Di Balik Keindahan Piaynemo, Waterpauw Temukan Masalah Serius Pariwisata Raja Ampat

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 9 April 2026 - 08:08 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komite Eksekutif Papua  Komjen Pol (purn) Paulus Waterpauw Lakukan Peninjauan langsung di lokasi wisata Piaynemo, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya. (foto Ist)

Komite Eksekutif Papua Komjen Pol (purn) Paulus Waterpauw Lakukan Peninjauan langsung di lokasi wisata Piaynemo, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya. (foto Ist)

SUARATANAHPAPUA.COM – Aggota Komite Eksekutif Papua, Komjen Pol (Purn.) Paulus Waterpauw menegaskan bahwa kawasan wisata Raja Ampat, khususnya Piaynemo, merupakan salah satu ikon pariwisata dunia yang memiliki daya tarik luar biasa dan terus memikat wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

Hal tersebut disampaikan saat melakukan peninjauan langsung di lokasi wisata Piaynemo, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya.

Menurut Waterpauw, keindahan alam Raja Ampat yang memadukan gugusan bukit karst dan panorama laut yang eksotis menjadikan kawasan tersebut memiliki banyak spot unggulan yang bernilai jual tinggi di sektor pariwisata.

“Keindahan alam yang ditampilkan sangat luar biasa. Banyak spot wisata menarik yang menjadi daya tarik utama bagi wisatawan,” ujarnya.

Ia menilai, Piaynemo sebagai ikon pariwisata perlu terus dikembangkan secara terencana, termasuk melalui penambahan fasilitas pendukung guna meningkatkan kenyamanan dan pengalaman wisatawan.

Baca Juga :  Polri Melalui Rasaka Cartenz 2026 Bantu Tingkatkan Kesehatan dan Pendidikan Masyarakat Nduga

“Ke depan, perlu ada pembahasan dan komunikasi lebih lanjut terkait fasilitas yang dibutuhkan,” katanya.

Dalam kunjungan tersebut, Waterpauw juga berdialog langsung dengan pengelola wisata dan masyarakat setempat. Ia mengapresiasi keterlibatan masyarakat dalam aktivitas ekonomi di kawasan wisata, seperti berjualan dan memberikan layanan kepada pengunjung.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa sektor pariwisata memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal.

“Saya melihat ini sebagai potensi ekonomi yang sangat baik. Masyarakat sudah mulai terlibat langsung dan ini harus terus didorong,” jelasnya.

Namun demikian, Waterpauw menyoroti masih belum optimalnya kontribusi sektor pariwisata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya terkait aktivitas penyewaan kapal wisata.

Ia mengungkapkan, saat ini sebagian transaksi penyewaan kapal wisata oleh wisatawan masih dilakukan di luar daerah, seperti di Bali, Surabaya, maupun Nusa Tenggara Barat (NTB), sehingga berdampak pada minimnya pemasukan bagi daerah.

Baca Juga :  Pertamina Gelar Pelatihan SDM Kelompok Desa Tangguh Bencana Negeri Laha Dalam Penanganan Pertama Pada Keadaan Darurat

“Ini menjadi catatan penting, karena wisatawan datang ke Raja Ampat, tetapi kontribusi ekonominya belum sepenuhnya masuk ke daerah,” tegasnya.

Untuk itu, ia menekankan perlunya langkah strategis dan koordinasi lintas sektor guna memastikan seluruh aktivitas pariwisata dapat memberikan dampak ekonomi langsung bagi daerah, termasuk peningkatan PAD dan APBD.

Sebagai tindak lanjut, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah, dinas terkait, serta pemerintah provinsi guna merumuskan kebijakan yang tepat dalam mengoptimalkan pengelolaan pariwisata di Raja Ampat.

“Kami akan membahas lebih lanjut bersama seluruh pemangku kepentingan agar potensi wisata ini benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” tutupnya.

Berita Terkait

SKKK Jayapura Buka PMB 2027/2028, Ada Promo Super Early Bird hingga 11 November
Indografika Jayapura Hadirkan Kalender Custom 2027, Bikin Brand Dikenang Sepanjang Tahun
Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz dan Polres Puncak Selidiki Penikaman ASN di Ilaga, Dugaan Motif Balas Dendam Didalami
1.000 Anak Muda Sorong Bergemuruh! Pesan Presiden BRICS Youth Forum Ini Jadi Sorotan
SENTUH SISI KEMANUSIAAN, SATGAS DAMAI CARTENZ BERBAGI DENGAN ANAK PANTI ASUHAN DI JAYAPURA
PAPEDA DI KEEROM TEKANKAN DUKUNGAN KELUARGA BAGI MAMA MENYUSUI: “KETIKA BIKINNYA BERDUA, MAKA URUSNYA BERDUA”
RAWAT KEBERAGAMAN DI TANAH PAPUA, IKAWANGI PERKUAT SOLIDARITAS DAN PELESTARIAN BUDAYA
EKONOMI LESU, KAPMI TETAP OPTIMISTIS KAWAL TARGET PERTUMBUHAN 8 PERSEN
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 09:24 WIT

SKKK Jayapura Buka PMB 2027/2028, Ada Promo Super Early Bird hingga 11 November

Selasa, 3 November 2026 - 10:50 WIT

Indografika Jayapura Hadirkan Kalender Custom 2027, Bikin Brand Dikenang Sepanjang Tahun

Senin, 2 November 2026 - 11:58 WIT

Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz dan Polres Puncak Selidiki Penikaman ASN di Ilaga, Dugaan Motif Balas Dendam Didalami

Senin, 2 November 2026 - 11:41 WIT

1.000 Anak Muda Sorong Bergemuruh! Pesan Presiden BRICS Youth Forum Ini Jadi Sorotan

Minggu, 1 November 2026 - 15:35 WIT

SENTUH SISI KEMANUSIAAN, SATGAS DAMAI CARTENZ BERBAGI DENGAN ANAK PANTI ASUHAN DI JAYAPURA

Berita Terbaru