SUARATANAHPAPUA.COM – Pasca momentum Hari Raya Idul Fitri, industri perhotelan umumnya memasuki fase penyesuaian tingkat hunian. Namun, Hotel Horison Kotaraja justru mampu mempertahankan performa positif dengan capaian okupansi mencapai 65 persen.
General Manager Hotel Horison Kotaraja, Pandan Setiadi, mengatakan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil strategi adaptif serta konsistensi pelayanan yang terus dijaga oleh seluruh tim manajemen dan karyawan.
“Pasca Lebaran merupakan fase transisi yang tidak mudah. Namun bagi kami, ini justru momentum untuk bergerak lebih agresif. Okupansi di angka 65 persen menunjukkan kepercayaan pasar masih kuat dan menjadi dasar bagi kami untuk terus berkembang,” ujarnya.
Menurut Pandan, pihaknya tidak hanya fokus pada pasar utama di sektor government dan corporate yang anggarannya belum sepenuhnya berjalan, tetapi juga mulai memperluas target pasar ke segmen individu dan keluarga yang dinilai memiliki potensi besar dalam meningkatkan tingkat hunian hotel.
Sejumlah strategi yang dijalankan Hotel Horison Kotaraja antara lain memperkuat penetrasi pasar melalui promo harga, memperluas kerja sama dengan instansi pemerintah, BUMN, serta sektor swasta, hingga mengoptimalkan fasilitas ballroom dan ruang pertemuan sebagai pusat kegiatan bisnis maupun sosial.
Selain itu, hotel juga aktif menggelar berbagai event, gathering, serta aktivasi komunitas untuk meningkatkan kunjungan masyarakat.

Tidak hanya dari sektor kamar, inovasi juga dilakukan pada layanan kuliner melalui promo terbaru bertajuk “Signature Combo” yang berlangsung selama April hingga Juni 2026.
Melalui promo ini, pengunjung dapat menikmati paket menu lengkap dengan harga terjangkau, yakni Rp100.000 nett. Menu yang ditawarkan meliputi Ayam Goreng Rempah, Ikan Kuah Asam, hingga menu spesial Ikan Bakar Tobati, lengkap dengan pilihan minuman seperti Orange Squash, Lime Squash, dan Mango Squash.
Promo tersebut dihadirkan tidak hanya untuk meningkatkan pendapatan Food & Beverage, tetapi juga sebagai upaya menjadikan Hotel Horison Kotaraja sebagai destinasi kuliner dan ruang aktivitas masyarakat.
Pandan menegaskan, peran hotel tidak hanya sebatas bisnis perhotelan, tetapi juga sebagai bagian dari penggerak pariwisata daerah dan ekonomi lokal.
“Kami ingin Hotel Horison Kotaraja menjadi lebih dari sekadar tempat menginap. Kami ingin menjadi pusat aktivitas bisnis, sosial, dan gaya hidup masyarakat, sehingga dapat ikut menggerakkan ekonomi lokal,” tambahnya.
Dengan strategi yang terarah, inovasi berkelanjutan, serta komitmen terhadap pelayanan, Hotel Horison Kotaraja optimistis mampu menjaga tren positif dan meningkatkan kinerja sepanjang tahun 2026.








