LSM KAMPAK Papua: Polda Papua Jangan Kendor Soal Kasus Predator Seks

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 26 November 2024 - 06:47 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIAK, REPORTASEPAPUA – LSM KAMPAK Papua, meminta kepada penyidik Reskrimum Polda Papua, untuk tidak memberikan penanguhan penahanan kepada mantan Bupati Biak , sebab pihaknya sering mendapat ancaman bahkan rumahnya dilempari oleh oknum yang diduga bagian dari kelompok pelaku.

“Ini pidana murni jadi harus ditindak tegas, jadi jangan ada intervensi dari pihak manapun, sekarang yang bersangkutan sudah ditahan di Polda, kami minta yang bersangkutan jangan diberikan penangguhan penahanan, menghirup udara segar, tetapi harus ditahan selama 20 hari sesuai dengan KUHAP, karena kami sendiri diancam oleh keluarga pelaku, bahkan saya punya rumah diempar, datang dengan topeng-topeng tetapi kami tetap melawan demi keadilan untuk keluarga korban” tandas Ketua LSM Kampak Papua, John Rumkorem di Biak, 26 November 2024.

Baca Juga :  Kapendam XVII/Cenderawasih Tegaskan Kematian Ibu Hamil di RSMI Bukan Akibat Lamban Penanganan

LSM Kampak kata Rumkorem mendukung proses hukum yang dilakukan Polda Papua, oleh karena itu tidak boleh ada intervensi dari pihak manapun.

“Terkait adanya surat Kapolri jika ada kasus hukum yang diselidiki untuk dipending selama Pilkada, tetapi kasus ini beda, ini pidana murni mantan pejabat, yang menyalahgunakan jabatannya untuk melakukan pelecehan seksual terhadap anak dibawah usia” tandasnya.

“Maka dengan ini kami menyatakan kepada Kapolri, bahwa kasus asusila anak dibawah umur, ini kasus pidana murni, jangan ketika ada situasi pilkada seperti ini mau digiring ada kepentingan politik, saya kira ini adalah modus”  pungkasnya.

 

HAN ditahan selama 20 hari kedepan

Baca Juga :  Tegakkan Disiplin dari Internal, Propam Polres Jayapura Razia Kendaraan Personil

Semenrara itu Kabidhumas Polda Papua Kombes Benny Prabowo Mengatakan, Pelaku saat ini masih terus diperiksa dan sudah dilakukan penahanan selama 20 haari kedepan.

“Ia sudah ditahan selama 20 hari dan penyidik terus melakukan pemeriksaan serta lengkapi lagi pernyataan saksi saksi saat ini ada 7 saksi,” katanya saat ditemui di mapolda papua.

Calon Bupati Biak Numfor, Papua, berinisial HAN, dilaporkan ke polisi atas dugaan pelecehan seksual sesama jenis terhadap RR, pada 9 November 2024 lalu.

HAN dilaporan dengan nomor LP/B/425/XI/2024/SPKT/Polres Biak Numfor/Polda Papua/9 Nov 2024 tentang tindak pidana sebagai mana dimaksud dalam rumusan pasal 6 UU RI no 13 tahun 2022 tentang tindak pidana kekerasan seksual.

Berita Terkait

Optimalkan Pemanfaatan Tanah, Plh. Dirjen PPTR: Manfaat Nyata untuk Masyarakat
DPO PENEMBAKAN BRIGPOL RONALD ENOK DITANGKAP DI PUNCAK JAYA, SEORANG WARGA TURUT DIAMANKAN
HOTEL HORISON KOTARAJA TAWARKAN PROMO KULINER NUSANTARA DAN PAKET MENGINAP MULAI RP589 RIBU
PATROLI DI KALI BRAZA YAHUKIMO, PRAJURIT TNI AMANKAN SENJATA API DAN AMUNISI MILIK KELOMPOK BERSENJATA
Tim URC Polres Jayapura Temukan Motor Hasil Curanmor di Sentani, Siap Dikembalikan kepada Pemilik
Billy Mambrasar Kritik Kepala Bakom RI Atas Lemahnya Komunikasi Pemerintah Terkait Isu Papua
SKKK Jayapura Buka PMB 2027/2028, Ada Promo Super Early Bird hingga 11 November
Indografika Jayapura Hadirkan Kalender Custom 2027, Bikin Brand Dikenang Sepanjang Tahun
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 21:13 WIT

Optimalkan Pemanfaatan Tanah, Plh. Dirjen PPTR: Manfaat Nyata untuk Masyarakat

Jumat, 6 November 2026 - 21:12 WIT

DPO PENEMBAKAN BRIGPOL RONALD ENOK DITANGKAP DI PUNCAK JAYA, SEORANG WARGA TURUT DIAMANKAN

Jumat, 6 November 2026 - 21:10 WIT

HOTEL HORISON KOTARAJA TAWARKAN PROMO KULINER NUSANTARA DAN PAKET MENGINAP MULAI RP589 RIBU

Jumat, 6 November 2026 - 07:51 WIT

PATROLI DI KALI BRAZA YAHUKIMO, PRAJURIT TNI AMANKAN SENJATA API DAN AMUNISI MILIK KELOMPOK BERSENJATA

Kamis, 5 November 2026 - 18:12 WIT

Tim URC Polres Jayapura Temukan Motor Hasil Curanmor di Sentani, Siap Dikembalikan kepada Pemilik

Berita Terbaru