Kaka Besar Paulus Waterpauw Mendominasi Survei Internal Golkar Untuk Gubernur Papua, Manyala !

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 23 Juli 2024 - 07:17 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARATANAHPAPUA.COM  –  Pengurus DPP Golkar Bidang Pemenangan Pemilu Tanah Papua, Martinus Werimon membeberkan sejumlah alasan kenapa Partai Golkar memberikan rekomen kepada Paulus Waterpauw dalam Pilkada Papua.

Werimon menyebut, rekomendasi ini diberikan kepada Paulus Waterpauw karena beliau merupakan kader Golkar dan berhasil memenangkan Golkar di Pileg Papua Barat.

“Pilkada 2024 ini Golkar lebih fokus kepada kader dan Pak Paulus Waterpauw adalah kader Partai Golkar sebagai Ketua DPD Golkar Papua Barat sehingga rekomendasi diberikan kepada beliau,” ujarnya, ketika dikonfirmasi pada Selasa (23/7/2024).

Disamping Paulus Waterpauw adalah kader Golkar, hasil survei yang dilakukan oleh Partai Golkar menempatkan Paulus Waterpauw paling tinggi dibandingkan beberapa calon lainnya.

Baca Juga :  Rasaka Cartenz 2026 Perkuat Pelayanan Kesehatan dan Pendampingan Belajar di Yahukimo

“Dari survei yang dilakukan, beliau unggul dari beberapa kandidat lainnya, sehingga ini menjadi pertimbangan untuk memberikan rekomendasi kapada Pak Paulus Waterpauw untuk maju di Pilgub,” terangnya.

Dengan track record mentereng yang disandang Paulus Waterpauw, Martinus Werimon memastikan bahwa rekomendasi Golkar sudah tepat dan akan memenangkan Pilgub Papua.

Dikatakan, pemberian rekomendasi kepada Paulus Waterpauw bukan tanpa alasan, pasalnya pensiunan polisi bintang tiga itu punya track record yang mumpuni dan merupakan aset bangsa.

“Beliau polisi bintang tiga, Kapolda Sumut, Kapolda Papua dua kali, Pj Gubernur Papua Barat dua kali. Artinya beliau punya track record yang luar biasa dan kader bangsa yang luar biasa,”

Baca Juga :  Menteri KKP Trenggeno Bertemu KEP, Pastikan Pembangunan Ratusan SPBN Tahun Ini

Selain itu kata Werimon, pemberian rekomendasi kepada Paulus Waterpauw karena Golkar ingin menang di Pilkada Papua.

“Golkar tak mungkin kasih rekomendasi ke orang yang besok kalah, kita ini ingin menang jadi rekomendasi yang dikeluarkan harus kepada orang yang tepat. Beliau kader internal dan Golkar tidak salah dalam memberikan rekomendasi,” tegasnya.

Untuk diketahui, rekomendasi Partai Golkar diserahkan Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto kepada Paulus Waterpauw untuk maju dalam Pilkada 2024 pada Jumat (19/7/2024) malam.

Penyerahan rekomendasi juga disaksikan langsung oleh Plt Ketua DPD Golkar Papua, Ahmad Doli Kurnia Tandjung dan Sekjen DPP Partai Golkar Lodewijk F Paulus. (CR01)

Berita Terkait

KNMP Warmasen Jadi Langkah Penguatan Ekonomi Nelayan Raja Ampat
Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz Ungkap Perkembangan Kasus Penembakan Tiga Warga Sipil di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku
Angka Bunuh Diri Meningkat, Psikolog: Pencegahan Bukan Hanya Tanggung Jawab Tenaga Kesehatan
BMP RI Imbau Warga Tak Terprovokasi Usai Penembakan Pilot di Yahukimo
Staf Khusus Presiden RI Dorong Batam Bangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) UMKM untuk Tujuan Ekspor
Persekutuan Wanita GKI Didorong Jadi Pilar Kesehatan Mental Keluarga
Program SESAMA Pertamina Hadir dan Dukung Semangat Belajar Anak-anak di Doromena Papua
BM Coffee bersama Standup Indo Jayapura Akan Gelar Mini Show Bale-Bale Sumerdeka ! BURUAN GUYS
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 11:57 WIT

KNMP Warmasen Jadi Langkah Penguatan Ekonomi Nelayan Raja Ampat

Jumat, 11 September 2026 - 16:29 WIT

Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz Ungkap Perkembangan Kasus Penembakan Tiga Warga Sipil di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku

Jumat, 11 September 2026 - 07:53 WIT

Angka Bunuh Diri Meningkat, Psikolog: Pencegahan Bukan Hanya Tanggung Jawab Tenaga Kesehatan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:41 WIT

BMP RI Imbau Warga Tak Terprovokasi Usai Penembakan Pilot di Yahukimo

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:26 WIT

Staf Khusus Presiden RI Dorong Batam Bangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) UMKM untuk Tujuan Ekspor

Berita Terbaru