LBH Papua Merauke Desak Presiden Terima Hasil Sidang MPL PGI dan Evaluasi PSN di Papua

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 13 Februari 2026 - 14:10 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Merauke, Papua Selatan – LBH Papua Merauke mendesak Presiden Prabowo Subianto menerima hasil Sidang Majelis Pekerja Lengkap (MPL) Tahun 2026 yang diselenggarakan Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) di Merauke pada 30 Januari–2 Februari 2026.

Dalam sidang tersebut, PGI menyatakan tiga sikap utama, yakni mendukung masyarakat adat yang menolak Proyek Strategis Nasional (PSN) di Tanah Papua, menolak militerisme dan otoritarianisme, serta mendorong penghormatan terhadap demokrasi dan hak asasi manusia.

LBH Papua Merauke menilai sikap PGI sejalan dengan kondisi di lapangan. Mereka menyebut pelaksanaan PSN di sejumlah wilayah Merauke, seperti Kampung Wanam (Distrik Ilwayab) serta Honggari dan Dumande (Distrik Malind), dilakukan tanpa penerapan prinsip Free, Prior and Informed Consent (FPIC). Selain itu, program tersebut disebut memicu konflik sosial, dugaan penggusuran, kerusakan lingkungan, serta hilangnya sumber penghidupan masyarakat adat.

Baca Juga :  Akhirnya 13 Warga Yahukimo Berhasil Ditemukan

Merujuk hasil pemantauan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) periode 2024–2025, ditemukan indikasi pengabaian hak ulayat, berkurangnya ruang hidup masyarakat adat, serta keterlibatan aparat keamanan dalam pelaksanaan PSN di Wanam.

LBH Papua Merauke menyatakan hak masyarakat adat dijamin dalam UUD 1945 Pasal 18B ayat (2), UU Otonomi Khusus Papua, UU Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM, serta putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 35/PUU-X/2012 yang menegaskan hutan adat bukan hutan negara.

Baca Juga :  BTM-CK Percaya Doa Anak Panti Akan Mengiringi Keputusan MK untuk Papua

Bersama Solidaritas Merauke, LBH Papua Merauke mendesak Presiden untuk menerima hasil Sidang MPL PGI, mengevaluasi penempatan militer di lokasi PSN, membuka dialog dengan masyarakat adat dan tokoh agama, serta menghentikan aktivitas PSN di Merauke guna mencegah konflik dan menjamin perlindungan hak-hak masyarakat adat.

Narahubung:
Teddy Wakum (LBH Papua Merauke) – 0822 4245 0431

Berita Terkait

Tim URC Polres Jayapura Temukan Motor Hasil Curanmor di Sentani, Siap Dikembalikan kepada Pemilik
Billy Mambrasar Kritik Kepala Bakom RI Atas Lemahnya Komunikasi Pemerintah Terkait Isu Papua
SKKK Jayapura Buka PMB 2027/2028, Ada Promo Super Early Bird hingga 11 November
Indografika Jayapura Hadirkan Kalender Custom 2027, Bikin Brand Dikenang Sepanjang Tahun
Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz dan Polres Puncak Selidiki Penikaman ASN di Ilaga, Dugaan Motif Balas Dendam Didalami
1.000 Anak Muda Sorong Bergemuruh! Pesan Presiden BRICS Youth Forum Ini Jadi Sorotan
SENTUH SISI KEMANUSIAAN, SATGAS DAMAI CARTENZ BERBAGI DENGAN ANAK PANTI ASUHAN DI JAYAPURA
PAPEDA DI KEEROM TEKANKAN DUKUNGAN KELUARGA BAGI MAMA MENYUSUI: “KETIKA BIKINNYA BERDUA, MAKA URUSNYA BERDUA”
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 18:12 WIT

Tim URC Polres Jayapura Temukan Motor Hasil Curanmor di Sentani, Siap Dikembalikan kepada Pemilik

Kamis, 5 November 2026 - 18:11 WIT

Billy Mambrasar Kritik Kepala Bakom RI Atas Lemahnya Komunikasi Pemerintah Terkait Isu Papua

Rabu, 4 November 2026 - 09:24 WIT

SKKK Jayapura Buka PMB 2027/2028, Ada Promo Super Early Bird hingga 11 November

Selasa, 3 November 2026 - 10:50 WIT

Indografika Jayapura Hadirkan Kalender Custom 2027, Bikin Brand Dikenang Sepanjang Tahun

Senin, 2 November 2026 - 11:58 WIT

Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz dan Polres Puncak Selidiki Penikaman ASN di Ilaga, Dugaan Motif Balas Dendam Didalami

Berita Terbaru