SUARATANAHPAPUA.COM – Sekitar 1.000 anak muda Kota Sorong mengikuti Festival Pendidikan Internasional Youth Leadership and Entrepreneurship 2026 yang menghadirkan Coach Syafii Efendi, Presiden BRICS Youth Forum, di Gedung Lambert Jitmau, Kota Sorong, Minggu (1/11/2026).
Kegiatan yang diinisiasi Ruang Timur ini menjadi wadah pengembangan kapasitas generasi muda, khususnya dalam bidang kepemimpinan, pembentukan pola pikir, dan kewirausahaan.
Dalam kesempatan tersebut, Syafii Efendi mengajak generasi muda Papua Barat Daya untuk berani memiliki cita-cita besar, membangun kemandirian, serta mengambil peran aktif dalam menentukan masa depan daerah dan bangsa.
Ia menegaskan, latar belakang daerah maupun tempat kelahiran tidak boleh menjadi penghalang bagi anak muda untuk berkembang dan meraih kesuksesan.
“Anak muda Sorong, jangan pernah merasa kecil hanya karena kalian lahir di Papua. Masa depan kalian tidak ditentukan oleh di mana kalian dilahirkan, tetapi oleh seberapa besar mimpi yang kalian perjuangkan dan seberapa berani kalian mengambil tindakan,” ujarnya di hadapan peserta.
Syafii juga mengingatkan generasi muda agar tidak sekadar menjadi penonton dalam proses pembangunan, tetapi tampil sebagai pelaku perubahan melalui kepemimpinan, inovasi, dan kewirausahaan.
“Jangan hanya menjadi penonton kemajuan, jadilah generasi yang menciptakan perubahan. Papua membutuhkan anak muda yang berani memimpin, berani berwirausaha, dan berani membuktikan diri di panggung dunia,” katanya.
Festival tersebut turut dihadiri unsur Pemerintah Kota Sorong dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Papua Barat Daya yang sekaligus membuka kegiatan.
Hadir pula Daniel Sendik Sendik, pengusaha muda asli Papua sekaligus Direktur PT Kasuari Solusi Teknologi. Ia turut berbagi pengalaman dan perspektif mengenai peluang serta tantangan dalam membangun usaha di kalangan generasi muda.
Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan memperoleh wawasan baru, meningkatkan kepercayaan diri, serta mampu mengembangkan potensi menjadi karya dan peluang usaha yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kolaborasi Ruang Timur dengan menghadirkan tokoh kepemudaan dan kewirausahaan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendorong anak muda Papua agar memiliki daya saing di tingkat nasional maupun internasional.
Festival Pendidikan Internasional Youth Leadership and Entrepreneurship 2026 membawa pesan bahwa generasi muda Papua memiliki peluang yang sama untuk berkembang dan berkontribusi di panggung global.
Dari Sorong untuk Indonesia, anak muda Papua didorong untuk tidak lagi meragukan potensi diri, tetapi mulai membangun kapasitas, menciptakan peluang, dan mengambil peran sebagai pemimpin perubahan di masa depan.








