Pemprov Papua Tengah Menggelar Pelatihan Georaphic Informasi System

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 5 Desember 2024 - 12:13 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NABIRE, REPORTASEPAPUA – Badan Perencanaan, PembangunanRiset dan Inovasi Daerah (BAPPERINDA) Provinsi Papua Tengah menggelar pelatihan Georaphic Informasi Syastem (GIS) berbasis komputer, yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya aparatur di lingkungan Provinsi Papua Tengah, Kamis (5/12/2024).

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Provinsi Papua Tengah, Menase Kadepa, mengungkapkan dalam era digital yang berkembang pesat saat ini, penguasaan teknologi informasi dan pemafaatan data berbasis spasial telah menjadi kebutuhan mutlak bagi Aparatur Sipil Negara.

“Geographic Information System (GIS) adalah salah satu teknologi penting yang dapat digunakan untuk mendukung perencanaan, pengelolaan, dan pengambilan keputusan berbasis data yang akurat dan terintegrasi,” ungkap Menase pada saat membacakan sambutan Pj Gubernur Papua Tengah.

Baca Juga :  Ketua Pengprov Anggar Papua Yakini Ketua KONI Papua yang Baru Mampu Kembalikan Kejayaan Olahraga Papua

Ia menjelaskan melalui GIS, dapat menganalisa data tata ruang, berbagai kepetingan, seperti perencanaan wilayah,
meliputi Tata Ruang, Pembangunan Infrastruktur, dan Manajemen Sumber Daya Alam.

”Kemudian dapat melihat Pelayanan Publik, yang dapat memberikan informasi yang lebih transparan dan cepat kepada masyarakat. Lalu mitigasi Bencana, yang dapat memantau wilayah rawan bencana dan merancang langkah-langkah mitigasi yang lebih baik,” katanya.

Oleh karena itu, lanjut Kadepan, pelatihan ini merupakan langkah staretegis dalam meningkatkan kompetensi para Aparatur di Papua Tengah, agar mampu menjawab tantangan pembangunan di Provinsi Papua Tengah dengan pendekatan berbasis teknologi.

Baca Juga :  APRESIASI UNTUK PETRONELA KRENAK & PESAN KHUSUS BAGI FGM GKI DI TANAH PAPUA

“Provinsi Papua Tengah memiliki keunikan dan tentangan tersendiri, terutama dalam pengelolaan wilayah yang luas dan beragam. Yang lebih tetap sasaran, mempercepat pembangunan, dan menjaga keberlanjutkan lingkungan hidup,” ujarnya.

Kadepan berharap pelatihan ini tidak hanya menjadi ajang untuk menambah pengtahuan, tetap juga membangun budaya kerja yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

”Saya mengingkatkan kepada seluruh peserta pelatihan agar berperan aktif untuk bertanya, berdiskusi dan memperdalam pemahaman tentang GIS. Lalu menerapkan ilmu yang diperoleh dalam tugas sehari-hari demi peningkatan pelayanan publik. Kemudian dapat bersinergi antar lembaga dalam penggunaan GIS,” pungkasnya.

Berita Terkait

Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz Ungkap Perkembangan Kasus Penembakan Tiga Warga Sipil di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku
Angka Bunuh Diri Meningkat, Psikolog: Pencegahan Bukan Hanya Tanggung Jawab Tenaga Kesehatan
BMP RI Imbau Warga Tak Terprovokasi Usai Penembakan Pilot di Yahukimo
Staf Khusus Presiden RI Dorong Batam Bangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) UMKM untuk Tujuan Ekspor
Persekutuan Wanita GKI Didorong Jadi Pilar Kesehatan Mental Keluarga
Program SESAMA Pertamina Hadir dan Dukung Semangat Belajar Anak-anak di Doromena Papua
BM Coffee bersama Standup Indo Jayapura Akan Gelar Mini Show Bale-Bale Sumerdeka ! BURUAN GUYS
Barisan Merah Putih Papua Desak Pembebasan Sembilan Warga yang Disandera di Jila
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 16:29 WIT

Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz Ungkap Perkembangan Kasus Penembakan Tiga Warga Sipil di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku

Jumat, 11 September 2026 - 07:53 WIT

Angka Bunuh Diri Meningkat, Psikolog: Pencegahan Bukan Hanya Tanggung Jawab Tenaga Kesehatan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:41 WIT

BMP RI Imbau Warga Tak Terprovokasi Usai Penembakan Pilot di Yahukimo

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:26 WIT

Staf Khusus Presiden RI Dorong Batam Bangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) UMKM untuk Tujuan Ekspor

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:32 WIT

Persekutuan Wanita GKI Didorong Jadi Pilar Kesehatan Mental Keluarga

Berita Terbaru