Lewat Community Christmas Flights, Freeport Distribusikan 90 Ton Logistik Natal ke Pegunungan Mimika

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 29 Desember 2025 - 16:10 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Freeport Indonesia (PTFI) kembali menunjukkan komitmennya terhadap masyarakat di wilayah operasional melalui program Community Christmas Flights. Menjelang perayaan Natal 2025, perusahaan menerbangkan sekitar 90 ton bahan makanan dan kebutuhan Natal milik warga di wilayah dataran tinggi Kabupaten Mimika.

Pengiriman dilakukan menggunakan helikopter PTFI ke wilayah Lembah Aroanop, Lembah Tsinga, dan Lembah Jila, yang selama ini memiliki keterbatasan akses transportasi darat.

Kepala Suku Aroanop, Andreanus Janampa, menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut. Menurutnya, dukungan PTFI sangat membantu warga karena tingginya biaya dan risiko pengangkutan barang menggunakan helikopter sewa.

“Terima kasih atas bantuan pengiriman bahan makanan ke Lembah Tsinga dan Aroanop. Atas nama kepala suku, kami menyampaikan terima kasih kepada PTFI. Tuhan memberkati,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Tokoh Masyarakat Tsinga, Yoab Beanal, yang menilai pengiriman menggunakan helikopter PTFI memungkinkan bahan makanan dan kebutuhan Natal tiba tepat waktu di kampung-kampung.

Baca Juga :  Lukas Christian Sohilait Resmi jadi PJ SEKDA Papua, Siap Bekerja Maksimal

Senior Vice President (SVP) Sustainable Development PTFI, Nathan Kum, menjelaskan bahwa Community Christmas Flights merupakan program rutin yang telah dijalankan sejak 2015.

“Program ini bertujuan memudahkan warga membawa bahan makanan dan kebutuhan Natal yang mereka beli di Timika ke kampung masing-masing. Dengan helikopter PTFI, pengangkutan menjadi lebih cepat, aman, dan efektif,” jelasnya.

Dari total 90 ton barang yang diangkut, 8,4 ton merupakan bantuan langsung dari PTFI. Seluruh barang telah melalui pemeriksaan X-Ray di Bandara Mozes Kilangin Timika sebelum diterbangkan menggunakan metode sling load, yaitu kargo digantung di bawah helikopter dengan kabel baja sesuai standar keselamatan penerbangan.

Penerbangan dilakukan sebanyak 35 kali pada periode 7–23 Desember 2025, dengan rute dari Bandara Mozes Kilangin Timika menuju sejumlah titik penurunan di kampung-kampung di Aroanop, Tsinga, dan Jila. Waktu tempuh rata-rata setiap penerbangan sekitar satu jam pulang-pergi.

Baca Juga :  Indosat Ooredoo Hutchison Resmikan AI Experience Center di Jayapura, Hadirkan Manfaat Nyata AI bagi Masyarakat Indonesia Timur

Nathan menambahkan, metode sling load dinilai paling efektif karena helikopter dapat langsung menjangkau kampung, sehingga warga tidak perlu berjalan kaki berjam-jam melewati medan pegunungan yang berisiko.

Selain di dataran tinggi, PTFI juga mendukung angkutan Natal di wilayah sekitar operasional perusahaan, seperti Kampung Banti 1, Banti 2, Kimbeli, dan Opitawak. Selama periode 15–24 Desember 2025, tercatat 36 perjalanan bus yang mengangkut 1.473 penumpang serta 126 ton bahan makanan dan kebutuhan Natal.

Di wilayah dataran rendah, PTFI turut membantu mobilitas dan angkutan barang warga Suku Kamoro, termasuk di Kampung Koperapoka, Nayaro, Tipuka, Ayuka, dan Nawaripi.

Berita Terkait

Konsinyering RUU Pengaturan Reforma Agraria, Wamen Ossy Harapkan Kebijakan yang Adil dan Mampu Selesaikan Persoalan Agraria
Satgas Operasi Damai Cartenz Bantah informasi yang menyebut Sopir Lajuran Wamena Anggota
Koops TNI Habema Ungkap Insiden Pengemudi Lajuran Tewas di Jalur Wamena-Mbua
Kampung Nelayan Merah Putih Waryesi: Warga dan Pemerintah Bangun Masa Depan Ekonomi Pesisir
KNMP Warmasen Jadi Langkah Penguatan Ekonomi Nelayan Raja Ampat
Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz Ungkap Perkembangan Kasus Penembakan Tiga Warga Sipil di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku
Angka Bunuh Diri Meningkat, Psikolog: Pencegahan Bukan Hanya Tanggung Jawab Tenaga Kesehatan
BMP RI Imbau Warga Tak Terprovokasi Usai Penembakan Pilot di Yahukimo
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 06:44 WIT

Konsinyering RUU Pengaturan Reforma Agraria, Wamen Ossy Harapkan Kebijakan yang Adil dan Mampu Selesaikan Persoalan Agraria

Kamis, 17 September 2026 - 06:03 WIT

Satgas Operasi Damai Cartenz Bantah informasi yang menyebut Sopir Lajuran Wamena Anggota

Rabu, 16 September 2026 - 14:06 WIT

Koops TNI Habema Ungkap Insiden Pengemudi Lajuran Tewas di Jalur Wamena-Mbua

Rabu, 16 September 2026 - 13:45 WIT

Kampung Nelayan Merah Putih Waryesi: Warga dan Pemerintah Bangun Masa Depan Ekonomi Pesisir

Selasa, 15 September 2026 - 11:57 WIT

KNMP Warmasen Jadi Langkah Penguatan Ekonomi Nelayan Raja Ampat

Berita Terbaru