Ketum JMSI Nikmati Surga Raja Ampat, Titip Pesan Jaga Kelestarian Alam

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 24 Oktober 2025 - 11:08 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Dr Teguh Santosa MA menyempatkan diri menikmati keindahan alam Raja Ampat

Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Dr Teguh Santosa MA menyempatkan diri menikmati keindahan alam Raja Ampat

SUARATANAHPAPUA.COMKetua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Dr Teguh Santosa MA menyempatkan diri menikmati keindahan alam Raja Ampat, Papua Barat Daya, di sela menghadiri pelantikan Pengurus Daerah (Pengda) JMSI Provinsi Papua Barat Daya periode 2025–2030, awal pekan ini.

Didampingi Ketua OKK JMSI, Teguh berkunjung ke Kampung Arborek, Distrik Meosmansar, Kabupaten Raja Ampat. Dalam kunjungan santai tersebut, Teguh mengungkapkan kekagumannya terhadap pesona alam Raja Ampat yang disebutnya sebagai “surga yang diturunkan ke bumi.”

“Kalau kita tahu bahwa Papua Barat Daya, khususnya Raja Ampat, seindah ini, dari dulu kita sudah ke sini. Agak terlambat sebetulnya, tapi tidak apa-apa. Kita senang bisa berkunjung ke Raja Ampat. Ini surga yang diturunkan ke bumi,” ujar Teguh.

a juga menitipkan pesan penting kepada masyarakat dan pemangku kebijakan di daerah agar pembangunan di Raja Ampat dilakukan dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.

“Pesan saya, jaga kelestarian alam. Pembangunan harus mempertimbangkan aspek ekologi dan keberlanjutan ekosistem. Ini membutuhkan kerja keras kita semua. Bukan hanya pemerintah, tetapi masyarakat dan media juga harus menjadi mitra yang konstruktif,” tambahnya.

Baca Juga :  Wagub Ones Bertemu Menteri Perumahan, Hunian Layak untuk Warga Papua Pegunungan Segera Terwujud

Bagi pencinta laut dan budaya, Kampung Arborek di Raja Ampat bukan sekadar destinasi wisata, tapi perpaduan antara keindahan alam dan sejarah rohani yang kuat.

Selain panorama bawah lautnya yang menakjubkan, Arborek memiliki Tugu Injil Marthen Mambraku, ikon desa yang sarat makna. Tugu ini dibangun untuk mengenang masuknya Injil pertama kali ke Arborek pada tahun 1936, dan diresmikan pada 4 November 2017. Kini, monumen tersebut menjadi spot foto favorit wisatawan, sekaligus simbol perjalanan iman masyarakat setempat.

Untuk mencapai Arborek, wisatawan bisa memulai perjalanan dari Pelabuhan Sorong menuju Waisai, ibu kota Kabupaten Raja Ampat, menggunakan speedboat dengan waktu tempuh sekitar 2–3 jam. Dari Waisai, perjalanan dilanjutkan ke Arborek dengan speedboat tambahan selama 1–2 jam.

Alternatif lain adalah menyewa kapal phinisi, pilihan populer bagi mereka yang ingin menikmati pengalaman “liveaboard” — berlayar di antara gugusan pulau sambil menyelam, snorkeling, atau sekadar berjemur di dek kapal sambil menikmati panorama laut Raja Ampat yang tiada duanya.

Baca Juga :  Silaturahmi Jadi Kunci Harmoni Satgas Humas Ops Damai Cartenz-2024 bersama Awak Media di Jayapura

Setibanya di Arborek, pengunjung akan disambut hamparan pasir putih halus, air laut sejernih kristal, dan langit biru yang membentang luas. Tak hanya menyelam atau snorkeling, wisatawan juga bisa berinteraksi dengan warga lokal yang ramah, belajar menenun noken atau membuat kerajinan khas Arborek yang terbuat dari daun pandan laut.

Menjelang sore, suasana Arborek berubah dramatis. Cahaya jingga mentari terbenam memantul di permukaan laut, menghadirkan siluet pulau-pulau hijau yang seolah menari di kejauhan. Pemandangan ini menjadi momen paling ditunggu — detik-detik matahari tenggelam yang meninggalkan kesan magis dan sulit dilupakan.

Arborek bukan hanya tempat untuk dikunjungi, tapi pengalaman yang dirasakan dengan hati — di mana alam, budaya, dan spiritualitas berpadu sempurna di satu titik kecil di Raja Ampat. 🌅

Berita Terkait

Kunjungi Lima Kampung di Okaba, TP PKK Merauke Perkuat Pengasuhan Anak dan Kesehatan Warga
Pembunuhan Pilot Nicolas Gosselin, AMA Tegaskan Tetap Berkomitmen Layani Pedalaman Papua
Polda Papua Kawal Penanganan Jenazah Pilot AMA Korban Penyerangan di Yahukimo
Usai 15 Tahun Vakum, Dewan Adat Mamberamo-Apawer Resmi Bentuk Kepengurusan Baru
Kapolda Papua, Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si.,: Polda Papua Semarakkan Hari Bhayangkara ke-80 Melalui Lomba Memancing, Pererat Soliditas dan Kebersamaan
Kapolda Papua Resmi Tutup Kejuaraan Menembak Kapolda Papua Cup 2026, Perkuat Sinergi Dan Cetak Atlet Berprestasi
Pertamina Berkah Salurkan Santunan untuk 5 Panti Asuhan di Jayapura
Sidang PTUN Jayapura, Gubernur Akui Usulan PAW Naftali Kobepa Telah Diterima
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 11:21 WIT

Kunjungi Lima Kampung di Okaba, TP PKK Merauke Perkuat Pengasuhan Anak dan Kesehatan Warga

Sabtu, 4 Juli 2026 - 06:56 WIT

Pembunuhan Pilot Nicolas Gosselin, AMA Tegaskan Tetap Berkomitmen Layani Pedalaman Papua

Sabtu, 4 Juli 2026 - 06:53 WIT

Polda Papua Kawal Penanganan Jenazah Pilot AMA Korban Penyerangan di Yahukimo

Jumat, 3 Juli 2026 - 06:16 WIT

Usai 15 Tahun Vakum, Dewan Adat Mamberamo-Apawer Resmi Bentuk Kepengurusan Baru

Senin, 29 Juni 2026 - 08:28 WIT

Kapolda Papua Resmi Tutup Kejuaraan Menembak Kapolda Papua Cup 2026, Perkuat Sinergi Dan Cetak Atlet Berprestasi

Berita Terbaru