SUARATANAHPAPUA.COM – Anggota Komisi B DPRD Kota Jayapura dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ngadino, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus menampung dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat, terutama yang berkaitan langsung dengan pelayanan dasar seperti peremajaan pohon, penerangan jalan, infrastruktur jalan rusak, serta persoalan air bersih.
Pernyataan itu disampaikan dalam kegiatan “Bincang Ngopi Bersama PKS Kota Jayapura”, yang dihadiri Belasan Wartawan dan sejumlah Kaum Disabilitas di GAMA CAfe Entrop Jayapura pada hari Selasa Sore.
Dalam kesempatan itu, Ngadino menegaskan bahwa seluruh masukan Wartawan dan Masyarakat akan dicatat dan diteruskan ke dinas teknis terkait. “Tadi sudah banyak masukan, terutama dari Pers soal ruang anak muda dan pohon-pohon yang rawan tumbang. Ini akan kami tindak lanjuti karena Dinas Lingkungan Hidup adalah mitra kerja Komisi B,” ujar Ngadino.
Peremajaan Pohon dan Lampu Jalan
Ngadino menyebut, persoalan pohon-pohon tua memang kerap dikeluhkan warga karena rawan tumbang saat musim penghujan. Ia memastikan Komisi B akan memfasilitasi koordinasi dengan DLH agar langkah-langkah peremajaan segera dilakukan.
“Bukan hanya di pusat kota, tapi juga di wilayah luar seperti Distrik Heram dan sekitarnya, banyak pohon yang sudah rapuh dan perlu segera diganti,” jelasnya.
Selain itu, ia juga menyinggung program penerangan jalan umum (PJU) yang menjadi bagian dari visi Wali Kota untuk mewujudkan Jayapura Terang dan Bersih.
“Dalam 100 hari kerja pertama, pemerintah sudah memasang sekitar 200 titik lampu jalan yang tersebar di berbagai wilayah. Tapi masih ada beberapa daerah yang belum tersentuh, seperti di Heram. Nanti akan kami sampaikan juga ke dinas terkait agar semua wilayah bisa merata penerangannya,” kata Ngadino.
Jalan Rusak di Koya Barat Masuk Program Prioritas 2026
Masalah infrastruktur jalan juga menjadi perhatian serius Ngadino, terutama di wilayah Koya Barat, tempat ia berdomisili. Ia menuturkan, jalan protokol di kawasan tersebut sudah rusak cukup parah dan membutuhkan perbaikan besar-besaran.
“Kami sudah tiga kali turun langsung ke lapangan bahkan dengan biaya sendiri untuk meratakan jalan yang rusak. Setelah kami laporkan, Pak Wakil Wali Kota juga sudah meninjau lokasi,” ungkapnya.
Dari hasil koordinasi, kata Ngadino, perbaikan jalan Koya Barat kini telah masuk dalam program prioritas tahun anggaran 2026. Namun, ia mengingatkan bahwa kebutuhan dananya cukup besar sehingga perlu dukungan penuh dari pemerintah kota.
“Kalau dimasukkan ke APBD 2026, memang butuh anggaran besar. PU hanya mendapatkan sekitar Rp71 miliar, sementara kebutuhan ideal untuk perbaikan jalan mencapai lebih dari Rp150 miliar. Tapi kami tetap perjuangkan agar setidaknya 300–400 meter jalan rusak bisa dikerjakan tahun depan,” jelasnya.
Masalah Air Bersih Masih Jadi Keluhan
Selain jalan, persoalan air bersih juga banyak dikeluhkan warga di kawasan Abepura dan Koya. Ngadino mengakui bahwa distribusi air sering melemah saat penggunaan meningkat, terutama pada jam-jam tertentu.
“Di rumah-rumah warga debit air mulai menurun, apalagi kalau digunakan serentak. Kami sering berkoordinasi dengan Direktur PT Air Minum Jayapura untuk mencari solusi. Ini juga menjadi komitmen kami di dewan agar pelayanan air bersih lebih merata,” katanya.
Ia mendorong warga agar aktif menyampaikan keluhan langsung ke pihak perusahaan air minum, sementara DPRD akan terus menjadi penyambung aspirasi untuk memastikan tindak lanjut yang nyata.
Parkir dan Retribusi Jadi Perhatian DPRD
Dalam kesempatan itu, Ngadino juga menyinggung pengelolaan parkir yang kini menjadi kewenangan Dinas Perhubungan, sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 33 Tahun 2023 tentang Pajak dan Retribusi Daerah.
Menurutnya, kebijakan tersebut diharapkan bisa meningkatkan penataan lalu lintas sekaligus menambah pendapatan asli daerah (PAD).
“Parkir ini sekarang sudah dikelola langsung oleh Dishub, jadi perlu pengawasan ketat agar lebih tertib dan transparan. Kami di Komisi B juga akan ikut mengawal,” tambahnya.
Komitmen PKS: Turun Langsung dan Dengar Aspirasi
Menutup pernyataannya, Ngadino menegaskan bahwa PKS melalui para kader di DPRD Kota Jayapura akan terus hadir di tengah masyarakat.
“Kami di Komisi B tidak hanya bekerja di kantor, tapi juga turun langsung ke lapangan. Kami ingin memastikan setiap aspirasi warga tersampaikan dan diperjuangkan,” tutupnya.








