Heboh! Mahkota Cenderawasih Dibakar, DPR Minta Kepala BBKSDA Papua Dicopot dari Jabatannya

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 22 Oktober 2025 - 06:52 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARATANAHPAPUA.COM – Anggota DPR RI Dapil Papua, Yan Permenas Mandenas, mengecam keras tindakan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua yang melakukan pemusnahan sejumlah mahkota Cenderawasih dengan cara dibakar.

Mandenas menilai, meskipun langkah penertiban terhadap kepemilikan atribut yang berasal dari satwa dilindungi perlu dilakukan, namun cara pembakaran tersebut justru menunjukkan ketidakpekaan terhadap nilai-nilai adat dan budaya masyarakat Papua.

“Langkah penertiban saya dukung, tapi tidak dibenarkan melakukan penertiban dengan membakar mahkota Cenderawasih,” tegas Yan Mandenas dalam keterangan persnya di Jakarta, Selasa (21/10/2025).

Politisi Partai Gerindra itu menegaskan bahwa mahkota Cenderawasih bukan sekadar hiasan, tetapi memiliki makna sakral dan simbol kehormatan Orang Asli Papua (OAP). Dalam tradisi adat, mahkota ini digunakan oleh pemimpin adat dalam upacara adat, tarian tradisional, hingga penyambutan tamu kehormatan seperti presiden dan pejabat negara.

Baca Juga :  Tiga Hari Hilang, Remaja Nduga Ditemukan Tak Bernyawa di Ginid Bawah

“Penertiban boleh dilakukan, tapi membakar mahkota itu sama saja melecehkan budaya dan jati diri orang Papua,” ujar Mandenas yang juga mantan anggota DPR Papua.

Menurutnya, tindakan BBKSDA Papua mencerminkan kurangnya pemahaman terhadap nilai simbolik mahkota Cenderawasih. Ia menilai seharusnya benda-benda bernilai budaya itu dimuseumkan sebagai warisan dan identitas kultural masyarakat Papua, bukan dimusnahkan.

“Mahkota Cenderawasih memiliki nilai adat dan budaya yang tinggi. Bukan dibakar, tapi seharusnya disimpan dan dijaga sebagai simbol kebanggaan orang Papua,” tegasnya.

Baca Juga :  14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

Mandenas juga mendesak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk mengevaluasi dan mengambil langkah tegas terhadap pihak BBKSDA Papua yang terlibat dalam aksi pembakaran tersebut.

“Saya minta Kementerian Kehutanan maupun Kementerian Lingkungan Hidup yang menaungi BBKSDA Papua segera mengevaluasi pimpinan mereka. Bila perlu, kepala balainya diganti atau dimutasi, karena jelas tidak memahami nilai sakral dari mahkota Cenderawasih,” ujarnya tegas.

Ia menambahkan, apabila pemerintah pusat tidak segera mengambil langkah konkret, dirinya akan membawa persoalan ini ke forum resmi DPR RI.

“Sebagai wakil rakyat Papua, saya akan menyuarakan ini lebih keras di DPR jika tidak ada tindakan cepat dan tegas dari pemerintah pusat,” pungkas Yan Mandenas.

Berita Terkait

Kunjungi Lima Kampung di Okaba, TP PKK Merauke Perkuat Pengasuhan Anak dan Kesehatan Warga
Pembunuhan Pilot Nicolas Gosselin, AMA Tegaskan Tetap Berkomitmen Layani Pedalaman Papua
Polda Papua Kawal Penanganan Jenazah Pilot AMA Korban Penyerangan di Yahukimo
Usai 15 Tahun Vakum, Dewan Adat Mamberamo-Apawer Resmi Bentuk Kepengurusan Baru
Kapolda Papua, Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si.,: Polda Papua Semarakkan Hari Bhayangkara ke-80 Melalui Lomba Memancing, Pererat Soliditas dan Kebersamaan
Kapolda Papua Resmi Tutup Kejuaraan Menembak Kapolda Papua Cup 2026, Perkuat Sinergi Dan Cetak Atlet Berprestasi
Pertamina Berkah Salurkan Santunan untuk 5 Panti Asuhan di Jayapura
Sidang PTUN Jayapura, Gubernur Akui Usulan PAW Naftali Kobepa Telah Diterima
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 11:21 WIT

Kunjungi Lima Kampung di Okaba, TP PKK Merauke Perkuat Pengasuhan Anak dan Kesehatan Warga

Sabtu, 4 Juli 2026 - 06:56 WIT

Pembunuhan Pilot Nicolas Gosselin, AMA Tegaskan Tetap Berkomitmen Layani Pedalaman Papua

Sabtu, 4 Juli 2026 - 06:53 WIT

Polda Papua Kawal Penanganan Jenazah Pilot AMA Korban Penyerangan di Yahukimo

Jumat, 3 Juli 2026 - 06:16 WIT

Usai 15 Tahun Vakum, Dewan Adat Mamberamo-Apawer Resmi Bentuk Kepengurusan Baru

Senin, 29 Juni 2026 - 08:28 WIT

Kapolda Papua Resmi Tutup Kejuaraan Menembak Kapolda Papua Cup 2026, Perkuat Sinergi Dan Cetak Atlet Berprestasi

Berita Terbaru