Velix Wanggai: Komite Eksekutif Hadir untuk Tata Ulang Pembangunan Papua Secara Terpadu

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 19 Desember 2025 - 19:36 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARATANAHPAPUA.COM — Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Velix Wanggai, menegaskan pembentukan Komite Eksekutif merupakan kebijakan strategis Presiden Republik Indonesia untuk menata ulang dan mengelola pembangunan di Tanah Papua secara terpadu, terarah, dan berkelanjutan.

Pernyataan tersebut disampaikan Velix usai rapat bersama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) di Jakarta, Rabu (18/12).

Menurut Velix, Komite Eksekutif merupakan kebijakan direktif Presiden sebagai bagian dari hak prerogatif kepala negara dalam menghadirkan kelembagaan khusus yang mampu mengelola kompleksitas pembangunan Papua.

“Komite Eksekutif ini adalah kebijakan langsung dari Bapak Presiden. Ada maksud besar di balik pembentukannya, terutama dalam merespons dinamika geopolitik serta kebutuhan menata kembali tata kelola otonomi khusus Papua secara lebih efektif,” ujar Velix.

Baca Juga :  Penjabat Gubernur Ribka Haluk Sambut dan Apresiasi Deklarasi Kampanye Damai Pilkada 2024 Yang Digelar KPU Papua Tengah

Ia menjelaskan, rapat tersebut dihadiri tujuh pimpinan Komite Eksekutif dan diterima langsung oleh Menteri PANRB bersama Wakil Menteri serta para deputi. Fokus utama pembahasan adalah desain kelembagaan Komite Eksekutif agar selaras dengan strategi besar percepatan pembangunan Papua yang telah ditetapkan Presiden.

“Prinsipnya, struktur harus mengikuti strategi. Walaupun berbentuk komite, mandat kami adalah menjalankan strategi besar percepatan pembangunan Papua. Karena itu, Ibu Menteri PANRB akan membentuk tim kecil untuk merumuskan desain kelembagaan yang paling tepat,” jelasnya.

Selain aspek kelembagaan, pertemuan juga membahas agenda reformasi birokrasi dan penguatan aparatur sipil negara (ASN) di Tanah Papua, termasuk skema penerimaan PPPK dan penataan tenaga honorer.

Baca Juga :  Talkshow Motivasi di Merauke, Psikolog Ajak Generasi Muda Papua Tingkatkan Kepercayaan Diri

“Kami mulai menyusun manajemen ASN Papua secara komprehensif, mulai dari perencanaan kebutuhan, rekrutmen yang lebih afirmatif, pengembangan karier, hingga program magang ASN Papua di kementerian dan lembaga pusat,” tambah Velix.

Velix menegaskan bahwa percepatan pembangunan Papua tidak dapat dijalankan secara sektoral, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas aktor, baik di tingkat daerah maupun nasional.

“Komite Eksekutif tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan seluruh pemangku kepentingan di Tanah Papua serta sinergi dengan kementerian dan lembaga nasional menjadi kunci keberhasilan,” tegasnya.

Menutup pernyataannya, Velix menyampaikan salam kepada seluruh masyarakat Papua dan menegaskan komitmen Komite Eksekutif untuk bekerja dengan penuh dedikasi demi kemajuan Tanah Papua.

Berita Terkait

Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz Ungkap Perkembangan Kasus Penembakan Tiga Warga Sipil di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku
Angka Bunuh Diri Meningkat, Psikolog: Pencegahan Bukan Hanya Tanggung Jawab Tenaga Kesehatan
BMP RI Imbau Warga Tak Terprovokasi Usai Penembakan Pilot di Yahukimo
Staf Khusus Presiden RI Dorong Batam Bangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) UMKM untuk Tujuan Ekspor
Persekutuan Wanita GKI Didorong Jadi Pilar Kesehatan Mental Keluarga
Program SESAMA Pertamina Hadir dan Dukung Semangat Belajar Anak-anak di Doromena Papua
BM Coffee bersama Standup Indo Jayapura Akan Gelar Mini Show Bale-Bale Sumerdeka ! BURUAN GUYS
Barisan Merah Putih Papua Desak Pembebasan Sembilan Warga yang Disandera di Jila
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 16:29 WIT

Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz Ungkap Perkembangan Kasus Penembakan Tiga Warga Sipil di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku

Jumat, 11 September 2026 - 07:53 WIT

Angka Bunuh Diri Meningkat, Psikolog: Pencegahan Bukan Hanya Tanggung Jawab Tenaga Kesehatan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:41 WIT

BMP RI Imbau Warga Tak Terprovokasi Usai Penembakan Pilot di Yahukimo

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:26 WIT

Staf Khusus Presiden RI Dorong Batam Bangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) UMKM untuk Tujuan Ekspor

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:32 WIT

Persekutuan Wanita GKI Didorong Jadi Pilar Kesehatan Mental Keluarga

Berita Terbaru