Polda Papua Kawal Penanganan Jenazah Pilot AMA Korban Penyerangan di Yahukimo

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 06:53 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARATANAHPAPUA.COM – Polda Papua mengawal proses penanganan jenazah pilot pesawat AMA PK-RCY, Nicolas Francis Gosselin, yang menjadi korban penyerangan dan pembakaran pesawat di Kampung Balinggama, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Setelah dievakuasi dan tiba di Sentani pada Jumat (3/7/2026), jenazah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Jayapura untuk menjalani pemeriksaan forensik sebagai bagian dari proses penyidikan.

Prosesi penyambutan jenazah di Hanggar Penerbangan AMA Sentani dihadiri Wakapolda Papua Brigjen Pol. Muhajir, Kaops Damai Cartenz 2026 Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, jajaran Pejabat Utama Polda Papua, personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026, manajemen PT AMA Sentani, tokoh agama, serta keluarga almarhum.

Jenazah tiba di hanggar pada pukul 18.36 WIT dan disambut dalam suasana duka. Prosesi diawali dengan penurunan jenazah, kemudian dilanjutkan ibadah penguatan yang dipimpin Uskup Jayapura, Yanuarius Teofilus Matopai You, sebagai penghormatan terakhir sekaligus memberikan penghiburan kepada keluarga dan kerabat yang ditinggalkan.

Baca Juga :  Keluarga Guru Korban Kekerasan Yahukimo Desak Polisi Tangkap dan Adili Pelaku

Direktur PT AMA Sentani, Bob Kayadu, menyampaikan penghargaan atas dedikasi almarhum selama menjalankan misi kemanusiaan di Papua. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu proses evakuasi hingga penanganan jenazah, serta mengajak masyarakat untuk mendoakan keluarga yang ditinggalkan.

Setelah penghormatan terakhir dari keluarga dan rekan kerja, jenazah diberangkatkan menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Jayapura pada pukul 19.40 WIT dan tiba sekitar pukul 20.02 WIT.

Di rumah sakit, tim dokter spesialis forensik melakukan pemeriksaan terhadap jenazah sebagai bagian dari proses penyidikan ilmiah. Pemeriksaan selesai pada pukul 23.55 WIT, sebelum jenazah diserahkan kepada perwakilan PT AMA Sentani untuk disemayamkan sambil menunggu proses pemulangan ke daerah asal sesuai keputusan keluarga.

Wakapolda Papua Brigjen Pol. Muhajir menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum dan menegaskan komitmen Polda Papua untuk menangani kasus tersebut secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum.

Baca Juga :  Tim Hukum Maximus-Peggi Laporkan Tiga Orang atas Dugaan Penyebaran Hoaks Ijazah Palsu

“Kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum Mr. Nicolas Francis Gosselin. Kehadiran kami merupakan bentuk penghormatan kepada almarhum sekaligus wujud komitmen Polda Papua untuk mengawal seluruh proses penanganan perkara ini secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum,” ujar Muhajir.

Ia menjelaskan, pemeriksaan forensik menjadi bagian penting dalam mendukung penyidikan sehingga seluruh fakta terkait peristiwa tersebut dapat diungkap secara ilmiah dan objektif.

Selain itu, Wakapolda Papua mengimbau masyarakat agar tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban serta tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Polda Papua bersama Satgas Operasi Damai Cartenz, lanjut Muhajir, akan terus berkoordinasi dengan PT AMA Sentani dan instansi terkait dalam penanganan perkara, termasuk proses pemulangan jenazah kepada keluarga serta evaluasi pengamanan operasional penerbangan sipil di wilayah yang memiliki potensi gangguan keamanan.

Berita Terkait

Tim URC Polres Jayapura Temukan Motor Hasil Curanmor di Sentani, Siap Dikembalikan kepada Pemilik
Billy Mambrasar Kritik Kepala Bakom RI Atas Lemahnya Komunikasi Pemerintah Terkait Isu Papua
SKKK Jayapura Buka PMB 2027/2028, Ada Promo Super Early Bird hingga 11 November
Indografika Jayapura Hadirkan Kalender Custom 2027, Bikin Brand Dikenang Sepanjang Tahun
Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz dan Polres Puncak Selidiki Penikaman ASN di Ilaga, Dugaan Motif Balas Dendam Didalami
1.000 Anak Muda Sorong Bergemuruh! Pesan Presiden BRICS Youth Forum Ini Jadi Sorotan
SENTUH SISI KEMANUSIAAN, SATGAS DAMAI CARTENZ BERBAGI DENGAN ANAK PANTI ASUHAN DI JAYAPURA
PAPEDA DI KEEROM TEKANKAN DUKUNGAN KELUARGA BAGI MAMA MENYUSUI: “KETIKA BIKINNYA BERDUA, MAKA URUSNYA BERDUA”
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 18:12 WIT

Tim URC Polres Jayapura Temukan Motor Hasil Curanmor di Sentani, Siap Dikembalikan kepada Pemilik

Kamis, 5 November 2026 - 18:11 WIT

Billy Mambrasar Kritik Kepala Bakom RI Atas Lemahnya Komunikasi Pemerintah Terkait Isu Papua

Rabu, 4 November 2026 - 09:24 WIT

SKKK Jayapura Buka PMB 2027/2028, Ada Promo Super Early Bird hingga 11 November

Selasa, 3 November 2026 - 10:50 WIT

Indografika Jayapura Hadirkan Kalender Custom 2027, Bikin Brand Dikenang Sepanjang Tahun

Senin, 2 November 2026 - 11:58 WIT

Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz dan Polres Puncak Selidiki Penikaman ASN di Ilaga, Dugaan Motif Balas Dendam Didalami

Berita Terbaru