Jayapura, Papua – Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw digegerkan dengan temuan bibit ganja di area zona inti PLBN pada Senin, 16 Juni 2025. Penemuan ini dilakukan oleh Tenaga Pendukung Operasional (TPO) Kebersihan saat sedang membersihkan area sekitar gedung car wash, dekat gerbang perbatasan Indonesia–Papua Nugini (RI–PNG).
Kejadian bermula sekitar pukul 09.00 WIT, sesaat setelah apel pagi gabungan PLBN Skouw bersama tim CIQS (Custom, Immigration, Quarantine, and Security). Salah satu petugas kebersihan melihat bungkusan kertas mencurigakan di antara tumpukan sampah di samping gedung car wash. Setelah dibuka, bungkusan tersebut ternyata berisi biji menyerupai lada yang kemudian diketahui sebagai bibit ganja.
Wihelmus, petugas TPO Kebersihan yang pertama kali menemukan bungkusan tersebut, mengaku langsung melaporkannya kepada petugas Bea Cukai dan keamanan PLBN. “Kami curiga karena bungkusannya mencolok. Setelah kami buka dan tahu isinya bibit ganja, kami segera lapor,” ujarnya.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan dari unsur CIQS bersama dua petugas kebersihan segera menuju lokasi untuk melakukan pendalaman. Barang bukti berupa bibit ganja seberat sekitar 20 gram kemudian diamankan dan diserahkan secara resmi kepada petugas Pos Polisi Sub Sektor Skouw, Aiptu W. Adi.
Kepala Subbidang Kebersihan dan Keamanan PLBN Skouw, Kevin Putra Darsono, membenarkan penyerahan tersebut dan menyatakan bahwa penanganan awal telah dilakukan sesuai prosedur.
Kepala PLBN Skouw, Ni Luh Puspa Jayaningsih, mengapresiasi langkah cepat para petugas TPO. “Kami memberikan apresiasi kepada rekan-rekan kebersihan yang dengan penuh tanggung jawab langsung melaporkan temuan tersebut. Ini bukti bahwa peran semua unsur di PLBN sangat penting untuk menjaga perbatasan dari berbagai bentuk pelanggaran,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pengawasan di PLBN Skouw akan terus ditingkatkan. “Sebagai pintu gerbang negara, PLBN Skouw harus terbebas dari upaya penyelundupan, termasuk narkotika dalam bentuk apapun,” tegasnya.
Pihak PLBN juga mengimbau seluruh petugas, baik dari unsur pengamanan maupun kebersihan, untuk tidak ragu melapor jika menemukan benda mencurigakan di area perbatasan.








