Dugaan Calon Bupati Predator Gay Harus Dituntaskan, Ketua Pemuda Papua Parubahan Apresiasi Polda Papua

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 22 November 2024 - 13:59 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARATANAHPAPUA.COM – Salah satu kandidat bupati di Provinsi Papua ditangkap di Biak, Jumat (22/11/2024) pukul 05.30 WIT dan selanjutnya diterbangkan ke Polda Papua untuk menjalani penahanan.

Polda Papua langsung menangkap HN setelah ditetapkan sebagai tersangka karena melakukan kejahatan yang masuk kategori luar biasa atau extraordinary.

‘’Alasan penangkapan karena ini adalah kejahatan luar biasa atau extraordinari karena dugaan pelecehan seksual terhadap seorang laki-laki yang dilakukan oleh seorang laki-laki,’’ terang Direskrimum Polda Papua Kombes Pol Kombes Polisi Achmad Fauzi kepada media di Mapolda Papua.

Kombes Fauzi yang langsung memimpin penangkapan menjelaskan, tersangka dilaporkan oleh RK pada 9 November 2024 korban dari dugaan tindak pidana kekerasan seksual yang dilakukan HN.

Baca Juga :  Tunggu Keputusan Akhir! Sidang Pilgub Papua 2024 Masuki Tahap Pembuktian di MK

Sebelumnya, HN pernah dipanggil sebagai saksi, namun setelah hasil visum korban keluar dan berdasarkan laporan ke Polres Biak, Polda Papua kemudian menetapkan HN sebagai tersangka dan langsung di tahan.

Korban RK seorang pemuda usia 18 tahun dan sudah tamat SMA, korban dan tersangka sudah saling mengenal sejak RK duduk di kelas 1 SMA.

Proses penangkapan di rumah tersangka sampai dibawa ke Bandara Frans Kaisiepo di Biak dan diterbangkan ke Polda Papua menurut Kombes Fauzi berlangsung aman dan tidak ada perlawanan.

Baca Juga :  Herry Ario Naap Bebas Setelah Sidang yang Menegangkan, Anthon Raharusun: Kemenangan Hukum!

Sementara itu Ketua Pemuda Papua Parubahan Jacob Albert Pangkali mengaprerasi Polda Papua yang melakukan penangkapan terhadap HN yang merupakan petinggi salah satu partai besar di Indonesia dan juga di Papua.

‘’Saya selaku Ketua Pemuda Papua Perubahan sangat menyesal dengan kasus dugaan pelecahan seksual yang dilakukan salah satu petinggi partai bear di Republik Indonesia khususnya di Papua. Kami sangat mendukung kinerja Polda Papua untuk segera menuntaskan kasus tersebut karena setiap warga negara sama di mata hukum,’’ terang Pangkali. (rdk)

Berita Terkait

Kunjungi Lima Kampung di Okaba, TP PKK Merauke Perkuat Pengasuhan Anak dan Kesehatan Warga
Satgas Damai Cartenz Dalami Penembakan Pilot AS dan Pembakaran Pesawat PT AMA di Yahukimo
Pembunuhan Pilot Nicolas Gosselin, AMA Tegaskan Tetap Berkomitmen Layani Pedalaman Papua
Polda Papua Kawal Penanganan Jenazah Pilot AMA Korban Penyerangan di Yahukimo
Usai 15 Tahun Vakum, Dewan Adat Mamberamo-Apawer Resmi Bentuk Kepengurusan Baru
Kapolda Papua, Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si.,: Polda Papua Semarakkan Hari Bhayangkara ke-80 Melalui Lomba Memancing, Pererat Soliditas dan Kebersamaan
Kapolda Papua Resmi Tutup Kejuaraan Menembak Kapolda Papua Cup 2026, Perkuat Sinergi Dan Cetak Atlet Berprestasi
Pertamina Berkah Salurkan Santunan untuk 5 Panti Asuhan di Jayapura
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 11:21 WIT

Kunjungi Lima Kampung di Okaba, TP PKK Merauke Perkuat Pengasuhan Anak dan Kesehatan Warga

Sabtu, 4 Juli 2026 - 06:59 WIT

Satgas Damai Cartenz Dalami Penembakan Pilot AS dan Pembakaran Pesawat PT AMA di Yahukimo

Sabtu, 4 Juli 2026 - 06:56 WIT

Pembunuhan Pilot Nicolas Gosselin, AMA Tegaskan Tetap Berkomitmen Layani Pedalaman Papua

Sabtu, 4 Juli 2026 - 06:53 WIT

Polda Papua Kawal Penanganan Jenazah Pilot AMA Korban Penyerangan di Yahukimo

Jumat, 3 Juli 2026 - 06:16 WIT

Usai 15 Tahun Vakum, Dewan Adat Mamberamo-Apawer Resmi Bentuk Kepengurusan Baru

Berita Terbaru