Komisi IV DPR RI Tinjau Fasilitas Karantina di Pelabuhan Laut Jayapura, Bahas Penguatan SDM dan Infrastruktur

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 3 November 2025 - 09:15 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURABadan Karantina Indonesia melalui Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Papua mendampingi Komisi IV DPR RI dalam kunjungan kerja reses masa persidangan I tahun sidang 2025–2026 di Satuan Pelayanan (Satpel) Pelabuhan Laut Jayapura, Jumat (31/10).

Kunjungan yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Ahmad Yohan itu diikuti sejumlah anggota Komisi IV, Deputi Karantina Tumbuhan Bambang, serta Kepala BBKHIT Papua Lutfie Natsir. Dalam kesempatan tersebut, rombongan meninjau langsung kondisi dan kebutuhan fasilitas karantina di wilayah Papua.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan, yang menekankan pentingnya penguatan fasilitas, SDM, serta dukungan teknologi dan laboratorium di seluruh daerah, termasuk wilayah perbatasan timur Indonesia.

Deputi Karantina Tumbuhan Bambang menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Komisi IV terhadap penguatan lembaga karantina di daerah.

“Kami berterima kasih atas kunjungan Komisi IV yang hadir langsung meninjau kondisi di lapangan. Dukungan ini penting untuk menjaga sumber daya hayati nasional dan keamanan pangan,” ujarnya.

Bambang menjelaskan, saat ini jumlah pegawai karantina secara nasional sekitar 4.000 orang, sedangkan kebutuhan ideal mencapai 17.000 pegawai. Setelah terbentuknya Badan Karantina Indonesia pada 2024, sebanyak 517 pegawai baru telah ditambahkan untuk memperkuat kinerja lembaga.

Baca Juga :  OTK Serang Personel Polres Puncak Jaya Saat Lintasi Distrik Kalome, Puncak Jaya

Sementara itu, Ahmad Yohan menegaskan komitmen DPR untuk terus memperjuangkan peningkatan kapasitas lembaga karantina, terutama di Papua.

“Kantor karantina di Papua perlu segera dibenahi. Kami ingin fasilitas dan laboratoriumnya diperkuat agar fungsi pengawasan dan pelayanannya semakin optimal,” tegasnya.

Kepala BBKHIT Papua Lutfie Natsir memaparkan, BBKHIT Papua saat ini memiliki enam satuan pelayanan, yaitu di Bandara Sentani, Skouw, Pelabuhan Jayapura, Biak, Serui, dan Laboratorium.

Baca Juga :  Gubernur Papua Sampaikan Isu Strategis Perbatasan dalam Rapat Komisi II DPR RI

Untuk periode Januari–September 2025, komoditas pakan ternak tercatat sebagai domestik masuk tertinggi di karantina hewan dengan 25.766 ton. Di karantina ikan, ikan kering mendominasi domestik masuk sebesar 260 ton, sedangkan ikan tuna mencapai 2.893 ton domestik keluar. Pada karantina tumbuhan, beras mencatat 45.078 ton domestik masuk, dan CPO (Crude Palm Oil) sebanyak 44.192 ton domestik keluar.

“Kami berharap dukungan untuk penyediaan tanah dan bangunan bagi Satpel Pelabuhan Laut Jayapura serta laboratorium, juga adanya insentif Papua untuk memperkuat pelayanan karantina,” tutur Lutfie.

Kunjungan kerja ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat sistem karantina nasional di wilayah timur Indonesia, sekaligus mendukung perlindungan sumber daya hayati dan peningkatan potensi ekspor daerah.

Berita Terkait

Kunjungi Lima Kampung di Okaba, TP PKK Merauke Perkuat Pengasuhan Anak dan Kesehatan Warga
Pembunuhan Pilot Nicolas Gosselin, AMA Tegaskan Tetap Berkomitmen Layani Pedalaman Papua
Polda Papua Kawal Penanganan Jenazah Pilot AMA Korban Penyerangan di Yahukimo
Usai 15 Tahun Vakum, Dewan Adat Mamberamo-Apawer Resmi Bentuk Kepengurusan Baru
Kapolda Papua, Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si.,: Polda Papua Semarakkan Hari Bhayangkara ke-80 Melalui Lomba Memancing, Pererat Soliditas dan Kebersamaan
Kapolda Papua Resmi Tutup Kejuaraan Menembak Kapolda Papua Cup 2026, Perkuat Sinergi Dan Cetak Atlet Berprestasi
Pertamina Berkah Salurkan Santunan untuk 5 Panti Asuhan di Jayapura
Sidang PTUN Jayapura, Gubernur Akui Usulan PAW Naftali Kobepa Telah Diterima
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 11:21 WIT

Kunjungi Lima Kampung di Okaba, TP PKK Merauke Perkuat Pengasuhan Anak dan Kesehatan Warga

Sabtu, 4 Juli 2026 - 06:56 WIT

Pembunuhan Pilot Nicolas Gosselin, AMA Tegaskan Tetap Berkomitmen Layani Pedalaman Papua

Sabtu, 4 Juli 2026 - 06:53 WIT

Polda Papua Kawal Penanganan Jenazah Pilot AMA Korban Penyerangan di Yahukimo

Jumat, 3 Juli 2026 - 06:16 WIT

Usai 15 Tahun Vakum, Dewan Adat Mamberamo-Apawer Resmi Bentuk Kepengurusan Baru

Senin, 29 Juni 2026 - 08:28 WIT

Kapolda Papua Resmi Tutup Kejuaraan Menembak Kapolda Papua Cup 2026, Perkuat Sinergi Dan Cetak Atlet Berprestasi

Berita Terbaru