Bupati Turun Tangan, Gerakan ASRI Ubah Wajah Tiom Jadi Lebih Bersih

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 1 April 2026 - 10:30 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARATANAHPAPUA.COM – Semangat kebersamaan menyelimuti Distrik Tiom, ibu kota Kabupaten Lanny Jaya, ketika Bupati Aletinus Yigibalom, S.Pd memimpin langsung pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah). Kegiatan ini bukan sekadar aksi bersih-bersih, melainkan sebuah gerakan moral dan sosial yang menegaskan komitmen pemerintah daerah bersama masyarakat untuk mewujudkan lingkungan yang sehat, indah, dan nyaman.

Gerakan ini lahir sebagai tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia dalam Rapat Koordinasi Pemerintah Pusat dan Daerah pada 2 Februari 2026, serta Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 600.11/889/SJ tanggal 18 Februari 2026. Dengan penuh semangat, Bupati bersama Sekda Tendien Wenda, S.Th., S.IP., M.Si, jajaran OPD, TNI/Polri, dan masyarakat bergandengan tangan membersihkan sudut-sudut kota Tiom.

Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa kegiatan ASRI bukan hanya memenuhi instruksi pusat, tetapi juga merupakan wujud nyata cinta terhadap tanah Lanny Jaya. “Kita ingin Lanny Jaya menjadi rumah yang hijau, bersih, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat. Ini bukan pekerjaan sehari, melainkan gerakan berkelanjutan yang harus kita rawat bersama,” ujarnya penuh semangat.

Baca Juga :  Langkah Strategis Papua, Aplikasi SIKAP OAP Diperluas ke Kaimana

Kegiatan bersih-bersih dilaksanakan bukan hanya saja di pasar mama-mama di Tiom tapi juga seluruh tempat sentral di distrik Tiom. Selain itu Pemda Lanny Jaya juga mamastikan bahwa TPA di Kabupaten Lanny Jaya juga sudah tersedia sehingga nantinya tempat pembuangan sampah sudah disediakan.

Sebelum aksi bersih-bersih, pemerintah daerah telah lebih dulu melakukan penanaman pohon di berbagai titik. Langkah ini menjadi simbol harapan akan masa depan yang lebih hijau. Bupati juga menginstruksikan seluruh kepala distrik di Lanny Jaya untuk meniru langkah ini, sehingga gerakan ASRI tidak hanya berhenti di Tiom, tetapi menyebar ke seluruh penjuru kabupaten.

Baca Juga :  KKB Intan Jaya Serang Polsek Homeyo, 1 Warga Tewas

Lebih dari sekadar kegiatan fisik, gerakan ini membawa pesan moral: menjaga kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Bupati berpesan agar masyarakat tidak hanya ikut serta dalam kegiatan, tetapi juga menjadikannya kebiasaan sehari-hari. “Kebersihan dan keindahan bukan hanya untuk hari ini. Mari kita jaga bersama, agar anak-anak kita tumbuh di lingkungan yang sehat dan indah,” katanya.

Suasana penuh semangat terlihat ketika masyarakat, aparat, dan pemerintah bekerja bahu-membahu. Anak-anak, pemuda, hingga orang tua ikut serta, menciptakan pemandangan yang menginspirasi: sebuah kota yang bergerak bersama demi masa depan yang lebih baik.

Gerakan Indonesia ASRI di Lanny Jaya menjadi bukti bahwa perubahan besar dimulai dari langkah kecil. Dengan kebersamaan, kepedulian, dan cinta terhadap lingkungan, Lanny Jaya menegaskan dirinya sebagai kabupaten yang tidak hanya indah secara alamiah, tetapi juga indah karena warganya menjaga dan merawatnya

Berita Terkait

Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz Ungkap Perkembangan Kasus Penembakan Tiga Warga Sipil di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku
Angka Bunuh Diri Meningkat, Psikolog: Pencegahan Bukan Hanya Tanggung Jawab Tenaga Kesehatan
BMP RI Imbau Warga Tak Terprovokasi Usai Penembakan Pilot di Yahukimo
Staf Khusus Presiden RI Dorong Batam Bangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) UMKM untuk Tujuan Ekspor
Persekutuan Wanita GKI Didorong Jadi Pilar Kesehatan Mental Keluarga
Program SESAMA Pertamina Hadir dan Dukung Semangat Belajar Anak-anak di Doromena Papua
BM Coffee bersama Standup Indo Jayapura Akan Gelar Mini Show Bale-Bale Sumerdeka ! BURUAN GUYS
Barisan Merah Putih Papua Desak Pembebasan Sembilan Warga yang Disandera di Jila
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 16:29 WIT

Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz Ungkap Perkembangan Kasus Penembakan Tiga Warga Sipil di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku

Jumat, 11 September 2026 - 07:53 WIT

Angka Bunuh Diri Meningkat, Psikolog: Pencegahan Bukan Hanya Tanggung Jawab Tenaga Kesehatan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:41 WIT

BMP RI Imbau Warga Tak Terprovokasi Usai Penembakan Pilot di Yahukimo

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:26 WIT

Staf Khusus Presiden RI Dorong Batam Bangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) UMKM untuk Tujuan Ekspor

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:32 WIT

Persekutuan Wanita GKI Didorong Jadi Pilar Kesehatan Mental Keluarga

Berita Terbaru