17 Insiden, 34 Nyawa Melayang — Polda Papua Evaluasi Ancaman KKB di Yahukimo

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 23 Oktober 2025 - 14:37 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARATANAHPAPUA.COM – Situasi keamanan di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, menjadi sorotan serius Kepolisian Daerah Papua. Dalam kurun waktu enam bulan terakhir, tercatat 17 insiden menonjol yang menewaskan 34 orang, terdiri dari dua aparat keamanan dan 32 warga sipil.

Kondisi ini mendorong Polda Papua menggelar Analisa dan Evaluasi (Anev) khusus yang dipimpin langsung oleh Wakapolda Papua Brigjen Pol Faizal Ramadhani di Jayapura, Kamis (23/10/2025).
Kegiatan ini dihadiri jajaran utama Polda Papua, termasuk Kapolres Yahukimo, Kasat Reskrim, Kasat Intel, hingga perwakilan Operasi Damai Cartenz.

“Selama enam bulan terakhir, terdapat 17 kejadian menonjol yang sebagian besar diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dan simpatisannya,” ungkap Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, dalam keterangannya.

Dari hasil evaluasi, 95 persen kasus diyakini berkaitan langsung dengan aktivitas KKB di wilayah pegunungan. Polda Papua juga telah mengamankan 10 tersangka yang kini menjalani proses hukum.

“Anev ini menjadi langkah penting untuk memetakan pola serangan dan menentukan langkah-langkah konkret dalam menjaga stabilitas keamanan di Yahukimo,” tegas Cahyo.


Wilayah Luas, Akses Terbatas

Kombes Cahyo menjelaskan, Yahukimo memiliki tantangan geografis ekstrem dengan luas wilayah mencapai 17.152 kilometer persegi, terdiri atas 51 distrik dan lebih dari 500 desa.
Dari seluruh wilayah tersebut, hanya dua distrik — Dekai dan Kurima — yang bisa dijangkau lewat jalur darat, sementara wilayah lain hanya bisa ditempuh lewat udara.

“Dengan jumlah penduduk sekitar 455 ribu jiwa, wilayah sebesar itu hanya dijaga satu Polres dan dua Polsek. Ini jelas menjadi tantangan besar bagi aparat dalam menjaga keamanan dan penegakan hukum,” katanya.

Melalui kegiatan Anev, Polda Papua berharap dapat memetakan anatomi kejahatan (anatomy of crime) dan modus operandi pelaku di Yahukimo, sekaligus memperkuat koordinasi lintas satuan untuk mencegah aksi kekerasan berulang.

“Tujuan akhirnya jelas — agar kepolisian dapat bertindak cepat, tepat, dan terukur, memastikan masyarakat merasa aman dan terlindungi,” tutup Kombes Cahyo.

Baca Juga :  Satgas Ops Damai Cartenz Tangkap Anggota KKB Konara Enumbi di Puncak Jaya

Berita Terkait

Kunjungi Lima Kampung di Okaba, TP PKK Merauke Perkuat Pengasuhan Anak dan Kesehatan Warga
Satgas Damai Cartenz Dalami Penembakan Pilot AS dan Pembakaran Pesawat PT AMA di Yahukimo
Pembunuhan Pilot Nicolas Gosselin, AMA Tegaskan Tetap Berkomitmen Layani Pedalaman Papua
Polda Papua Kawal Penanganan Jenazah Pilot AMA Korban Penyerangan di Yahukimo
Usai 15 Tahun Vakum, Dewan Adat Mamberamo-Apawer Resmi Bentuk Kepengurusan Baru
Kapolda Papua, Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si.,: Polda Papua Semarakkan Hari Bhayangkara ke-80 Melalui Lomba Memancing, Pererat Soliditas dan Kebersamaan
Kapolda Papua Resmi Tutup Kejuaraan Menembak Kapolda Papua Cup 2026, Perkuat Sinergi Dan Cetak Atlet Berprestasi
Pertamina Berkah Salurkan Santunan untuk 5 Panti Asuhan di Jayapura
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 11:21 WIT

Kunjungi Lima Kampung di Okaba, TP PKK Merauke Perkuat Pengasuhan Anak dan Kesehatan Warga

Sabtu, 4 Juli 2026 - 06:59 WIT

Satgas Damai Cartenz Dalami Penembakan Pilot AS dan Pembakaran Pesawat PT AMA di Yahukimo

Sabtu, 4 Juli 2026 - 06:56 WIT

Pembunuhan Pilot Nicolas Gosselin, AMA Tegaskan Tetap Berkomitmen Layani Pedalaman Papua

Sabtu, 4 Juli 2026 - 06:53 WIT

Polda Papua Kawal Penanganan Jenazah Pilot AMA Korban Penyerangan di Yahukimo

Jumat, 3 Juli 2026 - 06:16 WIT

Usai 15 Tahun Vakum, Dewan Adat Mamberamo-Apawer Resmi Bentuk Kepengurusan Baru

Berita Terbaru