SUARATANAHPAPUA.COM – Dalam suasana penuh rasa syukur dan kebanggaan, Gubernur Papua Pegunungan, Jhon Tabo, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh elemen masyarakat yang telah mendukung perjalanan panjang menuju kepemimpinan di provinsi ini.
Dengan delapan kabupaten yang menjadi bagian dari Papua Pegunungan, Jhon Tabo menekankan pentingnya persatuan dan kerja sama untuk membangun masa depan yang lebih cerah.
Dalam pidatonya, Jhon Tabo memberikan penghormatan kepada pimpinan partai politik yang telah mengusungnya, serta relawan koalisi yang bekerja tanpa lelah demi mewujudkan impian bersama. “Kami tidak pernah membayangkan semua ini bisa terjadi.
Ini adalah hasil dari perjuangan yang luar biasa, dan saya berterima kasih kepada semua pihak yang telah melahirkan pemimpin-pemimpin seperti kita,” ujarnya dengan penuh rasa haru.
Jhon Tabo juga mengenang sejarah penting masuknya Injil ke tanah Papua pada tahun 1954, yang menjadi titik awal kebangkitan masyarakat Papua Pegunungan. Ia menekankan bahwa nilai-nilai kebenaran yang dibawa oleh para penginjil telah membuka jalan bagi generasi anak koteka untuk tampil di panggung nasional. “Orang sering bicara bahwa yang terbelakang akan menjadi terkemuka. Ini adalah tanda-tanda akhir zaman, dan Tuhan Yesus itu baik,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Jhon Tabo mengajak seluruh masyarakat untuk terus berjuang dan bekerja sama demi kemajuan Papua Pegunungan.
Ia menutup pidatonya dengan penuh semangat, mengingatkan bahwa perjuangan ini bukanlah hal yang main-main, melainkan sejarah awal bagi kebangkitan anak-anak Papua Pegunungan. (Berti Pahabol)








