling,” ujar Febri.
Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi para orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak, sekaligus berkontribusi positif bagi masa depan generasi penerus.
Senada dengan itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku, dr. Mauliwaty Bulo, M.Si, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pertamina Patra Niaga dalam mendorong kolaborasi multipihak untuk penguatan ketahanan keluarga.
“Kolaborasi menjadi kunci. Kelas Parenting Tamasya Darling sangat relevan karena mendorong keterlibatan aktif orang tua. Kualitas interaksi orang tua dan anak memiliki dampak jangka panjang bagi masa depan bangsa,” jelas dr. Mauliwaty.
Fokus pada Pertumbuhan Psikososial Anak
Kegiatan ini menghadirkan narasumber Novi Ernilawati, M.Psi., Psikolog, yang memaparkan materi mengenai pentingnya peran orang tua dalam mendukung fase pertumbuhan psikososial anak, selain aspek fisik dan gizi.
“Setiap anak memiliki tahapan pertumbuhan psikososial yang berbeda sesuai usianya. Peran orang tua adalah memfasilitasi dan membimbing agar anak mampu mencapai target perkembangan di setiap fase secara optimal,” ungkap Novi dalam sesi diskusi yang berlangsung interaktif.
Sementara itu, Kepala Sekolah PAUD Sadar Lingkungan, Santi Sainyakit, menegaskan bahwa peran sekolah tidak dapat berjalan maksimal tanpa dukungan orang tua di rumah.
“Orang tua adalah guru pertama bagi anak. Di sekolah anak belajar secara formal, tetapi di rumah mereka belajar adab, sopan santun, dan pembentukan karakter,” ujarnya.
Melalui Kelas Parenting Tamasya Darling, Pertamina Patra Niaga berharap program ini dapat menjadi wadah edukasi berkelanjutan bagi masyarakat. Inisiatif ini juga sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada poin Pendidikan Berkualitas dan Kesejahteraan Sosial.







