Sejak 2009, Sudah 200 Karyawan Papua Ikut Nikah Massal Freeport

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 11 November 2025 - 16:21 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Timika, 11 November 2025 — PT Freeport Indonesia (PTFI) terus mengupayakan peningkatan kesejahteraan karyawan Orang Asli Papua (OAP) dan keluarganya. Salah satu langkah nyata adalah melalui Marital Program, yaitu fasilitasi Nikah Catatan Sipil secara massal bagi karyawan dan kontraktor OAP.

Senior Vice President (SVP) Community Development PTFI, Nathan Kum, mengatakan legalitas pernikahan sangat penting untuk menjamin hak-hak keluarga karyawan.
“Dengan legalitas pernikahan, karyawan bisa mengurus dokumen penting seperti Kartu Keluarga, Akta Kelahiran Anak, KTP, hingga BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan. Semua manfaat ini berdampak langsung pada kesejahteraan keluarga,” jelas Nathan di Timika.

Baca Juga :  12 Tahun Mengabdi di Pesisir Pomako, Sofyan Hadi Dorong Pendidikan dan Dukung Stabilitas Papua

Program tahun 2025 yang digelar di Hotel Swiss-Belinn Timika pada 30 Oktober lalu diikuti 25 pasangan. Mereka didampingi keluarga dan mendapat dokumen resmi langsung dari Disdukcapil Mimika.

Sekretaris Disdukcapil Mimika, Damaris Tappi, mengapresiasi kerja sama ini.
“Dokumen catatan sipil adalah hak dasar warga negara. Legalitas pernikahan mempermudah akses berbagai layanan mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga administrasi ketenagakerjaan,” ujarnya.

Salah satu peserta, Yulianus Kotouki, turut mengungkapkan rasa syukurnya.
“Selama ini kami kesulitan mengurus surat karena kesibukan. Puji Tuhan, sekarang kami punya dokumen resmi. Terima kasih kepada perusahaan dan Dukcapil Mimika.”

Baca Juga :  Kontak Tembak di Nabarua! Kamp KKB Dibongkar, 561 Amunisi dan Uang Puluhan Juta Disita

Program Nikah Catatan Sipil Massal untuk karyawan Papua telah digelar PTFI sejak 2009 dan hingga kini lebih dari 200 karyawan telah mengikuti program tersebut. Pelaksanaan kegiatan berada di bawah Papuan Affairs Division (PAD), divisi yang berfokus pada pengembangan SDM Papua, termasuk melalui pelatihan dan pendidikan di Institut Pertambangan Nemangkawi (IPN).

Berita Terkait

Optimalkan Pemanfaatan Tanah, Plh. Dirjen PPTR: Manfaat Nyata untuk Masyarakat
DPO PENEMBAKAN BRIGPOL RONALD ENOK DITANGKAP DI PUNCAK JAYA, SEORANG WARGA TURUT DIAMANKAN
HOTEL HORISON KOTARAJA TAWARKAN PROMO KULINER NUSANTARA DAN PAKET MENGINAP MULAI RP589 RIBU
PATROLI DI KALI BRAZA YAHUKIMO, PRAJURIT TNI AMANKAN SENJATA API DAN AMUNISI MILIK KELOMPOK BERSENJATA
Tim URC Polres Jayapura Temukan Motor Hasil Curanmor di Sentani, Siap Dikembalikan kepada Pemilik
Billy Mambrasar Kritik Kepala Bakom RI Atas Lemahnya Komunikasi Pemerintah Terkait Isu Papua
SKKK Jayapura Buka PMB 2027/2028, Ada Promo Super Early Bird hingga 11 November
Indografika Jayapura Hadirkan Kalender Custom 2027, Bikin Brand Dikenang Sepanjang Tahun
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 21:13 WIT

Optimalkan Pemanfaatan Tanah, Plh. Dirjen PPTR: Manfaat Nyata untuk Masyarakat

Jumat, 6 November 2026 - 21:12 WIT

DPO PENEMBAKAN BRIGPOL RONALD ENOK DITANGKAP DI PUNCAK JAYA, SEORANG WARGA TURUT DIAMANKAN

Jumat, 6 November 2026 - 21:10 WIT

HOTEL HORISON KOTARAJA TAWARKAN PROMO KULINER NUSANTARA DAN PAKET MENGINAP MULAI RP589 RIBU

Jumat, 6 November 2026 - 07:51 WIT

PATROLI DI KALI BRAZA YAHUKIMO, PRAJURIT TNI AMANKAN SENJATA API DAN AMUNISI MILIK KELOMPOK BERSENJATA

Kamis, 5 November 2026 - 18:12 WIT

Tim URC Polres Jayapura Temukan Motor Hasil Curanmor di Sentani, Siap Dikembalikan kepada Pemilik

Berita Terbaru