Wakapolri Serahkan Tabungan Pendidikan untuk Anak Korban Kekerasan KKB Papua

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 10 Desember 2025 - 06:44 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARATANAHPAPUA.COM – Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali menunjukkan komitmennya terhadap keluarga korban kekerasan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua. Melalui Wakapolri Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo, Polri menyerahkan bantuan tabungan pendidikan senilai Rp45 juta kepada masing-masing dari 10 anak korban KKB, Selasa (9/12).

Penyerahan bantuan berlangsung di Jayapura dan diwarnai suasana haru, mencerminkan perhatian Kapolri terhadap masa depan anak-anak yang kehilangan orang tua akibat aksi kekerasan di Papua.

Bantuan diberikan kepada putra-putri korban, yakni:

Anak Alm. Bripka Arief Maulana

  1. Afiqoh Naira

  2. Al Ghazali

Anak Alm. Brigpol Try Yudha
3. Raesha Sabhira
4. Kanesya Anendya

Baca Juga :  MARI - YO Wujudkan Papua Maju dan Harmonis

Anak Bripka Sinthoin R.O. Kbarek
5. Arman Yafeth Kbarek
6. Mario Hengkris Kbarek
7. Gloroia Rosminc Kbarek
8. Richard Yusuf Kbarek

Anak Alm. Lefinus Angel Ayomi
9. Elie Yohanes R.K. Pumbouwi
10. Suserewani Rosalina Pumbouwi

Masing-masing anak menerima tabungan pendidikan sebesar Rp45 juta yang diperuntukkan bagi keberlanjutan sekolah hingga jenjang berikutnya.

Wakapolri menegaskan bahwa dukungan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral Polri terhadap keluarga korban yang telah kehilangan sosok ayah dalam tugas negara.

“Anak-anak ini adalah amanah. Pengorbanan orang tua mereka tidak akan pernah kami lupakan. Polri memastikan masa depan mereka tetap terjaga,” ujar Komjen Dedi.

Baca Juga :  Ucapan Terima Kasih Sepei Kalakmabin Kepada Yohanes Sitokdana Karena Sudah Mendukung Ikatan Mahasiswa Pegunungan Bintang (IMPPETANG)

Ia menambahkan bahwa Polri hadir bukan hanya sebagai institusi penegak hukum, tetapi juga sebagai keluarga besar yang saling menguatkan.

“Negara tidak pernah meninggalkan mereka. Polri akan terus mendampingi, membantu, dan memastikan mereka tetap mendapatkan hak untuk tumbuh, belajar, dan bermimpi,” ungkapnya.

Wakapolri memastikan bahwa dukungan tidak berhenti pada bantuan materi. Polri akan memberikan pendampingan psikologis dan sosial, serta memastikan keberlanjutan bantuan pendidikan jangka panjang.

Bantuan ini menjadi simbol kehadiran negara dan bentuk penghormatan terhadap pengorbanan para anggota Polri yang gugur akibat aksi kekerasan KKB di Papua.

Berita Terkait

Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz Ungkap Perkembangan Kasus Penembakan Tiga Warga Sipil di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku
Angka Bunuh Diri Meningkat, Psikolog: Pencegahan Bukan Hanya Tanggung Jawab Tenaga Kesehatan
BMP RI Imbau Warga Tak Terprovokasi Usai Penembakan Pilot di Yahukimo
Staf Khusus Presiden RI Dorong Batam Bangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) UMKM untuk Tujuan Ekspor
Persekutuan Wanita GKI Didorong Jadi Pilar Kesehatan Mental Keluarga
Program SESAMA Pertamina Hadir dan Dukung Semangat Belajar Anak-anak di Doromena Papua
BM Coffee bersama Standup Indo Jayapura Akan Gelar Mini Show Bale-Bale Sumerdeka ! BURUAN GUYS
Barisan Merah Putih Papua Desak Pembebasan Sembilan Warga yang Disandera di Jila
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 16:29 WIT

Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz Ungkap Perkembangan Kasus Penembakan Tiga Warga Sipil di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku

Jumat, 11 September 2026 - 07:53 WIT

Angka Bunuh Diri Meningkat, Psikolog: Pencegahan Bukan Hanya Tanggung Jawab Tenaga Kesehatan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:41 WIT

BMP RI Imbau Warga Tak Terprovokasi Usai Penembakan Pilot di Yahukimo

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:26 WIT

Staf Khusus Presiden RI Dorong Batam Bangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) UMKM untuk Tujuan Ekspor

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:32 WIT

Persekutuan Wanita GKI Didorong Jadi Pilar Kesehatan Mental Keluarga

Berita Terbaru