SUARATANAHPAPUA.COM – Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz melaporkan adanya kendala dalam proses evakuasi jenazah korban Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Yahukimo, Papua. Kontak tembak antara aparat dan kelompok bersenjata serta kondisi cuaca ekstrem menjadi hambatan utama dalam operasi evakuasi ini.
Kontak Tembak dan Cuaca Buruk Jadi Hambatan Utama
Menurut Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen. Pol. Faizal Ramadhani, Satgas Penegakan Hukum (Gakkum) di Yahukimo telah menerima informasi mengenai adanya tiga korban tambahan dari aksi kekerasan yang dilakukan oleh KKB. “Kami mendapat informasi bahwa ada tiga jenazah lagi yang menjadi korban dari kelompok kriminal bersenjata ini,” ujar Brigjen Faizal saat diwawancarai media pada hari selasa 25 september 2025.
SOT Brigjen. Pol. Faizal Ramadhani, Kepala Operasi Damai Cartenz
“Kami belum dapat mengkonfirmasi jumlah pasti dan identitas korban karena kami belum berhasil mencapai lokasi kejadian perkara (TKP). Kontak tembak yang terjadi kemarin menghalangi kami untuk melanjutkan perjalanan.”
Proses Evakuasi Ditunda Akibat Cuaca Ekstrem
Selain kontak tembak, Brigjen Faizal menyebutkan bahwa evakuasi yang direncanakan hari ini terpaksa ditunda akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Yahukimo sejak pagi. “Hujan sangat lebat di Yahukimo hari ini. Akhirnya diputuskan untuk tidak melanjutkan evakuasi,” katanya. Kondisi ini membuat tim evakuasi sulit menyeberangi sungai dengan arus yang semakin deras.
Informasi Sementara: Lima Korban Tewas
Terkait jumlah korban, Brigjen Faizal menyebutkan bahwa informasi sementara yang diterima adalah lima orang, meskipun hal ini masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut. “Informasi yang kami dapat ada lima,” tambahnya.
Penyelidikan Lanjut dan Verifikasi Korban
Brigjen Faizal juga menegaskan bahwa data mengenai identitas para korban masih dalam proses penyelidikan. “Kami baru dapat memastikan data korban setelah jenazah berhasil dievakuasi dan dicocokkan,” tutupnya.