Kapendam XVII/Cenderawasih Tegaskan Kematian Ibu Hamil di RSMI Bukan Akibat Lamban Penanganan

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 28 Desember 2025 - 09:06 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARATANAHPAPUA.COM – Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih Letkol Inf Tri Purwanto, S.I.P., membantah kabar yang beredar di media sosial terkait meninggalnya seorang ibu hamil akibat dugaan lambannya penanganan medis di Rumah Sakit Tingkat II Marthen Indey (RSMI), Jayapura. Kapendam menjelaskan, kasus tersebut terjadi pada Sabtu, 27 Desember 2025, saat almarhumah Ny. Martha (43) menjalani proses persalinan di RSMI. Ia terlebih dahulu menyampaikan belasungkawa kepada keluarga atas peristiwa tersebut. “Saya menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga atas meninggalnya Ny. Martha saat proses persalinan di rumah sakit,” ujar Kapendam. Menurut Kapendam, pihak Kodam XVII/Cenderawasih melalui Kepala Rumah Sakit Marthen Indey, Kolonel Ckm dr. Rudi Dwi Laksono, telah menggelar pertemuan bersama Dinas Kesehatan Provinsi Papua untuk membahas secara mendalam aspek teknis medis dalam penanganan pasien.
Baca Juga :  CIMB Niaga Optimalkan Aplikasi OCTO untuk Dukung Transaksi Nasabah Selama Ramadan hingga Libur Nyepi dan Idulfitri 2026
“Kami melibatkan Dinas Kesehatan untuk memastikan secara transparan apakah penanganan medis sudah sesuai standar operasional prosedur atau ada kekurangan. Ini merupakan bentuk komitmen kami terhadap transparansi dalam kasus kematian ibu dan anak,” jelasnya. Kapendam juga mengungkapkan, dokter spesialis kebidanan dan kandungan yang menangani pasien, dr. David Randel Christanto, Sp.OG, Subsp. KFM, menyatakan bahwa penyebab kematian diduga kuat akibat emboli air ketuban, sebuah komplikasi persalinan yang sangat langka namun bersifat fatal. “Kondisi ini terjadi sangat cepat. Pasien tiba-tiba mengalami henti napas, wajah membiru, saat proses pembukaan hampir lengkap,” terang dr. David, seraya menambahkan bahwa pihak rumah sakit telah memberikan edukasi medis kepada suami pasien terkait kondisi tersebut.
Baca Juga :  Hotel Horison Kotaraja Papua Hadirkan Deretan Promo Spesial Agustus untuk Meriahkan Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia
Berdasarkan data medis rumah sakit, Kapendam menegaskan bahwa penanganan terhadap pasien yang berada pada usia kehamilan 37–38 minggu selama perawatan pada 26–27 Desember 2025 telah dilakukan sesuai prosedur yang berlaku. “Penanganan pasien selama dirawat di rumah sakit sudah sesuai dengan SOP,” tegas Kapendam. Sebagai tindak lanjut, pihak Rumah Sakit Marthen Indey dijadwalkan akan menggelar pertemuan resmi dengan keluarga pasien pada Senin pagi, 29 Desember 2025. Kapendam pun mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai dan menyebarkan informasi sepihak yang belum terkonfirmasi. “Saya berharap masyarakat lebih bijak dan mengacu pada sumber resmi sebelum menyebarkan informasi,” pungkasnya.

Berita Terkait

SKKK Jayapura Buka PMB 2027/2028, Ada Promo Super Early Bird hingga 11 November
Indografika Jayapura Hadirkan Kalender Custom 2027, Bikin Brand Dikenang Sepanjang Tahun
Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz dan Polres Puncak Selidiki Penikaman ASN di Ilaga, Dugaan Motif Balas Dendam Didalami
1.000 Anak Muda Sorong Bergemuruh! Pesan Presiden BRICS Youth Forum Ini Jadi Sorotan
SENTUH SISI KEMANUSIAAN, SATGAS DAMAI CARTENZ BERBAGI DENGAN ANAK PANTI ASUHAN DI JAYAPURA
PAPEDA DI KEEROM TEKANKAN DUKUNGAN KELUARGA BAGI MAMA MENYUSUI: “KETIKA BIKINNYA BERDUA, MAKA URUSNYA BERDUA”
RAWAT KEBERAGAMAN DI TANAH PAPUA, IKAWANGI PERKUAT SOLIDARITAS DAN PELESTARIAN BUDAYA
EKONOMI LESU, KAPMI TETAP OPTIMISTIS KAWAL TARGET PERTUMBUHAN 8 PERSEN
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 09:24 WIT

SKKK Jayapura Buka PMB 2027/2028, Ada Promo Super Early Bird hingga 11 November

Selasa, 3 November 2026 - 10:50 WIT

Indografika Jayapura Hadirkan Kalender Custom 2027, Bikin Brand Dikenang Sepanjang Tahun

Senin, 2 November 2026 - 11:58 WIT

Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz dan Polres Puncak Selidiki Penikaman ASN di Ilaga, Dugaan Motif Balas Dendam Didalami

Senin, 2 November 2026 - 11:41 WIT

1.000 Anak Muda Sorong Bergemuruh! Pesan Presiden BRICS Youth Forum Ini Jadi Sorotan

Minggu, 1 November 2026 - 15:35 WIT

SENTUH SISI KEMANUSIAAN, SATGAS DAMAI CARTENZ BERBAGI DENGAN ANAK PANTI ASUHAN DI JAYAPURA

Berita Terbaru