SUARATANAHPAPUA.COM – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Papua tengah mengusut informasi terkait maraknya peredaran narkoba jenis sabu ke wilayah pegunungan Papua. Kombes Pol Alfian, S.IK, Kepala Ditresnarkoba Polda Papua, mengungkapkan bahwa informasi ini diperoleh dari jaringan rekanan yang ada di Jayapura.
“Kami mendapat laporan bahwa sabu banyak dikirim ke daerah pegunungan. Terima kasih atas informasinya, dan kami akan segera menindaklanjuti,” ujar Alfian di Jayapura, Jumat (29/8/2025).
Alfian menjelaskan bahwa pihaknya sedang menyelidiki pola pengiriman narkoba tersebut, yang diduga menggunakan jasa ekspedisi sebagai jalur masuk ke wilayah pegunungan. “Jalur pengiriman menjadi salah satu pintu masuk yang kami awasi. Kami akan memperkuat penyelidikan terhadap barang-barang kiriman,” katanya.
Kombes Pol Alfian menegaskan bahwa alasan penggunaan narkoba di daerah pegunungan untuk menunjang aktivitas tidak bisa dibenarkan. “Apapun alasannya, narkoba tetap berbahaya dan dilarang. Tidak ada pembenaran untuk menggunakan sabu, baik itu oleh sopir, pekerja, maupun pihak lain,” tegasnya.
Polda Papua juga terus memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak guna menekan peredaran narkoba di wilayah tersebut. “Kerja sama yang selama ini berjalan baik akan tetap kami tingkatkan. Informasi dari masyarakat sangat penting untuk kami dalam menutup ruang gerak jaringan narkoba,” tutup Alfian.
Penyelidikan lebih lanjut diharapkan dapat mengungkap jaringan narkoba yang telah merambah ke daerah pegunungan, demi menciptakan Papua yang bebas dari peredaran narkotika.








