Hari Pertama Ujian CPNS di Papua Tengah, Berjalan Dengan Lancar

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 28 Oktober 2024 - 14:05 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARATANAHPAPUA.COM – Hari pertama ujian kompetensi dasar secara online Calon Pegawai Negri Sipil (CPNS) di Provinsi Papua Tengah berjalan dengan lancar. Ujian CPNS sendiri berlangsung di SMK Negri 1 Nabire, Kabupaten Nabire, Senin (28/10/2024).

Penjabat Gubernur Papua Tengah, Anwar Harun Damanik, S.STP., MM mengungkapkan laporan yang diterima dari panitia seleksi CPNS, ujian kompetensi dasar secara online dihari pertama ini berlangsung dengan lancar.

“Sampai saat ini kita belum mendapat laporan adanya gangguan, baik itu dari jaringan listrik maupun jaringan internet atau hal lainnya yang dapat mengganggu jalannya ujian. Tentunya ini sangat bagus, kita doakan agar proses ujian ini bisa berjalan dengan baik,” ungkap Anwar Damanik ketika dikonfirmasi wartawan.

Ujian di hari pertama ini terdiri dari 4 sesi. Dimana, ujian sesi pertama dari 150 orang yang tidak hadir 3 orang dan ujian sesi kedua dari 150 orang tidak hadir 8 orang serta ujian sesi keetiga dari 150 orang 4 orang tidak hadir dan sesi keempat 150 orang tidak hadir 8 orang.

Baca Juga :  Diburu Sejak April, Satgas Damai Cartenz Tindak Danops HSSBI Yahukimo

“Setelah kami konfirmasi kepada panitia, mengenai video yang beredar tentang adanya penolakan terhadap 9 orang OAP yang dilarang mengikuti ujian, itu tidak benar. Bahwa sebenarnya pada sesi pertama sebanyak 3 orang tidak mengikuti ujian, sesi kedua sebanyak 8 orang tidak mengikuti ujian, sesi ketiga 4 orang tidak mengikuti ujian dan sesi keempat 8 orang tidak mengikuti ujian kompetensi dasar secara online,” tegasnya.

Anwar Damanik menyampaikan adanya sekolompok orang yang mengatasnamakan Forum Pencari Kerja (Pencaker) yang meminta agar penerimaan Tes Calon Pegawai Negri Sipil (CPNS) hanya boleh di ikuti Orang Asli Papua (OAP). Ia menjelaskan mekanisme penerimaan CPNS sudah diatur sesuai dengan perundang-undangan.

“Mengenai penerimaan Tes CPNS hal itu sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah 106 Tahun 2021. Dimana dalam Pasal 29 ayat (2) disebutkan pengutamaan ASN OAP dimungkinkan 60 persen dan atau paling banyak 80 persen. Selain itu secara teknis telah dijabarkan keputusan MenPANRB No 350 Tahun 2024 tentang mekanisme seleksi pengadaan PNS di wilayah Papua Tahun anggaran 2024,” pungkasnya.

Baca Juga :  Pencurian Sapi Meresahkan Warga Koya Barat, Polisi Ringkus dua Pelaku

Anwar Damanik menghimbau untuk para peserta yang mengikuti ujian dengan ketentuan yang telah dibuat oleh panitia seleksi nasional atau bisa dilihat di website resmi BKN dan BKPSDM Papua Tengah.

“Kami juga meminta agar masyarakat mendukung proses penerimaan CPNS ini. Seluruh panitia sudah bekerja sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” katanya.

Anwar Damanik mengungkapkan, ujian kompetensi penerimaan CPNS di Provinsi Papua Tengah akan berlangsung sejak tanggal 28 Oktober 2024 sampai tanggal 14 November 2024 mendatang, yang berlangsung di SMK Negri 1 Nabire.

Dimana diketahui terdapat 10.172 orang yang mendaftar untuk penerimaan CPNS di Provinsi Papua Tengah. Adapun jumlah masyarakat OAP yang mendaftar sebanyak 8.565 orang.

“Setelah panitia melakukan verifikasi terhadap kelengkapan dokumen peserta, sebanyak 9.522 orang dinyatakan dapat mengikuti ujian kompetensi dasar. Dari 9.522 orang terdapat 8.321 orang merupakan OAP. Ini menandakan animo masyarakat kita cukup besar,” lugasnya.

Berita Terkait

Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz Ungkap Perkembangan Kasus Penembakan Tiga Warga Sipil di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku
Angka Bunuh Diri Meningkat, Psikolog: Pencegahan Bukan Hanya Tanggung Jawab Tenaga Kesehatan
BMP RI Imbau Warga Tak Terprovokasi Usai Penembakan Pilot di Yahukimo
Staf Khusus Presiden RI Dorong Batam Bangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) UMKM untuk Tujuan Ekspor
Persekutuan Wanita GKI Didorong Jadi Pilar Kesehatan Mental Keluarga
Program SESAMA Pertamina Hadir dan Dukung Semangat Belajar Anak-anak di Doromena Papua
BM Coffee bersama Standup Indo Jayapura Akan Gelar Mini Show Bale-Bale Sumerdeka ! BURUAN GUYS
Barisan Merah Putih Papua Desak Pembebasan Sembilan Warga yang Disandera di Jila
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 16:29 WIT

Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz Ungkap Perkembangan Kasus Penembakan Tiga Warga Sipil di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku

Jumat, 11 September 2026 - 07:53 WIT

Angka Bunuh Diri Meningkat, Psikolog: Pencegahan Bukan Hanya Tanggung Jawab Tenaga Kesehatan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:41 WIT

BMP RI Imbau Warga Tak Terprovokasi Usai Penembakan Pilot di Yahukimo

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:26 WIT

Staf Khusus Presiden RI Dorong Batam Bangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) UMKM untuk Tujuan Ekspor

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:32 WIT

Persekutuan Wanita GKI Didorong Jadi Pilar Kesehatan Mental Keluarga

Berita Terbaru