Jenazah Remaja yang Tenggelam di Distrik Dal Ditemukan di Ginid Bawah, Nduga
Nduga, 4 November 2025 — Setelah tiga hari dinyatakan hilang akibat terseret arus di Distrik Dal, satu jenazah korban tenggelam akhirnya ditemukan di kawasan Ginid Bawah, Kabupaten Nduga. Korban diketahui bernama Yupin Pokniangge (17), seorang pelajar yang sebelumnya dilaporkan hilang saat menyeberangi kali.
Laporan penemuan jenazah pertama kali disampaikan keluarga kepada pihak Rumah Sakit Elvrida Sara pada Selasa siang, sebelum kemudian diteruskan ke Polres Nduga untuk ditangani lebih lanjut.
Proses Evakuasi Dipimpin Kapolres Nduga
Kapolres Nduga AKBP Alredo A. Rumbiak, S.I.K., M.Tr.Mil bersama Kasat Samapta Ipda Motalip Litiloly, S.AP, dan delapan personel piket langsung menuju lokasi penemuan pada pukul 13.52 WIT. Tim medis dari RS Elvrida Sara turut mendampingi untuk memastikan penanganan jenazah dilakukan sesuai prosedur.
Pada pukul 14.28 WIT, Plt. Bupati Nduga Yoas Beon, S.IP tiba di lokasi guna memberikan dukungan emosional kepada keluarga korban.
Jenazah kemudian dibawa ke RS Elvrida Sara untuk proses pembersihan sebelum akhirnya disemayamkan di rumah duka pada pukul 18.17 WIT.
Kronologi Kejadian
Menurut keterangan pihak keluarga, korban bersama sejumlah rekannya sebelumnya bermain voli di Distrik Dal. Setelah itu, mereka menggunakan wifi di sekitar lokasi sebelum memutuskan menyeberangi kali. Namun arus deras menyeret mereka, menyebabkan Yupin tenggelam dan hilang.
Pagi tadi sekitar pukul 08.00 WIT, keluarga melakukan ritual adat sebelum memulai pencarian. Berdasarkan petunjuk adat tersebut, korban diyakini terbawa arus Kali Kenyam hingga ke wilayah Ginid Bawah, tempat jenazah akhirnya ditemukan.
Temuan Medis
Hasil pemeriksaan dokter RS Elvrida Sara menunjukkan tanda-tanda kematian yang konsisten dengan korban tenggelam dan telah berada di air selama beberapa hari.
Jenazah mengalami lebam di beberapa bagian tubuh, pembusukan lanjutan, serta kulit yang mengelupas. Estimasi waktu kematian diperkirakan sekitar 72 jam sebelum ditemukan.
Dimakamkan Besok
Rencananya, jenazah akan dimakamkan pada Rabu, 5 November 2025 di Kompleks Barak Merah, Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga.







