Penjabat Gubernur Ribka Haluk Sambut dan Apresiasi Deklarasi Kampanye Damai Pilkada 2024 Yang Digelar KPU Papua Tengah

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 25 September 2024 - 23:48 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARATANAHPAPUA.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua Tengah menggelar Deklarasi Kampanye Damai dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2024, di Taman Gizi Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, pada Selasa, (24/9/2024).

Deklarasi ini pun disambut meriah ratusan masyarakat Papua Tengah karena hadirnya keempat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Papua Tengah yang berkomitmen untuk menciptakan sejarah yang baik dalam pemilihan gubernur (Pilgub) pertamanya.

Penjabat Gubernur Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk S.Sos.,M.M menilai dalam proses pemilihan kepala daerah di Provinsi Papua Tengah saat ini masih dalam situasi yang sangat baik.

Baca Juga :  Selama Satu Pekan, Bank Indonesia Promosikan Kopi Papua Ke Tokyo Jepang

“Kami dari sisi pemerintahan menilai, tahapan pemilihan umum saat ini masih terus berproses dan masih dalam situasi yang sangat baik,” ungkapnya kepada wartawan.

Pj Gubernur Ribka Haluk mengaku, pihaknya akan terus mengawal dan memfasilitasi agar segala tahapan dalam pemilihan gubernur Papua Tengah dapat berjalan dengan lancar, aman dan damai.

“Tugas dan tanggung jawab kami sebagai pemerintah adalah memfasilitasi dan akan terus mengawal segala proses dalam tahapan Pilkada yang mana ini menjadi sejarah Pilkada pertama dalam pemilihan gubernur di Provinsi Papua Tengah,” jeslasnya.

Mama Ribka Haluk juga kembali menegaskan, agar semua pihak dapat merayakan pesta demokrasi di Papua Tengah dengan damai dan mengutamakan profesionalisme serta tidak termakan atas informasi-informasi yang belum benar keberadaannya.

Baca Juga :  Kantor KPU Papua Pegunungan Dibakar 80 orang

“Terdapat berbagai tantangan yang dihadapi terkait pelaksanaan pemilu dan pilkada 2024. Tantangan tersebut meliputi politik identitas, politik uang, ujaran kebencian, hoaks, netralitas ASN, potensi konflik antar pendukung pasangan calon, sengketa hasil Pemilu, serta situasi lainnya yang dapat mengganggu kelancaran pelaksanaan pemilu dan pilkada serentak 2024. Untuk itu marilah kita bersama memberantas hal negatif tersebut agar pesta demokrasi ini dapat berjalan dengan damai,” tutupnya. (*)

Berita Terkait

Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz Ungkap Perkembangan Kasus Penembakan Tiga Warga Sipil di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku
Angka Bunuh Diri Meningkat, Psikolog: Pencegahan Bukan Hanya Tanggung Jawab Tenaga Kesehatan
BMP RI Imbau Warga Tak Terprovokasi Usai Penembakan Pilot di Yahukimo
Staf Khusus Presiden RI Dorong Batam Bangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) UMKM untuk Tujuan Ekspor
Persekutuan Wanita GKI Didorong Jadi Pilar Kesehatan Mental Keluarga
Program SESAMA Pertamina Hadir dan Dukung Semangat Belajar Anak-anak di Doromena Papua
BM Coffee bersama Standup Indo Jayapura Akan Gelar Mini Show Bale-Bale Sumerdeka ! BURUAN GUYS
Barisan Merah Putih Papua Desak Pembebasan Sembilan Warga yang Disandera di Jila
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 16:29 WIT

Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz Ungkap Perkembangan Kasus Penembakan Tiga Warga Sipil di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku

Jumat, 11 September 2026 - 07:53 WIT

Angka Bunuh Diri Meningkat, Psikolog: Pencegahan Bukan Hanya Tanggung Jawab Tenaga Kesehatan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:41 WIT

BMP RI Imbau Warga Tak Terprovokasi Usai Penembakan Pilot di Yahukimo

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:26 WIT

Staf Khusus Presiden RI Dorong Batam Bangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) UMKM untuk Tujuan Ekspor

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:32 WIT

Persekutuan Wanita GKI Didorong Jadi Pilar Kesehatan Mental Keluarga

Berita Terbaru