Pembangunan Patung Gusdur dan Acub Zainal Menjadi Poin Penting Dalam Silaturahmi Adat Dengan Forkompimda

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 12 Juni 2025 - 08:55 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARATANAHPAPUA.COM – Dalam sebuah momentum bersejarah, Forum Silaturahmi antara para Otoritas Adat dan FORKOPIMDA Plus diselenggarakan di Obhe Warke – Para-para Adat Port Numbay, Kota Jayapura. Kegiatan ini mengusung tema: “Merajut Harmoni Demokrasi dan Pembangunan Melalui Kebijaksanaan Adat untuk Masa Depan Papua.”

Forum ini digagas oleh Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Port Numbay sebagai bentuk konsolidasi moral, budaya, dan strategi bersama dalam menghadapi dinamika pembangunan dan demokrasi di Tanah Papua.

Acara ini dihadiri oleh Penjabat Gubernur Papua, pimpinan FORKOPIMDA, para tokoh adat dari tujuh wilayah adat, tokoh agama, tokoh perempuan dan pemuda, serta berbagai elemen masyarakat lintas suku yang tergabung dalam Forum Komunikasi Lintas Kerukunan Nusantara (FORKOM-LKN) Papua.

Mewakili masyarakat adat Port Numbay dan seluruh masyarakat adat khususnya di Tanah Tabi, mengusulkan satu warisan monumental bagi generasi Papua kini dan esok.

Baca Juga :  ASN Papua Ucap Syukur, Gubernur Papua Matius Fakhiri Dinilai Pemimpin Terbaik

Pertama, kami mengusulkan kepada Pemerintah Daerah dan seluruh unsur FORKOPIMDA Provinsi, Kabupaten dan Kota, untuk membangun dua patung monumental di jantung Port Numbay – Kota Jayapura, sebagai penghormatan abadi atas dua tokoh besar yang telah menorehkan jejak sejarah penting di Tanah Papua:

  1. Patung K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur)
    Presiden Republik Indonesia ke-4 ini adalah pemimpin yang dengan ketulusan dan keberanian mengembalikan nama “Papua”, sebuah nama yang menghidupkan kembali jati diri dan harga diri kami, Orang Asli Papua.
    Gus Dur bukan sekadar tokoh nasional. Ia adalah bapak demokrasi bagi rakyat Papua, yang membuka ruang dialog, menyuburkan nilai kemanusiaan, dan memperkuat eksistensi adat sebagai bagian sah dari bangsa ini.
    Patung Gus Dur bukan sekadar lambang. Ia adalah pesan yang hidup: bahwa bangsa ini menghargai keberagaman dan menghormati akar budaya.
  2. Patung Brigjen TNI (Purn.) Acub Zaenal
    Gubernur Irian Jaya ke-5 sekaligus mantan Panglima Kodam XVII/Tjenderawasih ke-5 yang meletakkan pondasi awal infrastruktur pemerintahan dan menata wajah Kota Jayapura – Port Numbay sebagai pusat peradaban administratif di timur Indonesia.
    Beliau adalah sosok yang tidak hanya membangun dengan tangan kekuasaan, tapi juga dengan hati kebangsaan.
    Patung Acub Zaenal adalah pengakuan sejarah atas peran konstruktif militer dalam pembangunan Papua yang damai dan terstruktur.
Baca Juga :  Tim Hukum Maximus-Peggi Proses Hukum Pencemaran Nama Baik dan Media Abal-Abal

Pengusulan Ini ditanggapi Positif oleh Pj Gubernur dan meminta secepatnya dibuatkan Kajian. “poin itu nanti direvisi harus dibuatkan kajian, sehingga ini dalam pembangunan juga ada dasarnya dan saya juga intinya,” Tegasnya.

Berita Terkait

Kunjungi Lima Kampung di Okaba, TP PKK Merauke Perkuat Pengasuhan Anak dan Kesehatan Warga
Pembunuhan Pilot Nicolas Gosselin, AMA Tegaskan Tetap Berkomitmen Layani Pedalaman Papua
Polda Papua Kawal Penanganan Jenazah Pilot AMA Korban Penyerangan di Yahukimo
Usai 15 Tahun Vakum, Dewan Adat Mamberamo-Apawer Resmi Bentuk Kepengurusan Baru
Kapolda Papua, Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si.,: Polda Papua Semarakkan Hari Bhayangkara ke-80 Melalui Lomba Memancing, Pererat Soliditas dan Kebersamaan
Kapolda Papua Resmi Tutup Kejuaraan Menembak Kapolda Papua Cup 2026, Perkuat Sinergi Dan Cetak Atlet Berprestasi
Pertamina Berkah Salurkan Santunan untuk 5 Panti Asuhan di Jayapura
Sidang PTUN Jayapura, Gubernur Akui Usulan PAW Naftali Kobepa Telah Diterima
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 11:21 WIT

Kunjungi Lima Kampung di Okaba, TP PKK Merauke Perkuat Pengasuhan Anak dan Kesehatan Warga

Sabtu, 4 Juli 2026 - 06:56 WIT

Pembunuhan Pilot Nicolas Gosselin, AMA Tegaskan Tetap Berkomitmen Layani Pedalaman Papua

Sabtu, 4 Juli 2026 - 06:53 WIT

Polda Papua Kawal Penanganan Jenazah Pilot AMA Korban Penyerangan di Yahukimo

Jumat, 3 Juli 2026 - 06:16 WIT

Usai 15 Tahun Vakum, Dewan Adat Mamberamo-Apawer Resmi Bentuk Kepengurusan Baru

Senin, 29 Juni 2026 - 08:28 WIT

Kapolda Papua Resmi Tutup Kejuaraan Menembak Kapolda Papua Cup 2026, Perkuat Sinergi Dan Cetak Atlet Berprestasi

Berita Terbaru