Demo KNPB Berlangsung Aman

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 25 September 2025 - 05:37 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARATANAHPAPUA.COM – Sebanyak 750 personel gabungan dari Polresta Jayapura Kota, Polda Papua, dan Satuan Brimob Polda Papua diturunkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa yang digelar oleh kelompok mahasiswa di Distrik Abepura dan Distrik Heram, Jayapura. Meskipun aksi ini tidak memiliki izin resmi, Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen, menegaskan bahwa pihak kepolisian tetap memberikan ruang bagi demonstran untuk menyampaikan aspirasi mereka, namun dengan syarat.

Kapolresta menjelaskan bahwa aksi yang berlangsung hari ini harus dilakukan di tempat yang telah disepakati, tanpa ada long march yang dapat mengganggu ketertiban umum. “Silakan sampaikan aspirasi, kami tidak menutup ruang demokrasi. Namun, long march tidak diperbolehkan. Kota Jayapura memiliki sejarah terkait long march yang sering kali menyebabkan ketidak tertiban dan mengganggu kepentingan umum,” ujar Kombes Fredrickus di lokasi aksi, sekitar Perumnas III Waena.

Baca Juga :  Tokoh Masyarakat Papua Apresiasi Satgas Operasi Damai Cartenz Jaga Keamanan di Tanah Papua

Meskipun aksi unjuk rasa ini tidak berizin, Kapolresta menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan menutup ruang demokrasi. Namun, ia menekankan bahwa ketertiban umum harus tetap dijaga. “Kami harap aksi ini tetap berlangsung dengan tertib. Sampaikan aspirasi di tempat yang telah ditentukan, dan jika sudah selesai, silakan bubarkan diri dengan tertib. Jika tidak, kami yang akan membubarkan sesuai prosedur yang berlaku,” tegasnya.

Baca Juga :  Bupati Aletinus Yigibalom Pantau Langsung Pembangunan Infrastruktur di Distrik Bugugonak

Aksi yang digelar di Perumnas III Warna dan sekitarnya dilaporkan mulai mengganggu ketertiban umum. Beberapa warga mengeluhkan dampak dari kerumunan tersebut. Meskipun demikian, pihak kepolisian tetap mengawal penyampaian aspirasi dan berkomitmen menjaga ketertiban selama aksi berlangsung.

Kombes Fredrickus menambahkan, “Jika massa tidak membubarkan diri sesuai waktu yang telah ditentukan, kami akan mengambil tindakan tegas berdasarkan prosedur yang ada.”

Pihak kepolisian terus mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara hak untuk berpendapat dan kewajiban menjaga ketertiban. Pemerintah dan aparat kepolisian berkomitmen memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan pendapat dengan cara yang damai tanpa mengganggu kenyamanan publik.

Berita Terkait

Kunjungi Lima Kampung di Okaba, TP PKK Merauke Perkuat Pengasuhan Anak dan Kesehatan Warga
Pembunuhan Pilot Nicolas Gosselin, AMA Tegaskan Tetap Berkomitmen Layani Pedalaman Papua
Polda Papua Kawal Penanganan Jenazah Pilot AMA Korban Penyerangan di Yahukimo
Usai 15 Tahun Vakum, Dewan Adat Mamberamo-Apawer Resmi Bentuk Kepengurusan Baru
Kapolda Papua, Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si.,: Polda Papua Semarakkan Hari Bhayangkara ke-80 Melalui Lomba Memancing, Pererat Soliditas dan Kebersamaan
Kapolda Papua Resmi Tutup Kejuaraan Menembak Kapolda Papua Cup 2026, Perkuat Sinergi Dan Cetak Atlet Berprestasi
Pertamina Berkah Salurkan Santunan untuk 5 Panti Asuhan di Jayapura
Sidang PTUN Jayapura, Gubernur Akui Usulan PAW Naftali Kobepa Telah Diterima
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 11:21 WIT

Kunjungi Lima Kampung di Okaba, TP PKK Merauke Perkuat Pengasuhan Anak dan Kesehatan Warga

Sabtu, 4 Juli 2026 - 06:56 WIT

Pembunuhan Pilot Nicolas Gosselin, AMA Tegaskan Tetap Berkomitmen Layani Pedalaman Papua

Sabtu, 4 Juli 2026 - 06:53 WIT

Polda Papua Kawal Penanganan Jenazah Pilot AMA Korban Penyerangan di Yahukimo

Jumat, 3 Juli 2026 - 06:16 WIT

Usai 15 Tahun Vakum, Dewan Adat Mamberamo-Apawer Resmi Bentuk Kepengurusan Baru

Senin, 29 Juni 2026 - 08:28 WIT

Kapolda Papua Resmi Tutup Kejuaraan Menembak Kapolda Papua Cup 2026, Perkuat Sinergi Dan Cetak Atlet Berprestasi

Berita Terbaru