Polisi Sebut Nopison Tebai Anggota KKB Kodap XI Odiyai

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 11 Mei 2026 - 05:24 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARATANAHPAPUA – DOGIYAI – Polres Dogiyai menegaskan bahwa pria bernama Nopison Tebai (21), yang tewas dalam kontak tembak dengan aparat kepolisian, diduga merupakan anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) TPNPB-OPM Kodap XI Odiyai Dogiyai Batalyon 03 Degeianouda.

Kapolres Dogiyai AKBP Denis Arya Putra mengatakan aparat menemukan sejumlah barang bukti saat melakukan pengamanan di lokasi kejadian perkara.

“Kita memastikan bahwa yang tewas saat kontak tembak tadi adalah anggota KKB. Pada saat kita amankan lokasi tempat kejadian perkara, dari tangannya kita temukan senjata api rakitan dan amunisi kaliber 5,56,” ujar Denis, Minggu (10/5/2026) malam.

Menurut Kapolres, selain senjata api rakitan dan amunisi, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti lainnya berupa tiga parang, satu kampak, busur panah, anak panah, telepon genggam, serta tas noken berisi dokumen terkait struktur organisasi KKB Kodap XI Odiyai/Dogiyai.

Baca Juga :  ‎Aksi Unras oleh Kelompok Solidaritas Mahasiswa Papua, Kapolresta Kombes Fredrickus: Kami Siap Kawal !

“Jadi ada beberapa dokumen dan buku yang dimiliki pelaku tentang struktur organisasi KKB Kodap XI Odiyai/Dogiyai dan KNPB. Selain itu ada juga foto ditemukan dari telepon genggamnya pelaku menggunakan atribut KKB sambil memegang senjata api,” katanya.

Denis menjelaskan tindakan tegas aparat dilakukan setelah adanya laporan masyarakat terkait gangguan keamanan yang diduga dilakukan kelompok KKB terhadap sopir lintas di jalur Trans Nabire–Paniai, tepatnya di Kampung Idadagi, Distrik Dogiyai.

Baca Juga :  KNMP Wamargege Didorong Perkuat Ekonomi Nelayan dan Potensi Udang Banana Sorong Selatan

“Jadi saat kami merespon laporan masyarakat, langsung mendapat tembakan dari kelompok KKB. Kemudian anggota pun melakukan tindakan tegas dan terukur untuk melumpuhkan para pelaku,” jelasnya.

Kapolres juga menegaskan bahwa informasi yang menyebut korban merupakan seorang pelajar hingga kini belum dapat dipastikan kebenarannya dan masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.

“Kami berharap masyarakat tidak termakan isu-isu liar yang sengaja disebarkan oleh pihak-pihak tertentu. Informasi yang menyebut korban adalah pelajar belum dapat dipastikan kebenarannya dan saat ini masih dalam proses penyelidikan,” tegasnya.

Berita Terkait

SKKK Jayapura Buka PMB 2027/2028, Ada Promo Super Early Bird hingga 11 November
Indografika Jayapura Hadirkan Kalender Custom 2027, Bikin Brand Dikenang Sepanjang Tahun
Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz dan Polres Puncak Selidiki Penikaman ASN di Ilaga, Dugaan Motif Balas Dendam Didalami
1.000 Anak Muda Sorong Bergemuruh! Pesan Presiden BRICS Youth Forum Ini Jadi Sorotan
SENTUH SISI KEMANUSIAAN, SATGAS DAMAI CARTENZ BERBAGI DENGAN ANAK PANTI ASUHAN DI JAYAPURA
PAPEDA DI KEEROM TEKANKAN DUKUNGAN KELUARGA BAGI MAMA MENYUSUI: “KETIKA BIKINNYA BERDUA, MAKA URUSNYA BERDUA”
RAWAT KEBERAGAMAN DI TANAH PAPUA, IKAWANGI PERKUAT SOLIDARITAS DAN PELESTARIAN BUDAYA
EKONOMI LESU, KAPMI TETAP OPTIMISTIS KAWAL TARGET PERTUMBUHAN 8 PERSEN
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 09:24 WIT

SKKK Jayapura Buka PMB 2027/2028, Ada Promo Super Early Bird hingga 11 November

Selasa, 3 November 2026 - 10:50 WIT

Indografika Jayapura Hadirkan Kalender Custom 2027, Bikin Brand Dikenang Sepanjang Tahun

Senin, 2 November 2026 - 11:58 WIT

Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz dan Polres Puncak Selidiki Penikaman ASN di Ilaga, Dugaan Motif Balas Dendam Didalami

Senin, 2 November 2026 - 11:41 WIT

1.000 Anak Muda Sorong Bergemuruh! Pesan Presiden BRICS Youth Forum Ini Jadi Sorotan

Minggu, 1 November 2026 - 15:35 WIT

SENTUH SISI KEMANUSIAAN, SATGAS DAMAI CARTENZ BERBAGI DENGAN ANAK PANTI ASUHAN DI JAYAPURA

Berita Terbaru