Punya Segudang Pengalaman, Sosok Paulus Waterpauw Seperti ” Bintang Jatuh “

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 2 Mei 2024 - 23:25 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Nasarudin Sili Luli *)
PUNYA nama besar dan popularitas, sosok Paulus Waterpauw sangat berpengaruh pada pesta demokrasi Pilkada Papua yang akan diselenggarakan November 2024.

Kemunculan namanya jelang Pilkada serentak otomatis mengubah peta kontestasi politik pada provinsi Induk- Papua. Saya menyebut PW ini seperti meteor yang kemudian memasuki atmosfer bumi yang biasa disebut “bintang jatuh”.

Sekali lagi, PW ini seperti “bintang jatuh” ke bumi Papua yang kemudian membuat nama calon gubernur dan wakil gubernur yang sebelumnya santer terdengar dikuping publik Papua menjadi tidak relevan jika mereka mau face to face pada pilkada mendatang.

Setidaknya Papua butuh kepemimpinan profetik dan transformatif, kompleksitas situasi dan tantangan yang dihadapi Papua saat ini memerlukan kepemimpinan yang kuat disemua lini.

Pertama, salah satu permasalahan yang belum menemukan titik penyelesaiannya hingga saat ini adalah merosotnya integritas para pemimpin daerah Papua sebelumnya. Sejarah mencatat banyak pemimpin daerah /Papua yang sering kali menyalahgunakan kekuasaannya (korupsi) yang justru berujung negatif terhadap pemimpin Papua itu sendiri sehingga menghilangkan rasa simpati dan empati dari masyarakat Papua sendiri.

Baca Juga :  Pengadilan Tinggi Jayapura Batalkan Vonis Ny. Suciyanti, LBH Sebut Keadilan Akhirnya Ditegakkan

Kompleksitas yang dihadapi Papua hari ini dan kedepan membutuhkan sosok pemimpin yang mempunyai kapasitas dan integritas yang dapat memberikan rasa keadilan dan kesejahteraan bagi masyarakat Papua. Salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin Papua dengan segala problematikanya hari ini ialah mampu mempengaruhi (hal -hal yang positif dan bermanfaat) dengan kapasitas yang dimilikinya.

Sekali lagi kepemimpinan Papua kedepan harus mempunyai kemampuan spiritualitas, intelektualitas dan kepemimpinan (leadership) yang mumpuni, dan saya kira dari semua prasyarat di atas ada pada sosok PW.

Kedua, Papua membutuhkan kepemimpinan profetik: konsep kepemimpinan Papua kedepan harus berdasarkan nilai moral dan spiritual masyarakat Papua. Era reformasi telah banyak melahirkan pemimpin dan politisi yang pragmatis dan oportunistik dengan wawasan kebangsaan yang rapuh.

Di Papua saat ini pemimpin yang memiliki sikap kenegarawan (statesmanship) sangat kurang sehingga kerinduan kan hadirnya negarawan semakin terasa belakangan ini.
Sosok PW, memiliki integritas, tidak tersangkut kasus yang merugikan masyarakat banyak (Papua) termasuk korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) serta asusila. PW memiliki visi dan misi yang jelas tentang masa depan Indonesia yang dituangkan dalam konsep yang muda diketahui oleh masyarakat dan memiliki wawasan keindonesiaan dan kedaerahan yang cukup agar mampu menjadi kekuatan pemersatu (integration factor) bagi NKRI dan Papua pada khususnya.

Baca Juga :  TNI dan Basarnas Evakuasi Helikopter Intan Angkasa yang Jatuh di Ilaga

Itu sebabnya, saya menyebutkan sosok figur PW ini seperti “bintang Jatuh ” tepat di (Papua) bumi Cenderawasih. Beliau adalah kepemimpinan profetik dan transformatif yang berorientasi pada perubahan demi tercapainya tujuan, dengan sejauh mungkin melibatkan pengikutnya, memanfaatkan soft power, dengan memberi contoh, memotivasi pengikut, agar memiliki idealisme dalam upaya mencapai kesejahteraan rakyat Papua.

*) Direktur Eksekutif Consultant Political and Strategic Champaign

Berita Terkait

Kunjungi Lima Kampung di Okaba, TP PKK Merauke Perkuat Pengasuhan Anak dan Kesehatan Warga
Pembunuhan Pilot Nicolas Gosselin, AMA Tegaskan Tetap Berkomitmen Layani Pedalaman Papua
Polda Papua Kawal Penanganan Jenazah Pilot AMA Korban Penyerangan di Yahukimo
Usai 15 Tahun Vakum, Dewan Adat Mamberamo-Apawer Resmi Bentuk Kepengurusan Baru
Kapolda Papua, Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si.,: Polda Papua Semarakkan Hari Bhayangkara ke-80 Melalui Lomba Memancing, Pererat Soliditas dan Kebersamaan
Kapolda Papua Resmi Tutup Kejuaraan Menembak Kapolda Papua Cup 2026, Perkuat Sinergi Dan Cetak Atlet Berprestasi
Pertamina Berkah Salurkan Santunan untuk 5 Panti Asuhan di Jayapura
Sidang PTUN Jayapura, Gubernur Akui Usulan PAW Naftali Kobepa Telah Diterima
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 11:21 WIT

Kunjungi Lima Kampung di Okaba, TP PKK Merauke Perkuat Pengasuhan Anak dan Kesehatan Warga

Sabtu, 4 Juli 2026 - 06:56 WIT

Pembunuhan Pilot Nicolas Gosselin, AMA Tegaskan Tetap Berkomitmen Layani Pedalaman Papua

Sabtu, 4 Juli 2026 - 06:53 WIT

Polda Papua Kawal Penanganan Jenazah Pilot AMA Korban Penyerangan di Yahukimo

Jumat, 3 Juli 2026 - 06:16 WIT

Usai 15 Tahun Vakum, Dewan Adat Mamberamo-Apawer Resmi Bentuk Kepengurusan Baru

Senin, 29 Juni 2026 - 08:28 WIT

Kapolda Papua Resmi Tutup Kejuaraan Menembak Kapolda Papua Cup 2026, Perkuat Sinergi Dan Cetak Atlet Berprestasi

Berita Terbaru