Detik-detik Pemancing Diseret Buaya di Sungai Tami, Tim SAR Lakukan Pencarian

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:37 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARATANAHPAPUA.COM – Tim SAR Gabungan melakukan pencarian terhadap seorang pria bernama David (21) yang dilaporkan diterkam buaya di Sungai Tami, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 10 Februari 2026, sekitar pukul 11.00 WIT, saat korban bersama beberapa rekannya sedang memancing di tepi Sungai Tami. Berdasarkan keterangan saksi, tiba-tiba seekor buaya muncul dan langsung menerkam korban, lalu menyeretnya ke dalam sungai. Rekan-rekan korban tidak sempat memberikan pertolongan dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Jayapura menjelaskan, laporan resmi diterima oleh petugas siaga pada pukul 15.05 WIT dari seorang warga bernama David Prawar. Setelah menerima laporan, Basarnas langsung melakukan koordinasi dengan Polsek Muara Tami serta keluarga korban.

Baca Juga :  Ondoafi di Sentani Dukung Paulus Waterpauw Jadi Gubernur Papua

“Usai koordinasi, tim rescuer menyiapkan peralatan, melaksanakan briefing, dan bergerak menuju lokasi kejadian dengan estimasi waktu tempuh sekitar 1,5 jam,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jayapura.

Dalam operasi pencarian ini, tim SAR mengerahkan sejumlah peralatan, di antaranya rescue car, truk angkut, perahu karet, drone, PalSAR air, serta peralatan pendukung lainnya. Setibanya di lokasi, tim kembali berkoordinasi dengan keluarga korban dan unsur SAR gabungan, kemudian melakukan pencarian visual di sepanjang area sekitar jembatan Sungai Tami.

Baca Juga :  Karantina Papua Amankan 25 Burung Endemik yang Hendak Diselundupkan Keluar Papua

Namun, karena kondisi sudah memasuki malam hari, pencarian sementara dihentikan dan akan dilanjutkan pada Rabu, 11 Februari 2026. Pada operasi lanjutan, tim SAR gabungan akan dibagi menjadi tiga regu.
Regu pertama melakukan pencarian menggunakan perahu karet di alur sungai, regu kedua melakukan penyisiran darat di sisi kiri dan kanan sungai, sementara regu ketiga melakukan pemantauan dari udara menggunakan drone.

Adapun unsur Tim SAR Gabungan yang terlibat dalam pencarian ini terdiri dari Basarnas Jayapura, Polsek Muara Tami, Koramil Muara Tami, keluarga korban, serta masyarakat setempat.

“Kami berharap korban dapat segera ditemukan,” tutup Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jayapura.

Berita Terkait

Tim URC Polres Jayapura Temukan Motor Hasil Curanmor di Sentani, Siap Dikembalikan kepada Pemilik
Billy Mambrasar Kritik Kepala Bakom RI Atas Lemahnya Komunikasi Pemerintah Terkait Isu Papua
SKKK Jayapura Buka PMB 2027/2028, Ada Promo Super Early Bird hingga 11 November
Indografika Jayapura Hadirkan Kalender Custom 2027, Bikin Brand Dikenang Sepanjang Tahun
Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz dan Polres Puncak Selidiki Penikaman ASN di Ilaga, Dugaan Motif Balas Dendam Didalami
1.000 Anak Muda Sorong Bergemuruh! Pesan Presiden BRICS Youth Forum Ini Jadi Sorotan
SENTUH SISI KEMANUSIAAN, SATGAS DAMAI CARTENZ BERBAGI DENGAN ANAK PANTI ASUHAN DI JAYAPURA
PAPEDA DI KEEROM TEKANKAN DUKUNGAN KELUARGA BAGI MAMA MENYUSUI: “KETIKA BIKINNYA BERDUA, MAKA URUSNYA BERDUA”
Berita ini 84 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 18:12 WIT

Tim URC Polres Jayapura Temukan Motor Hasil Curanmor di Sentani, Siap Dikembalikan kepada Pemilik

Kamis, 5 November 2026 - 18:11 WIT

Billy Mambrasar Kritik Kepala Bakom RI Atas Lemahnya Komunikasi Pemerintah Terkait Isu Papua

Rabu, 4 November 2026 - 09:24 WIT

SKKK Jayapura Buka PMB 2027/2028, Ada Promo Super Early Bird hingga 11 November

Selasa, 3 November 2026 - 10:50 WIT

Indografika Jayapura Hadirkan Kalender Custom 2027, Bikin Brand Dikenang Sepanjang Tahun

Senin, 2 November 2026 - 11:58 WIT

Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz dan Polres Puncak Selidiki Penikaman ASN di Ilaga, Dugaan Motif Balas Dendam Didalami

Berita Terbaru