Timika, 11 November 2025 — PT Freeport Indonesia (PTFI) terus mengupayakan peningkatan kesejahteraan karyawan Orang Asli Papua (OAP) dan keluarganya. Salah satu langkah nyata adalah melalui Marital Program, yaitu fasilitasi Nikah Catatan Sipil secara massal bagi karyawan dan kontraktor OAP.
Senior Vice President (SVP) Community Development PTFI, Nathan Kum, mengatakan legalitas pernikahan sangat penting untuk menjamin hak-hak keluarga karyawan.
“Dengan legalitas pernikahan, karyawan bisa mengurus dokumen penting seperti Kartu Keluarga, Akta Kelahiran Anak, KTP, hingga BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan. Semua manfaat ini berdampak langsung pada kesejahteraan keluarga,” jelas Nathan di Timika.
Program tahun 2025 yang digelar di Hotel Swiss-Belinn Timika pada 30 Oktober lalu diikuti 25 pasangan. Mereka didampingi keluarga dan mendapat dokumen resmi langsung dari Disdukcapil Mimika.
Sekretaris Disdukcapil Mimika, Damaris Tappi, mengapresiasi kerja sama ini.
“Dokumen catatan sipil adalah hak dasar warga negara. Legalitas pernikahan mempermudah akses berbagai layanan mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga administrasi ketenagakerjaan,” ujarnya.
Salah satu peserta, Yulianus Kotouki, turut mengungkapkan rasa syukurnya.
“Selama ini kami kesulitan mengurus surat karena kesibukan. Puji Tuhan, sekarang kami punya dokumen resmi. Terima kasih kepada perusahaan dan Dukcapil Mimika.”
Program Nikah Catatan Sipil Massal untuk karyawan Papua telah digelar PTFI sejak 2009 dan hingga kini lebih dari 200 karyawan telah mengikuti program tersebut. Pelaksanaan kegiatan berada di bawah Papuan Affairs Division (PAD), divisi yang berfokus pada pengembangan SDM Papua, termasuk melalui pelatihan dan pendidikan di Institut Pertambangan Nemangkawi (IPN).








