Breaking! Polda Papua Pastikan Harga Beras SPHP Tak Boleh Lewati Rp13.500

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 6 November 2025 - 12:16 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polda Papua dan Bulog Lepas 165 Ton Beras SPHP untuk Stabilkan Harga di Tiga Provinsi Papua

Jayapura, Kamis (6/11/2025) — Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Papua bersama Perum Bulog resmi melepas 165 ton Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk masyarakat di wilayah hukum Polda Papua. Langkah ini merupakan tindak lanjut Rakor Satgas Pengendalian Harga Beras tingkat pusat yang dipimpin Kabareskrim Polri.

Dirreskrimsus Polda Papua sekaligus Koordinator Satgas Pengendalian Harga Beras Wilayah Papua, Kombes Pol I Gusti Made Sudarma Putra, mengatakan bahwa pelepasan beras SPHP ini adalah wujud komitmen Polri membantu pemerintah menstabilkan harga beras di Papua, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.

Hari ini kita mendistribusikan total 165 ton beras SPHP. Papua induk 95 ton, Papua Pegunungan 30 ton, dan Papua Selatan 40 ton,” jelasnya dalam kegiatan pelepasan beras di Jayapura.

Baca Juga :  Penjabat Gubernur Ribka Haluk Lantik Panitia Seleksi DPRK Se-Provinsi Papua Tengah Periode 2024-2029

Ia menyebut, distribusi kali ini merupakan uji coba (test case) untuk memastikan penyaluran berjalan lancar dan tepat sasaran. Program SPHP juga diharapkan dapat menjaga harga beras tetap sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp13.500 per kilogram atau Rp67.500 per kemasan 5 kilogram.

Masyarakat yang menemukan penjualan beras SPHP melebihi harga HET diminta segera melapor.

Silakan laporkan ke Polres atau langsung ke Satreskrim setempat jika menemukan pelanggaran harga. Satreskrim menjadi pengendali harga beras di tiap Polres,” tegas Kombes I Gusti.

Distribusi Tantang Wilayah Pegunungan

Ia mengakui pendistribusian beras di Papua memiliki tantangan tersendiri, terutama di daerah yang hanya dapat dijangkau melalui jalur udara seperti Pegunungan Bintang dan Yalimo. Selain akses sulit, biaya angkut yang tinggi serta waktu tempuh yang bisa mencapai tiga minggu menjadi persoalan utama.

Baca Juga :  Guru Tewas Ditikam OTK Yahukimo, Situasi Mencekam

“Untuk daerah dengan ongkos angkut tinggi, kita akan bahas dukungan transportasi bersama Bulog agar harga tetap terjangkau oleh masyarakat,” ujarnya.

Bulog Pastikan Stok Beras Aman Hingga Akhir Tahun

Perwakilan Bulog Papua menyampaikan apresiasi kepada Polda Papua atas dukungan dalam menjaga stabilitas harga pangan. Hingga awal November 2025, sekitar 800 ton beras SPHP telah didistribusikan bersama Polda Papua.

Bulog memastikan stok beras di wilayah Papua aman.

Stok beras di enam provinsi Papua mencapai sekitar 22 ribu ton, ditambah 11 ribu ton lagi yang sedang dalam perjalanan. Stok aman hingga Natal dan Tahun Baru,” ujar perwakilan Bulog.

Program pelepasan beras SPHP oleh Polda Papua diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh beras dengan harga terjangkau serta mencegah upaya penimbunan dan permainan harga oleh oknum pedagang.

Berita Terkait

Kunjungi Lima Kampung di Okaba, TP PKK Merauke Perkuat Pengasuhan Anak dan Kesehatan Warga
Pembunuhan Pilot Nicolas Gosselin, AMA Tegaskan Tetap Berkomitmen Layani Pedalaman Papua
Polda Papua Kawal Penanganan Jenazah Pilot AMA Korban Penyerangan di Yahukimo
Usai 15 Tahun Vakum, Dewan Adat Mamberamo-Apawer Resmi Bentuk Kepengurusan Baru
Kapolda Papua, Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si.,: Polda Papua Semarakkan Hari Bhayangkara ke-80 Melalui Lomba Memancing, Pererat Soliditas dan Kebersamaan
Kapolda Papua Resmi Tutup Kejuaraan Menembak Kapolda Papua Cup 2026, Perkuat Sinergi Dan Cetak Atlet Berprestasi
Pertamina Berkah Salurkan Santunan untuk 5 Panti Asuhan di Jayapura
Sidang PTUN Jayapura, Gubernur Akui Usulan PAW Naftali Kobepa Telah Diterima
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 11:21 WIT

Kunjungi Lima Kampung di Okaba, TP PKK Merauke Perkuat Pengasuhan Anak dan Kesehatan Warga

Sabtu, 4 Juli 2026 - 06:56 WIT

Pembunuhan Pilot Nicolas Gosselin, AMA Tegaskan Tetap Berkomitmen Layani Pedalaman Papua

Sabtu, 4 Juli 2026 - 06:53 WIT

Polda Papua Kawal Penanganan Jenazah Pilot AMA Korban Penyerangan di Yahukimo

Jumat, 3 Juli 2026 - 06:16 WIT

Usai 15 Tahun Vakum, Dewan Adat Mamberamo-Apawer Resmi Bentuk Kepengurusan Baru

Senin, 29 Juni 2026 - 08:28 WIT

Kapolda Papua Resmi Tutup Kejuaraan Menembak Kapolda Papua Cup 2026, Perkuat Sinergi Dan Cetak Atlet Berprestasi

Berita Terbaru