Matius D. Fakhiri: 2.100 Rumah Tak Layak Huni di Papua Direnovasi pada 2026

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 26 Februari 2026 - 11:45 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARATANAHPAPUA.COM  – Pemerintah Provinsi Papua akan menggenjot program bantuan perumahan bagi masyarakat melalui skema rumah subsidi, renovasi rumah tidak layak huni, hingga pembangunan rumah susun pada 2026.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, usai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Pembangunan Perumahan dan Kawasan Permukiman di Jakarta, Rabu (25/2/2026).

Menurut Fakhiri, rakor tersebut membahas sinkronisasi lintas kementerian terkait kebijakan, regulasi, hingga pendataan penerima manfaat program perumahan.

“Terkait pertemuan tadi kami dengan Menteri Dalam Negeri dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, itu menyangkut program bantuan rumah subsidi, renovasi rumah, serta pembangunan kawasan permukiman melalui skema KPR,” ujarnya.

Baca Juga :  Polda Papua Kawal Kunjungan Kerja Wapres RI Gibran Rakabuming Raka di Kota Jayapura dengan Aman dan Lancar

14 Ribu Unit Rumah pada 2025

Fakhiri menjelaskan, koordinasi terpadu antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci agar pelaksanaan program berjalan optimal. Selain regulasi, basis data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menjadi rujukan utama dalam menentukan kebutuhan riil masyarakat Papua.

“Data BPS menunjukkan angka kebutuhan perumahan di Papua cukup tinggi. Tapi kita juga memahami kondisi sosial-budaya masyarakat Papua, di mana dalam satu rumah bisa dihuni beberapa generasi, sampai cucu,” jelasnya.

Untuk tahun 2025, Pemerintah Provinsi Papua menargetkan penyaluran sekitar 14 ribu unit rumah dalam berbagai skema bantuan.

2.100 Unit Renovasi Mulai Maret 2026

Sementara itu, pada tahap awal 2026, pekerjaan fisik akan dimulai Maret dengan alokasi sekitar 2.100 unit bantuan renovasi rumah tidak layak huni.

Baca Juga :  Dunia Malam Entrop Terguncang Saat Aparat Gabungan TNI dan POLRI cek Urine Semua Pengunjung

“Selain itu, ada juga lima unit rumah susun yang akan dibangun. Ini segera kita realisasikan dengan menggandeng balai perumahan,” katanya.

Pembangunan rumah susun direncanakan berlokasi di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, dan Kabupaten Keerom.

Fakhiri menegaskan percepatan pembangunan perumahan merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mendukung program nasional di sektor perumahan dan kawasan permukiman.

“Harapan kami, melalui kolaborasi pusat dan daerah, kebutuhan dasar masyarakat, khususnya papan, bisa terpenuhi secara bertahap dan berkelanjutan,” tutupnya.

Berita Terkait

Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz Ungkap Perkembangan Kasus Penembakan Tiga Warga Sipil di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku
Angka Bunuh Diri Meningkat, Psikolog: Pencegahan Bukan Hanya Tanggung Jawab Tenaga Kesehatan
BMP RI Imbau Warga Tak Terprovokasi Usai Penembakan Pilot di Yahukimo
Staf Khusus Presiden RI Dorong Batam Bangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) UMKM untuk Tujuan Ekspor
Persekutuan Wanita GKI Didorong Jadi Pilar Kesehatan Mental Keluarga
Program SESAMA Pertamina Hadir dan Dukung Semangat Belajar Anak-anak di Doromena Papua
BM Coffee bersama Standup Indo Jayapura Akan Gelar Mini Show Bale-Bale Sumerdeka ! BURUAN GUYS
Barisan Merah Putih Papua Desak Pembebasan Sembilan Warga yang Disandera di Jila
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 16:29 WIT

Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz Ungkap Perkembangan Kasus Penembakan Tiga Warga Sipil di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku

Jumat, 11 September 2026 - 07:53 WIT

Angka Bunuh Diri Meningkat, Psikolog: Pencegahan Bukan Hanya Tanggung Jawab Tenaga Kesehatan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:41 WIT

BMP RI Imbau Warga Tak Terprovokasi Usai Penembakan Pilot di Yahukimo

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:26 WIT

Staf Khusus Presiden RI Dorong Batam Bangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) UMKM untuk Tujuan Ekspor

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:32 WIT

Persekutuan Wanita GKI Didorong Jadi Pilar Kesehatan Mental Keluarga

Berita Terbaru