Rosan Roeslani Paparkan Strategi Investasi Masa Depan Indonesia di Universitas Paramadina

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 15 Juni 2025 - 09:05 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARATANAHPAPUA.COM -Tokoh investasi nasional Rosan Roeslani menyampaikan orasi inspiratif bertajuk “Entrepreneurial Leadership in Action: Steering Indonesia’s Investment and Industrial Renaissance” dalam acara Meet The Leaders yang digelar Universitas Paramadina, Jumat (13/6/2025).

Di hadapan civitas akademika, Rosan menekankan pentingnya investasi sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi Indonesia. “Investasi menyumbang sekitar 29% terhadap PDB, setelah konsumsi rumah tangga,” ujarnya.

Rosan membeberkan bahwa dalam 10 tahun terakhir, total investasi yang masuk ke Indonesia mencapai Rp 9.100 triliun, dan ditargetkan tumbuh hingga Rp 13.000 triliun dalam lima tahun ke depan untuk mengejar pertumbuhan ekonomi 8% pada 2029.

Kini, Rosan memimpin Danantara, lembaga pengelola aset BUMN senilai Rp 15.000 triliun. Ia menjelaskan, pembiayaan Danantara tidak lagi bergantung pada APBN, melainkan dari dividen perusahaan negara yang dikelola ulang untuk proyek strategis.

Baca Juga :  Paulus Waterpauw dan Toni Wanggai Adalah JAWARA Golkar Untuk Pilkada Papua

“Dividen itu akan kita gunakan untuk investasi di sektor industri yang mampu menciptakan pekerjaan berkualitas,” jelasnya. Tahun ini, laba Danantara diperkirakan mencapai USD 7 miliar (sekitar Rp 120–150 triliun).

Namun, Rosan juga menyoroti tantangan serius di bidang SDM. Dari 140 juta angkatan kerja, 36% hanya lulusan SD, dan 24% bahkan tidak tamat sekolah dasar. “Kita butuh investasi bukan hanya di sektor industri, tapi juga untuk masa depan tenaga kerja,” katanya.

Baca Juga :  Maximus-Peggi, Pemerintahan Inklusif untuk Kemajuan Mimika, Tanpa Politik Balas Dendam

Ia menyebut, Danantara akan memfokuskan 80% portofolio investasinya di dalam negeri, dan sisanya di luar negeri. Strategi ini ditargetkan menghasilkan pendapatan USD 135 juta dalam lima tahun.

Menurut Rosan, Danantara akan menjadi katalis kepercayaan bagi investor asing. “Dengan dana yang kita punya, kita bisa ‘leverage’ sampai 4–5 kali lipat dari nilai awal,” tegasnya.

Acara ini dibuka oleh Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, dan dimoderatori oleh Wijayanto Samirin. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kampus menghadirkan pemimpin nasional untuk menginspirasi mahasiswa lewat praktik nyata kepemimpinan.

Berita Terkait

Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz Ungkap Perkembangan Kasus Penembakan Tiga Warga Sipil di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku
Angka Bunuh Diri Meningkat, Psikolog: Pencegahan Bukan Hanya Tanggung Jawab Tenaga Kesehatan
BMP RI Imbau Warga Tak Terprovokasi Usai Penembakan Pilot di Yahukimo
Staf Khusus Presiden RI Dorong Batam Bangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) UMKM untuk Tujuan Ekspor
Persekutuan Wanita GKI Didorong Jadi Pilar Kesehatan Mental Keluarga
Program SESAMA Pertamina Hadir dan Dukung Semangat Belajar Anak-anak di Doromena Papua
BM Coffee bersama Standup Indo Jayapura Akan Gelar Mini Show Bale-Bale Sumerdeka ! BURUAN GUYS
Barisan Merah Putih Papua Desak Pembebasan Sembilan Warga yang Disandera di Jila
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 16:29 WIT

Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz Ungkap Perkembangan Kasus Penembakan Tiga Warga Sipil di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku

Jumat, 11 September 2026 - 07:53 WIT

Angka Bunuh Diri Meningkat, Psikolog: Pencegahan Bukan Hanya Tanggung Jawab Tenaga Kesehatan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:41 WIT

BMP RI Imbau Warga Tak Terprovokasi Usai Penembakan Pilot di Yahukimo

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:26 WIT

Staf Khusus Presiden RI Dorong Batam Bangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) UMKM untuk Tujuan Ekspor

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:32 WIT

Persekutuan Wanita GKI Didorong Jadi Pilar Kesehatan Mental Keluarga

Berita Terbaru