Otoritas Adat dan Elemen Strategis Papua Serukan Komitmen Jaga Kedamaian dan Demokrasi Jelang PSU

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 12 Juni 2025 - 08:30 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARATANAHPAPUA.COM – Para otoritas adat dari berbagai wilayah Papua bersama tokoh-tokoh strategis lintas sektor menyatakan komitmen bersama untuk menjaga kedamaian, keadilan, dan keharmonisan menjelang pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Provinsi Papua.

Pernyataan sikap bersama ini disampaikan oleh para Ondoafi, kepala suku, tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh pemuda, akademisi, serta elemen paguyuban yang tergabung dalam Forum Komunikasi Lintas Kerukunan Nusantara (FORKOM-LKN Papua). Deklarasi ini juga disaksikan langsung oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua dan Wali Kota Jayapura.

Dalam pernyataan tersebut, mereka menegaskan pentingnya menjaga Provinsi Papua sebagai “rumah besar bersama” yang dibangun atas dasar nilai-nilai adat, budaya, dan semangat persaudaraan Nusantara. Komitmen penuh diberikan untuk mendukung pelaksanaan PSU secara damai, jujur, adil, dan bermartabat.

Baca Juga :  Tunggu Keputusan Akhir! Sidang Pilgub Papua 2024 Masuki Tahap Pembuktian di MK

Selain itu, masyarakat adat diajak menolak kekerasan, politik uang, provokasi, serta penyebaran hoaks. Proses demokrasi diharapkan tetap mengedepankan musyawarah, kasih, dan persatuan.

“Kami mendorong agar penyelenggara pemilu, aparat keamanan, dan pemerintah menjalankan tugas secara netral dan menghormati nilai-nilai adat dengan melibatkan tokoh adat sebagai mitra strategis,” tulis salah satu poin dalam pernyataan tersebut.

Pernyataan itu juga menolak segala bentuk eksploitasi politik yang merusak tatanan adat dan kehormatan kampung, serta berpotensi memicu konflik horizontal di tengah masyarakat.

Para tokoh adat menegaskan bahwa demokrasi tanpa akar budaya akan rapuh. Oleh karena itu, seluruh proses politik dan pembangunan di Papua harus melibatkan dan menghormati entitas adat sebagai bagian tak terpisahkan dari sistem sosial.

Baca Juga :  Penjabat Gubernur Ribka Haluk Ucap Turut Berdukacita Atas Meninggalnya Ausilius You

Deklarasi tersebut mencakup dukungan penuh terhadap kepemimpinan Penjabat Gubernur Papua, Mayjen TNI (Purn.) Ramses Limbong, yang dinilai berhasil menjaga stabilitas daerah dengan gaya kepemimpinan yang humanis dan terbuka selama masa transisi.

Sebagai langkah konkrit, mereka juga mengusulkan pembentukan Forum Tetap Adat dan Pemerintah sebagai wadah komunikasi dan kolaborasi antara lembaga adat dan pemerintah daerah dalam menyusun dan mengharmonisasikan kebijakan.

Pernyataan sikap ini diakhiri dengan amanat kepada Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Port Numbay untuk menyampaikan dokumen resmi tersebut kepada pemerintah, penyelenggara pemilu, dan seluruh pemangku kepentingan sebagai wujud kesepahaman dan komitmen menjaga demokrasi dan harmoni di Bumi Cenderawasih.

Berita Terkait

Karantina Papua Lepasliarkan Flora dan Fauna Endemik Hasil Gagalkan Penyelundupan
Kunjungi Lima Kampung di Okaba, TP PKK Merauke Perkuat Pengasuhan Anak dan Kesehatan Warga
Pembunuhan Pilot Nicolas Gosselin, AMA Tegaskan Tetap Berkomitmen Layani Pedalaman Papua
Polda Papua Kawal Penanganan Jenazah Pilot AMA Korban Penyerangan di Yahukimo
Usai 15 Tahun Vakum, Dewan Adat Mamberamo-Apawer Resmi Bentuk Kepengurusan Baru
Kapolda Papua, Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si.,: Polda Papua Semarakkan Hari Bhayangkara ke-80 Melalui Lomba Memancing, Pererat Soliditas dan Kebersamaan
Kapolda Papua Resmi Tutup Kejuaraan Menembak Kapolda Papua Cup 2026, Perkuat Sinergi Dan Cetak Atlet Berprestasi
Pertamina Berkah Salurkan Santunan untuk 5 Panti Asuhan di Jayapura
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 09:47 WIT

Karantina Papua Lepasliarkan Flora dan Fauna Endemik Hasil Gagalkan Penyelundupan

Minggu, 5 Juli 2026 - 11:21 WIT

Kunjungi Lima Kampung di Okaba, TP PKK Merauke Perkuat Pengasuhan Anak dan Kesehatan Warga

Sabtu, 4 Juli 2026 - 06:56 WIT

Pembunuhan Pilot Nicolas Gosselin, AMA Tegaskan Tetap Berkomitmen Layani Pedalaman Papua

Sabtu, 4 Juli 2026 - 06:53 WIT

Polda Papua Kawal Penanganan Jenazah Pilot AMA Korban Penyerangan di Yahukimo

Senin, 29 Juni 2026 - 21:22 WIT

Kapolda Papua, Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si.,: Polda Papua Semarakkan Hari Bhayangkara ke-80 Melalui Lomba Memancing, Pererat Soliditas dan Kebersamaan

Berita Terbaru